Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Seperti Timnas Indonesia, Legenda Malaysia Justru Minta FAM Menghentikan Program Naturalisasi di Tim Harimau Malaya

Legenda Timnas Malaysia, Lim Teong Kim minta Federasi sepakbola Malaysia atau (FAM) untuk menghentikan program naturalisasi di dalam tubuh Skuad Harimau Malaya.
Selasa, 6 Februari 2024 - 15:20 WIB
Kolase Foto Dion Cools dan Justin Hubner
Sumber :
  • Kolase TvOnenews.com

tvOnenews.com - Legenda Timnas Malaysia, Lim Teong Kim meminta Federasi sepakbola Malaysia atau FA Malaysia (FAM) untuk menghentikan program naturalisasi di dalam tubuh Skuad Harimau Malaya.

Lim Teong Kim mengaku resah dengan kondisi para pemain lokal di Malaysia yang kurang mendapat menit bermain dan kesempatan di Timnas Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada gelaran Piala Asia 2023 Qatar Timnas Malaysia sendiri diperkuat 4 pemain naturalisasi dan sejumlah pemain keturunan.


Malaysia vs Korea Selatan Sumber : FAM Malaysia

Mohamadou Sumareh, Endrick Dos Santos, Paulo Josue dan juga Romel Morales menjadi empat pemain naturalisasi di Timnas Malaysia pada gelaran Piala Asia 2023.

Disisi lain 10 pemain yang ada di dalam skuad Harimau Malaya pada gelaran Piala Asia merupakan pemain keturunan.

Nama seperti Junior Eldstal, Matthew Davies, Daniel Ting, La'Vere Corbin-Ong, Dominic Tan, Stuart Wilkin, Brendan Gan, Darren Lok, Natxo Insa hingga Dion Cools menghiasi skuad Timnas Malaysia.

Hadir sebagai komentator saat laga terakhir Timnas Malaysia di grup E gelaran Piala Asia 2023, Lim Teong Kim berharap FA Malaysia untuk menghentikan program naturalisasi.

Melansir dari Astro, Lim Teong Kim mengaku kalau dirinya resah melihat para pemain lokal Malaysia kurang mendapat kesempatan di Tim Nasional.

"Bagi saya program naturalisasi perlu ditamatkan" ujar Teong Kim.

"Kerana ia tidak memberikan kebaikan untuk bola sepak secara luas," sambungnya.

Lim Teong Kim juga meminta FA Malaysia untuk melihat situasi di Timnas Italia dan juga Timnas Jerman yang memiliki masalah pada regenerasi pemain.

"Pasukan Jerman yang kini menghadapi masalah paling teruk dalam pasukan kebangsaan mereka, mengapa mereka menghadapi masalah yang teruk manakala mereka sudah menang Piala Dunia?" ucap Lim Teong Kim.

Pada gelaran Piala Asia, Timnas Malaysia gagal melaju ke babak 16 besar setelah menjadi juru kunci grup E.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari 3 laga yang dimainkan Harimau Malaya hanya mendapatkan 1 poin setelah takluk 4-0 dari Yordania, 0-1 dari Bahrain dan 3-3 dengan Korea Selatan.

Kombinasi pemain naturalisasi, keturunan dan lokal di Timnas Malaysia tidak berhasil membawa HArimau Malaya meraih target di Piala Asia.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT