GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konflik Rusia Vs Ukraina dan Nasib Pahit di Persimpangan Jalan

Tahun 2025 menjadi titik balik yang suram bagi Ukraina. Pasalnya, tiga tahun setelah invasi skala penuh Rusia, narasi kepahlawanan "Daud melawan Goliat" yang sempat membakar semangat Barat kini perlahan meredup, digantikan oleh kalkulasi dingin realpolitik. 
Senin, 29 Desember 2025 - 23:08 WIB
Asap membubung ke langit di Kiev, Ukraina (27/2/2022).
Sumber :
  • Antara

Hal ini menciptakan batas tak terlihat bagi bantuan Barat, memberi Ukraina cukup senjata untuk bertahan, tapi tidak cukup untuk menang telak, karena kemenangan telak Ukraina dianggap sebagai ancaman eksistensial bagi rezim Putin yang bisa memicu kiamat nuklir.

Perspektif Ekonomi Politik: Kehancuran Basis Material dan Ongkos Kedaulatan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perang modern tidak hanya dimenangkan oleh keberanian prajurit, tetapi oleh ketahanan ekonomi. Di sektor ini, kesenjangan antara Rusia dan Ukraina semakin melebar, menciptakan tekanan tak tertahankan bagi Kyiv untuk mencari jalan keluar.

Ekonomi Ukraina: Negara dalam Inkubator

Secara fungsional, ekonomi Ukraina telah lumpuh. Dengan hilangnya wilayah industri Donbas (yang dulunya menyumbang porsi besar PDB) dan blokade parsial di Laut Hitam, Ukraina kehilangan kemampuan untuk membiayai dirinya sendiri.

Defisit Anggaran Kronis

Hampir seluruh gaji pegawai negeri, guru, dan dokter di Ukraina kini dibayar oleh bantuan dana asing (UE dan AS). Jika keran ini ditutup, negara akan bangkrut dalam hitungan minggu.

Krisis Energi

Serangan sistematis Rusia terhadap infrastruktur energi telah menghancurkan lebih dari 60% kapasitas produksi listrik dan gas Ukraina. Ini bukan hanya soal lampu padam; ini berarti industri tidak bisa beroperasi, dan biaya rekonstruksi membengkak ke angka ratusan miliar dolar yang entah siapa yang akan membayarnya.

Demografi yang Hilang

Lebih dari 9 juta warga Ukraina mengungsi, dan banyak dari mereka adalah tenaga kerja produktif yang mungkin tidak akan pernah kembali. Kehilangan sumber daya manusia ini adalah pukulan ekonomi jangka panjang yang lebih mematikan daripada kehilangan wilayah.

Paradoks Ekonomi Perang Rusia

Di sisi lain, Rusia menunjukkan resiliensi yang mengejutkan. Sanksi Barat gagal meruntuhkan ekonominya. Moskow menerapkan "Keynesianisme Militer", di mana pengeluaran negara besar-besaran untuk pabrik senjata justru memacu pertumbuhan PDB dan menekan pengangguran. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski menghadapi risiko inflasi dan resesi jangka panjang di tahun 2025, dalam jangka pendek, Rusia memiliki cukup uang (dari penjualan minyak ke Asia) untuk membiayai perang selama beberapa tahun lagi. 

Asimetri ketahanan ekonomi ini memaksa Ukraina untuk menyadari bahwa waktu tidak berpihak pada mereka.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Langgar Aturan Keimigrasian, Kantor Imigrasi Bandar Lampung Deportasi Seorang WNA asal Singapura

Langgar Aturan Keimigrasian, Kantor Imigrasi Bandar Lampung Deportasi Seorang WNA asal Singapura

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Washono, menyampaikan kegiatan deportasi tersebut dilakukan oleh Tim Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung berdasarkan Surat Perintah pelaksanaan tugas yang diterbitkan pada 13 Mei 2026.
AHY Pastikan Penyesuaian Harga Tiket Pesawat Tetap Terukur di Tengah Krisis Global

AHY Pastikan Penyesuaian Harga Tiket Pesawat Tetap Terukur di Tengah Krisis Global

AHY mengakui bahwa tekanan geopolitik global masih mempengaruhi berbagai sektor ekonomi, termasuk transportasi dan industri penerbangan nasional.
Berita Bahagia untuk John Herdman, Calon Pemain Timnas Indonesia Ini Digadang-gadang Jadi Penerus Florian Wirtz

Berita Bahagia untuk John Herdman, Calon Pemain Timnas Indonesia Ini Digadang-gadang Jadi Penerus Florian Wirtz

John Herdman mendapat kabar menggembirakan setelah calon pemain Timnas Indonesia, Laurin Ulrich, disebut-sebut sebagai penerus Florian Wirtz.
Hasil Final SBY Cup 2026: Bantai Tirta Bhagasasi, LavAni Raih Gelar Juara

Hasil Final SBY Cup 2026: Bantai Tirta Bhagasasi, LavAni Raih Gelar Juara

Hasil final SBY Cup 2026, di mana LavAni berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan Perumda Tirta Bhagasasi lewat tiga set langsung.
Pecahkan Rekor Gaji Fantastis di Hyundai Hillstate, Ini Alasan Megawati Hangestri Pilih Tinggalkan Red Sparks Musim Depan

Pecahkan Rekor Gaji Fantastis di Hyundai Hillstate, Ini Alasan Megawati Hangestri Pilih Tinggalkan Red Sparks Musim Depan

Pevoli putri andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi kembali menggebrak dan menjadi buah bibir publik setelah resmi berubah haluan ke Hyundai Hillstate...
Media Korea Sebut Megawati Hangestri Jadi Perebutan Pasar Kuota Asia Terpanas di Liga Voli Korea, Hyundai E&C Hillstate Difavoritkan Juara

Media Korea Sebut Megawati Hangestri Jadi Perebutan Pasar Kuota Asia Terpanas di Liga Voli Korea, Hyundai E&C Hillstate Difavoritkan Juara

Media Korea News PIM menyebut bahwa keputusan Hyundai E&C Hillstate untuk merekrut Megawati Hangestri menjadi langkah besar bagi klub raksasa Liga Voli Korea ini. 

Trending

Kabar Bahagia untuk Warga Maluku, Sherly Tjoanda Bakal Kirim 100 ekor Sapi dan laksanakan Gerakan Pangan Murah

Kabar Bahagia untuk Warga Maluku, Sherly Tjoanda Bakal Kirim 100 ekor Sapi dan laksanakan Gerakan Pangan Murah

Kabar mengembirakan untuk warga Maluku dari Gubernur Sherly Tjoanda. Dalam menyambut hari raya Idul Adha 2026 ada program yang membantu rakyat.
Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi Geram Trotoar Dibongkar Lagi Gegara Galian Kabel, Minta Proyek Lebih Terkoordinasi

Dedi Mulyadi menyoroti proyek galian kabel di Subang yang membuat trotoar kembali rusak. Ia menilai pekerjaan tersebut tidak terkoordinasi dan justru merugikan.
Tak Banyak yang Tahu, Ayah Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Punya Jabatan Mentereng

Tak Banyak yang Tahu, Ayah Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR Ternyata Bukan Sosok Sembarangan, Punya Jabatan Mentereng

Nama Josepha Alexandra sebelumnya ramai dibicarakan setelah dirinya mempertanyakan keputusan juri yang menyatakan jawaban timnya salah. Padahal menurut banyak penonton, jawaban yang disampaikan Ocha sama dengan jawaban peserta lain yang justru dinilai benar oleh dewan juri.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Selengkapnya

Viral