News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Sudah Membaca Masa Depan: Perang Modern Dimenangkan oleh Logistik, Bukan Senjata

Di sinilah letak inti pemikiran strategis Prabowo. Konflik di Timur Tengah saat ini bukan sesuatu yang jauh. Apa yang terjadi di Timur Tengah bisa memengaruhi nelayan di Morotai atau penjual gorengan di Cimahi. 
Jumat, 20 Maret 2026 - 13:28 WIB
Wakil Dekan 1 Fakultas Vokasi Logisitik Militer Universitas Pertahanan RI Marsma TNI Hikmat Zakky Almubaroq
Sumber :
  • Istimewa

Ini Adalah suatu pergeseran besar paradigma: dari menghancurkan alat, menjadi menghancurkan fungsi.

Perang hari ini bukan lagi soal siapa yang paling kuat, Tetapi siapa yang paling bisa bertahan. Dalam konsep modern disebut sebagai: “symmetry of pain”, membuat lawan ikut menderita hingga tidak mampu bertahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perang Tanpa Tembakan

Dalam dinamika global saat ini, sebuah negara dapat melemah tanpa invasi militer. Caranya:

• logistiknya diputus menyebabkan sistem lumpuh
• ekonominya ditekan mengakibatkan biaya meningkat
• psikologi publik diganggu menghasilkan kepanikan
• tekanan dilakukan berulang, maka akan terjadi kelelahan nasional

Hasil akhirnya bisa berupa krisis politik, hilangnya legitimasi, eksodus warga, dan brain drain, tanpa satu pun peluru ditembakkan.

Mengapa Langkah Prabowo Tepat

Dalam konteks inilah arah kebijakan Prabowo menjadi sangat relevan. Ketika banyak negara masih fokus pada pembelian alutsista, pendekatan yang diambil justru memperkuat fondasi yang lebih mendasar:

• logistik nasional
• ketahanan pangan dan gizi
• kualitas pendidikan
• membentuk komponen cadangan
• kemandirian energi
• konektivitas distribusi
• industrialisasi berbasis rantai pasok

Sekilas terlihat tidak militer. Padahal justru inilah inti pertahanan modern. Karena dalam perang hari ini, yang diserang pertama bukan pasukan, melainkan sistem ketahanan bangsa.

Apa yang dilakukan Prabowo hari ini adalah membangun sesuatu yang tidak kasat mata tetapi paling menentukan. 

Ia membangun sebuah sistem yang membuat bangsa ini; tetap makan, tetap bergerak, tetap berfungsi, di tengah tekanan global. Karena negara yang mampu bertahan secara sistemik, adalah negara yang tidak mudah dikalahkan.

Perang Sudah Berubah

Inilah perubahan paling mendasar dalam konsep perang modern. Dulu, kemenangan ditentukan oleh kekuatan. Kini, kemenangan ditentukan oleh ketahanan nasionalnya. 

Negara tidak harus lebih kuat, tetapi harus mampu bertahan lebih lama. Perang modern tidak lagi sekadar menghancurkan militer lawan, tapi yang menjadi sasarannya adalah:

• logistik
• ekonomi
• psikologi masyarakat

Tujuannya bukan kemenangan cepat, tetapi keruntuhan sistemik secara bertahap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia: Kuat, Tapi Harus Siap

Indonesia memiliki keunggulan terutama di bidang sumber daya alam yang melimpah, sumber daya manusia yang Tengah memasuki bonus demografi, dan posisi strategis di jalur pelayaran dunia. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anggota Polrestabes Bandung Meninggal Dunia Usai Jadi Korban Tabrak Lari Civic Hitam

Anggota Polrestabes Bandung Meninggal Dunia Usai Jadi Korban Tabrak Lari Civic Hitam

Aiptu Asep Suhara, anggota Polrestabes Bandung, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Minggu (9/8/2026).
Ko Hee-jin Diusir dari Red Sparks Imbas Terseret Kasus Pelecehan Seksual di Red Sparks, Volimania Minta Pelatih Baru

Ko Hee-jin Diusir dari Red Sparks Imbas Terseret Kasus Pelecehan Seksual di Red Sparks, Volimania Minta Pelatih Baru

Gelombang aksi protes terkait nasib masa depan Ko Hee-jin sebagai pelatih Red Sparks semakin meluas. Bahkan sejumlah volimania ingin sang pelatih diusir dari klub imbas terseret kasus pelecehan seksual.
10 Ucapan Selamat Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Referensi Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Referensi Caption Media Sosial

Berikut 10 ucapan selamat Hari Pramuka ke-65 tepatnya pada 14 Agustus 2026, bisa dijadikan referensi caption media sosial.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Warganya Curhat Jadi Korban Begal, KDM Tegaskan soal Biaya Pengobatan Ditanggung Pemprov Jawa Barat

Warganya Curhat Jadi Korban Begal, KDM Tegaskan soal Biaya Pengobatan Ditanggung Pemprov Jawa Barat

Kasus begal di Jawa Barat tengah marak terjadi. KDM pun menegaskan pihaknya untuk memberikan pelayanan pengobatan secara gratis
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 11 Agustus 2026: Sagitarius Panen Dana Ekstra

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 11 Agustus 2026: Sagitarius Panen Dana Ekstra

Selasa, 11 Agustus 2026 diprediksi membawa peluang finansial menarik bagi beberapa zodiak. Apakah zodiak kamu termasuk yang bercuan deras di awal minggu ini?

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
Fabio Lefundes Resmi Jadi Pelatih Java United, Bawa Misi Besar di Super League 2026-2027

Fabio Lefundes Resmi Jadi Pelatih Java United, Bawa Misi Besar di Super League 2026-2027

Pelatih asal Brasil tersebut langsung mendapat tugas besar membangun tim yang sebelumnya bernama Malut United dengan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun.
Selengkapnya

Viral