GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Mohammad Nasuha? Bek Ikonik Timnas Indonesia Andalan Alfred Riedl, Kini Malah jadi...

Masih ingat Mohammad Nasuha? Bek ikonik Timnas Indonesia era Alfred Riedl ini kini sukses jadi...
Kamis, 11 September 2025 - 11:08 WIB
Alfred Riedl dan Mohammad Nasuha
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com | istimewa - Instagram @mohammadnasuha_

tvOnenews.com - Nama Mohammad Nasuha mungkin tak lagi menghiasi headline media olahraga tanah air seperti dulu, tapi siapa yang bisa lupa sosok bek kiri tangguh ini?

Pemain yang dikenal lewat kecepatan, ketangguhan, dan loyalitasnya saat membela Timnas Indonesia, kini justru menemukan jalan baru dalam kariernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karier Nasuha sebagai pemain bukan sembarangan. Ia pernah menjadi andalan klub-klub elite seperti Sriwijaya FC, Persija Jakarta, hingga Persib Bandung.

Mohammad Nasuha saat membela Timnas Indonesia
Mohammad Nasuha saat membela Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @mohammadnasuha_

 

Di masa keemasannya, ia tak hanya jadi bagian, tapi sosok penting di lini pertahanan tim-tim tersebut.

Bersama Sriwijaya FC, Nasuha mengangkat trofi Copa Indonesia 2008/2009 dan Piala Indonesia 2010, menjadikannya sebagai salah satu bek paling diperhitungkan di kompetisi domestik.

Tapi puncak popularitasnya tak diragukan lagi datang saat mengenakan seragam Timnas Indonesia, khususnya saat diasuh Alfred Riedl.

Sang pelatih asal Austria melihat potensi luar biasa pada Nasuha, menjadikannya pilihan utama di Piala AFF 2010.

Sayangnya, meski tampil luar biasa, Timnas Indonesia harus puas sebagai runner-up usai dikalahkan Malaysia dengan agregat 2-4 di partai final. 

Tapi nama Nasuha sudah kadung melekat sebagai bagian dari generasi emas yang menggetarkan nasionalisme publik lewat sepak bola.

Fakta menariknya, meski berposisi sebagai bek kiri, Nasuha sebenarnya dominan menggunakan kaki kanan.

“Kaki kuat saya sebenarnya kanan. Tapi karena sudah terbiasa di kiri, akhirnya bisa,” ungkapnya sambil tertawa dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Sports77 Official.

Perannya tak selalu sebagai bek. Di awal karier bersama Persikota Tangerang, Nasuha kerap dimainkan sebagai gelandang.

Ia bahkan pernah bermain di bawah arahan pelatih legendaris Mundari Karya, yang membawanya dari Pelita Krakatau Steel ke Persikota, sebelum akhirnya hijrah ke Sriwijaya atas panggilan Rahmad Darmawan.

Karier cemerlangnya harus menghadapi ujian berat saat mengalami cedera parah saat membela Persib dalam laga panas kontra Persija Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengalami robek meniskus disertai pecah tulang rawan lutut kiri, mimpi buruk bagi seorang atlet profesional.

"Waktu itu saya lagi intercept. Dapat bolanya, waktu mau berdiri pas kaki kiri mau bertumpu tiba-tiba menekuk ke dalam. Itu sakit banget. Berdiri gak bisa lurus," kenangnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Eskalasi kekerasan di tanah Papua yang terus meningkat kini menjadi alarm bagi pemerintah pusat. 
Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda salah ucap di hadapan jemaah haji, Kades Hoho nekat lantik perangkat desa setelah curhat ke KDM, 3 alasan pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee.
Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polresta Padang tengah bekerja keras mengusut tuntas penyebab kecelakaan maut yang melibatkan enam kendaraan di Jalan Raya Padang Indarung, Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Trending

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT