News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanpa Klub Tapi Boaz Solossa Bisa Tembus Tim Utama Timnas Indonesia, Kok Bisa? Ternyata Peter White Kala Itu Berhasil Dibuat Klepek-klepek Pakai...

Legenda Timnas Indonesia, Boaz Solossa berhasil membuat pelatih Peter White klepek-klepek. Bahkan Boaz pernah tiga kali menyabet gelar top skor Liga Indonesia
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 16:25 WIB
Tanpa Klub Tapi Boas Solossa Bisa Tembus Tim Utama Timnas Indonesia, Kok Bisa? Ternyata Peter White Kala Itu Berhasil Dibuat Klepek-klepek Pakai...
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Boaz Solossa, legenda lini depan Timnas Indonesia dengan prestasi gemilang bahkan dengan statusnya yang tanpa klub.

Boaz Solossa, salah satu striker legendaris Indonesia, telah lama menjadi simbol ketajaman dan keberanian di lapangan hijau. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lahir dan besar di Papua, Boaz dikenal sebagai penyerang dengan kemampuan luar biasa yang mampu menggetarkan pertahanan lawan, baik di kancah domestik maupun internasional.

Dengan teknik tinggi, kekuatan fisik yang prima, serta naluri mencetak gol yang tajam, Boaz tak hanya menjadi andalan Persipura Jayapura, tapi juga Timnas Indonesia.

Sebagai sosok yang disegani, Boaz telah menorehkan berbagai prestasi sepanjang kariernya. 

Di level klub, khususnya bersama Persipura Jayapura, Boaz sukses mengantarkan timnya meraih gelar juara Liga Indonesia sebanyak empat kali, yakni pada musim 2005, 2008/2009, 2010/2011, dan 2013. 

Tak hanya itu, ketajaman Boaz sebagai striker membuatnya tiga kali menyabet gelar top skor Liga Indonesia, yaitu pada musim 2009, 2011, dan 2013. 

Prestasi ini semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Namun, perjalanan karier Boaz di Timnas Indonesia juga penuh warna dan kisah menarik. 

Salah satu momen paling mengesankan adalah ketika Boaz pertama kali dipanggil untuk membela Timnas Indonesia meski saat itu ia belum memiliki klub profesional. 

Pemain legend Timnas Indonesia, Boaz Solossa yang bisa tembuh Skuad Garuda meski tanpa klub. Sumber: AntaraPemain legend Timnas Indonesia, Boaz Solossa yang bisa tembuh Skuad Garuda meski tanpa klub. Sumber: Antara

Penampilannya yang gemilang di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2004 di Palembang.

Kala itu Boaz sukses membawa tim sepak bola Papua meraih medali emas sekaligus menjadi top skor dengan 10 gol, membuat pelatih Timnas Indonesia saat itu, Peter White, terpikat. 

White kemudian merekomendasikan Boaz untuk bergabung dengan Timnas Indonesia, sebuah keputusan yang kelak terbukti sangat tepat.

Debut Boaz di Timnas Indonesia terjadi di Piala AFF 2004, di mana ia yang masih berusia 18 tahun langsung tampil impresif. 

Berduet dengan Ilham Jaya Kesuma di lini depan, Boaz berhasil menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan. 

Namun sayang, perjalanan Boaz di turnamen tersebut harus terhenti akibat cedera serius setelah mendapat tekel keras dari pemain Singapura di partai final. 

Cedera tersebut bukanlah satu-satunya cobaan dalam karier Boaz. 

Pada tahun 2007, ia kembali harus menghadapi kenyataan pahit saat kakinya patah akibat tekel brutal dari pemain Hong Kong dalam laga persahabatan.

Cedera ini memaksa Boaz absen dari Piala Asia 2007 dan menjalani masa pemulihan yang cukup panjang. Meski begitu, semangat juang Boaz tak pernah surut. 

Ia berhasil bangkit dan kembali menunjukkan performa terbaiknya baik di level klub maupun tim nasional.

Di Timnas Indonesia, Boaz menjadi salah satu pemain andalan di berbagai ajang, termasuk Piala AFF 2016 di mana ia dipercaya menjadi kapten tim. 

Sebagai kapten, Boaz memimpin skuad Garuda dengan penuh dedikasi, meski pada akhirnya Indonesia harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Thailand di final.

Setelah sekian lama berkecimpung di dunia sepak bola, Boaz Solossa tetap dikenang sebagai salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. 

Prestasinya, baik di level klub maupun tim nasional, menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda Indonesia yang bercita-cita mengikuti jejaknya. 

Meskipun sempat beberapa kali dihantam cedera parah, ketajaman dan dedikasi Boaz di lapangan hijau membuktikan bahwa ia adalah sosok yang tak mudah menyerah dan selalu siap memberikan yang terbaik bagi tim yang dibelanya.

Kini, meskipun Boaz belum memiliki klub, ia tetap menjadi sosok yang diperhitungkan dalam dunia sepak bola Indonesia. 

Pengalaman dan kemampuannya yang mumpuni membuat banyak pihak percaya bahwa Boaz masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan.

Baik sebagai pemain maupun sebagai mentor bagi generasi penerus sepak bola Indonesia.

Dengan segala prestasi yang telah diraih, Boaz Solossa telah menempatkan dirinya di jajaran legenda sepak bola Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namanya akan selalu dikenang sebagai salah satu penyerang paling mematikan yang pernah dimiliki negeri ini, yang mampu memberikan kebanggaan bagi Papua dan Indonesia. 

Semangat juang, dedikasi, dan ketajamannya di lapangan hijau akan terus menjadi inspirasi bagi para pemain sepak bola Indonesia di masa yang akan datang. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Ada Big Match Tyson Fury vs Arslanbek Makhmudov di Kelas Berat

Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Ada Big Match Tyson Fury vs Arslanbek Makhmudov di Kelas Berat

Jadwal tinju dunia pekan ini, di mana ada big match antara Tyson Fury melawan Arslanbek Makhmudov di kelas berat.
Gara-gara Masalah Paspor, Jurnalis Belanda Sebut Pemain Timnas Indonesia 'Bodoh'

Gara-gara Masalah Paspor, Jurnalis Belanda Sebut Pemain Timnas Indonesia 'Bodoh'

Kontroversi paspor pemain Timnas Indonesia disorot media Belanda. Jurnalis Tijmen van Wissing sebut keputusan naturalisasi berisiko bagi karier di Eredivisie.
Hati-hati! Empat Daerah di Sumatra Selatan Ditetapkan sebagai KLB Campak

Hati-hati! Empat Daerah di Sumatra Selatan Ditetapkan sebagai KLB Campak

Masyarakat indonesia harus berhati-hati, karena ada empat daerah di Sumsel ditetapkan sebagai KLB Campak. Penyakit ini mudah menular
Pujian Setinggi Langit Media Belanda untuk Pemain Keturunan Indonesia Rp382 Miliar usai Jadi Player of The Match Piala FA

Pujian Setinggi Langit Media Belanda untuk Pemain Keturunan Indonesia Rp382 Miliar usai Jadi Player of The Match Piala FA

Nama Pascal Struijk mendadak jadi sorotan usai tampil sebagai pahlawan Leeds United dalam laga dramatis Piala FA. Media Belanda beri pujian setinggi langit.
Media Vietnam Heran, Timnas Indonesia Tiba-Tiba Jadi Kandidat Juara Piala AFF 2026

Media Vietnam Heran, Timnas Indonesia Tiba-Tiba Jadi Kandidat Juara Piala AFF 2026

Performa impresif Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 bikin media Vietnam waspada. Garuda kini disebut kandidat kuat juara Piala AFF 2026.
Prihatin dengan Sopir Truk Paruh Baya yang Tertidur Pulas di Tepi Jalan, Sikap Gubernur Dedi Mulyadi Tuai Pujian

Prihatin dengan Sopir Truk Paruh Baya yang Tertidur Pulas di Tepi Jalan, Sikap Gubernur Dedi Mulyadi Tuai Pujian

Sikap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyempatkan diri sejenak untuk menghampiri sopir truk paruh baya yang tengah tertidur pulas mendapat pujian dari publik.

Trending

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Ole Romeny Tak Masuk Skuad Oxford United Lagi, Suporter Timnas Indonesia 'Mention' Erick Thohir: Gimana Ini Pak?

Ole Romeny Tak Masuk Skuad Oxford United Lagi, Suporter Timnas Indonesia 'Mention' Erick Thohir: Gimana Ini Pak?

Suporter Timnas Indonesia mengadu ke Erick Thohir setelah striker Timnas Indonesia Ole Romeny kembali tak masuk skuad Oxford United untuk yang ketujuh kalinya.
Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

​​​​​​​Dedi Mulyadi bantu dua pria asal Wonogiri secara cuma-cuma. Dari kisah sopir truk hingga mutasi kendaraan, aksi nyatanya tuai simpati publik luas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT