News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jauh Sebelum Laga Timnas Indonesia vs Bahrain, Wasit Ahmed Al-Kaf Ternyata Sudah Terkenal Kontroversial, Tak Disangka Pernah...

Wasit Ahmed Al-Kaf ternyata sudah terkenal sangat kontroversial jauh sebelum memimpin laga Timnas Indonesia vs Bahrain, tak disangka pernah lakukan hal ini.
Jumat, 11 Oktober 2024 - 07:06 WIB
Wasit Ahmed Al Kaf (kiri), pemain Bahrain dan Indonesia yang sedang berlaga pada Kamis (11/10/2024).
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Wasit Ahmed Al-Kaf, menjadi bulan-bulanan warganet karena beberapa keputusan kontroversialnya di laga Timnas Indonesia vs Bahrain (10/10/2024).

Wasit bernama lengkap Ahmed Abu Bakar Saeed Al Khaf ini lahir pada tanggal 6 Maret 1983 di Oman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahmed memulai debutnya sebagai Direktur Permainan Nasional Oman pada tahun 2008. 

Dua tahun kemudian, Ahmed menerima lisensi FIFA untuk menjadi wasit pertandingan internasional. 

tvonenews

Selama kariernya, Ahmed menjadi wasit dalam 114 pertandingan dan mengeluarkan 343 kartu kuning dan 10 kartu merah. Dia menarik rata-rata 5 kartu per permainan. 

Positifnya Ahmed Al Khaf baru-baru ini sebagai pemimpin Liga Champions Asia. Khususnya pertandingan antara Al Nasr dan Al Ain di babak perempat final. 

Ahmed membagikan 10 kartu, sembilan kuning dan satu merah.  Al Nasr kalah dalam pertandingan ini melalui adu penalti.

Namun ternyata, wasit yang memimpin laga Timnas Indonesia vs Bahrain ini sebenarnya dikenal sebagai sosok wasit yang sangat kontroversial.

Ahmed Al-Kaf sudah ramai menjadi sorotsn ksrena pelatih tersebut catatan kontroversi panjang selama ini.

Wasit asal Oman itu terkenal tegas, bahkan gemar memberika kartu kepada para pemain yang melanggar.

Wasit Ahmed Abu Bakar Al Kaf yang memimpin pertandingan Bahrain vs Timnas Indonesia
Wasit Ahmed Abu Bakar Al Kaf yang memimpin pertandingan Bahrain vs Timnas Indonesia
Sumber :
  • Twitter/ X

 

Bahkan, wasit kontroversial ini pernah tercatat mrngeluarkan 5 kartu dalam satu kali laga.

Tak hanya itu, ada satu hal yang menjadi perdebatan di kalangan pecinta sepak bola, karena Oman sebenarnya tergabung dalam organisasi sepak bola yang sama dengan Bahrain, yakni West Asian Football Federation (WAFF). 

Namun peraturan AFC tidak menganggap hal ini sebagai masalah. 

AFC  melarang wasit untuk memimpin hanya jika mereka berasal dari negara atau kelompok yang sama. Misalnya saja pada pertandingan Jepang kontra Indonesia, wasit  Bahrain berada di Grup C, dan Bahrain juga berada di  grup tersebut. 

Sementara itu, keputusan-keputusan kontroversial sang wasit ini nampaknya kembali terjadi di pertandingan Indonesia vs Bahrain di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pertama, wasit Ahmed Al-Kaf memakan waktu selama sekitar tiga menit hanya untuk memeriksa gol yang dicetak oleh Ragnar Oratmangoen.

Kemudian wasit juga tak kunjung meniup peluit tanda akhir pertandingan di menit ke-96 padahal jelas tambahan waktu yang diberikan hanya 6 menit.

Selebrasi Ragnar Oratmangoen Usai Cetak Gol Buat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Selebrasi Ragnar Oratmangoen Usai Cetak Gol Buat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • PSSI

 

Wasit justru melanjutkan laga dan memberi kesempatan Bahrain melakukan tendangan pojok.

Alhasil Bahrain bisa mencetak gol di menit ke-99.

Jauh sebelum Indonesia, ternyata wasit ini sudah banyak melakukan kontroversi selama memimpin jalannya pertandingan.

Kontroversi yang cukup menghebohkan adalah pada pertandingan yang dipimpin  Ahmed Al Khaf pada laga  Piala Asia U23 2020 antara Arab Saudi dan Thailand. 

Wasit lini tengah tersebut diketahui memihak Arab Saudi setelah meninjau video wasit dan memberikan  penalti kepada  Green Falcons.

Al-Kaf "dibenci" suporter Singapura karena beberapa keputusan yang merugikan mereka di fase grup Piala AFF 2014.

Tak sampai disitu saja kontroversi wasit ini. Iran juga ternyata pernah melaporkan wasit ini ke AFC karena menilai keputusannya tidak adil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klub Esteghlal Tehran juga menilai Ahmed Al-Kaf merugikan mereka pada laga menghadapi Pakhtakor di Liga Champions Asia, September 2020 lalu.

Walalupun tidak ada sanksi berat yang diterima, rentetan kontroversi ini semakin memperjelas citra buruk wasit Ahmed Al-Kaf. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT