News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Besar Kemungkinan Robi Darwis dan Pemain-pemain Skuad Piala AFF U-23 ini Tak akan Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia, itu Semua Gara-gara...

Shin Tae-yong tidak memanggil robi darwis dan 11 pemain Skuad Piala AFF U-23 ke Timnas Indonesia karena berbagai alasan seperti cidera, dan tidak lolos kualifikasi atau kalah persaingan 
Jumat, 1 September 2023 - 17:21 WIB
Besar Kemungkinan Robi Darwis dan Pemain-pemain Skuad Piala AFF U-23 ini Tak akan Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia, itu Semua Gara-gara...
Sumber :
  • tim tvOnenews

tvOnenews.com - Besar kemungkinan Robi Darwis dan 11 pemain Skuad Piala AFF U-23 ini tak akan dipanggil lagi oleh Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia.

Pasalnya, Shin Tae-yong pelatih asal Korea Selatan tersebut melakukan perombakan besar para pemain di skuad Timnas Indonesia U-23. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, sebanyak 12 pemain yang tampil di Piala AFF U-23 beberapa waktu silam, kemungkinan tak dipanggil lagi untuk bermain di babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 bersama Timnas Indonesia.

Pelatih Shin sendiri, memanggil sebanyak 27 pemain untuk babak Kualifikasi Piala Asia U-23. 

Satu grup dengan Chinese Taipei dan Turkmenistan, Indonesia juga didapuk menjadi tuan rumah Grup K pada Kualifikasi Piala Asia U-23.

Shin Tae-yong sendiri hanya memanggil beberapa pemain yang bisa bermain pada level senior untuk laga Kualifikasi Piala Asia U-23. 

Akan tetapi, ternyata hal ini berdampak pada tersingkirnya 12 pemain skuad Piala AFF U-23 2023 silam.

12 pemain skuad Piala AFF U-23 2023 tersebut yaitu, Bagas Kaffa, Frengky Missa, Kanu Helmiawan, Robi Darwis, Muhammad Ragil, Abdul Rahman, Kadek Arel, Salim Tuharea, Haykal Alhafiz, Irfan Jauhari, Rifky Dwi Septiawan, Esal Sahrul.

Pelatih asal Korsel tersebut memiliki alasan tersendiri mengapa 12 pemain skuad Piala AFF U23 2023 kemungkinan besar tidak dipanggil lagi ke Timnas Indonesia.

Dilansir tim tvOnenews dari berbagai sumber, ini kemungkinan alasan 12 pemain skuad Piala AFF U23 2023 tak dipanggil lagi oleh Shin Tae-yong.

Bagas Kaffa merupakan pemain andalan di Piala AFF U-23. Tak hanya menjadi pemain inti, pemain berusia 21 tahun juga dipercaya sebagai kapten tim. 

Performa Bagas Kaffa bisa dibilang sangat konsisten, akan tetapi ia mengalami cedera saat pemanasan menjelang laga semifinal. 

Hal ini yang membuat Bagas Kaffa absen di final dan mungkin saat ini kondisinya belum cukup bugar untuk bermain kembali.

Frengky Missa menjadi gelandang dadakan di final Piala AFF U-23, menggantikan Beckham Putra yang saat itu cedera. 

Persikabo 1973 ini bermain sebagai winger kanan pada laga semifinal dan merupakan tipe pemain dengan banyak posisi.

Namun sayang, Frengky Missa tak dipanggil ke Kualifikasi Piala Asia U-23.

Robi Darwis yang merupakan pemain asal Persib Bandung tersebut tidak dipilih untuk masuk skuad Kualifikasi Piala Asia U-24. 

Meski dirinya tampil sangat taktis pada laga final dan semifinal, namun Robi Darwis kalah bersaing dengan pemain lain.

Shin Tae-yong tak membawa Muhammad Ragil ke Kualifikasi Piala Asia U-23, dan justru malah Hokky Caraka yang dipilih untuk menggantikan peran Muhammad Ragil.

Meski Abdul Rahman bermain selama 45 menit pada final Piala AFF U-23, namun dirinya mungkin belum tampil sesuai ekspektasi Shin Tae-yong. 

Abdul Rahman harus dicoret dari daftar nama dan memberi tempat pada Fajar Fathur Rahman.

Kadek Arel bisa dibilang tampil apik di Piala AFF U-23, dan pada laga final, ia mampu bermain konsisten dan mengatasi tekanan Vietnam dengan baik.

Namun sayang, merapatnya pemain bintang seperti Elkan Baggott dan Rizky Ridho membuat nama Kadek Arel harus terpental dari skuad Timnas Indonesia U-23.

Nama Salim Tuharea sendiri minim kontribusi di Piala AFF U-23 lalu. Pemain asal Tulehu itu bahkan tidak mendapat kesempatan bermain di final, saat stok pemain cadangan Garuda Muda sangat terbatas.

Hal ini yang membuat Salim Tuharea bisa dibilang tidak lolos dalam 'seleksi' ke Timnas Indonesia untuk laga Kualifikasi Piala Asia U-23.

Haykal Alhafiz tampil memukau di Piala AFF U-23, khususnya saat laga semifinal melawan Thailand.

Akan tetapi, Haykal Alhafiz harus berlapang dada tak masuk skuad Kualifikasi Piala AFF U-23 karena Shin Tae-yong lebih memilih nama Pratama Arhan dan Doni Tri Pamungkas.

Shin Tae-yong mengenal dengan baik dan sudah pernah bekerjasama dengan sosok Irfan Jauhari.

Namun sangat disayangkan, Irfan Jauhari harus rehat dari skuad Kualifikasi Piala Asia U-23 karena mengalami cedera.

Rifky Dwi bersama Arkhan Fikri tampil cukup bagus di Piala AFF U-23 dan menjadi mesin di lini tengah Garuda Muda.

Karena hadirnya Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan pada lini tengah, membuat Rifky Dwi tak dipanggil ke skuad Kualifikasi Piala Asia U-23.

Esal Sahrul gagal tampil bersinar di Piala AFF U-23 karena dirinya belum mampu bersaing untuk bisa mendapatkan tempat di tim utama Timnas Indonesia U-23.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wajar saja jika Shin Tae-yong tidak membawa pemain 21 tahun ke Kualifikasi Piala Asia U-23.

(udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Di tengah proses munas yang tengah berlangsung, nama Sugiono menjadi salah satu yang paling diperhitungkan menggantikan Presiden Prabowo sebagai Ketum PB IPSI.
Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berharap Samsat belajar dari sistem layanan perbankan demi wujudkan SE pajak kendaraan (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Performa impresif Malwina Cecylia Smarzek jadi bukti nyata pemain kelas dunia. Opposite asal Polandia ini tampil bak mesin poin tanpa henti, mencetak 28 angka yang hampir
Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani mengakui program ini dibuat dengan menggaet pihak Kedutaan Besar Prancis, Federasi Sepak Bola Prancis (FFI) dan Institute Francais Indonesia (IFI).
Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Ahmad Sahroni heran mengapa dirinya dijadikan target dugaan pemerasan bermodus memakai nama KPK. Ia menduga pelaku menyasar dirinya karena dianggap memiliki banyak uang.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT