Media Belanda Bocorkan Alasan Ajax Amsterdam Kepincut Maarten Paes: Cadangan Ideal
- Instagram @maartenpaes
tvOnenews.com - Kepindahan Maarten Paes ke Ajax Amsterdam tinggal menunggu waktu.
Media Belanda, Voetbalprimeur, mengungkap alasan di balik keputusan Ajax merekrut kiper Timnas Indonesia tersebut, yang disebut akan rampung dalam pekan ini.
Setelah empat musim membela FC Dallas di Major League Soccer (MLS), Maarten Paes bersiap kembali ke Eredivisie.
Kepastian transfer ini telah dikonfirmasi jurnalis Italia ternama, Fabrizio Romano, yang menyebut Ajax telah mencapai kesepakatan permanen dengan klub asal Amerika Serikat itu.

- Instagram @maartenpaes
"Ajax setuju untuk merekrut Maarten Paes dari FC Dallas di MLS, kepindahan permanen," tulis Fabrizio Romano via X.
"Kontrak hingga 2029, tes medis adalah langkah selanjutnya yang sudah disetujui dan dilakukan oleh SEG Agent Boy Kuijpers," sambungnya.
Ajax dikabarkan menggelontorkan dana sekitar 1 juta euro atau setara Rp20 miliar untuk mendatangkan kiper berusia 27 tahun tersebut.
Paes dijadwalkan menjalani tes medis di Belanda pada Rabu (28/1/2026) sebelum meneken kontrak berdurasi 3,5 tahun pada akhir pekan.
Voetbalprimeur mengungkap bahwa ketertarikan Ajax terhadap Maarten Paes tidak semata karena kebutuhan penjaga gawang.
Klub raksasa Belanda itu melihat Paes sebagai figur penting di dalam skuad, bahkan di luar tugas utamanya di lapangan.
"Ajax melihat kiper berusia 27 tahun itu sebagai cadangan ideal, yang membawa lebih dari sekadar keandalan."
"Di dalam klub, Paes dikenal sebagai pemain tim sejati dengan mentalitas olahraga elite yang khas," tulis Voetbalprimeur.
Ajax menilai Paes memiliki etos kerja tinggi dan karakter kepemimpinan yang dibutuhkan di ruang ganti, terutama dalam lingkungan yang dihuni banyak pemain muda.
"Ia dianggap sebagai sosok yang sangat rajin berlatih, seseorang yang memberikan yang terbaik di setiap sesi dan dengan demikian meningkatkan level rekan setimnya."
"Menurut Ajax, justru profil inilah yang membuatnya berharga dalam skuad di mana kiper muda harus terus berkembang," lanjut laporan tersebut.
Meski direkrut secara permanen, Maarten Paes tidak langsung dijanjikan posisi penjaga gawang utama.
Ajax saat ini masih memiliki Vitezslav Jaros, kiper pinjaman dari Liverpool, serta kiper senior Timnas Belanda Remko Pasveer.
Namun, Ajax menegaskan bahwa Paes tetap memiliki peran penting dalam struktur tim.
"Maarten Paes, pemain didikan NEC dan menjadi kapten serta pemain Timnas Indonesia di Amerika Serikat, tidak dijanjikan posisi starter di Amsterdam, tetapi ia diberi peran yang jelas."
"Ajax melihatnya sebagai seseorang yang akan memperkuat skuad penjaga gawang, baik di dalam maupun di luar lapangan," ungkap Voetbalprimeur.
Salah satu faktor penting di balik transfer ini adalah sosok Jordi Cruyff. Direktur teknik Ajax tersebut diketahui mengenal Maarten Paes dengan sangat baik, baik dari sisi teknis maupun karakter.
"Ajax mendatangkan seorang kiper yang sudah lama dikenal klub dan yakin akan memberikan nilai tambah di berbagai bidang."
"Terlebih lagi, bukan rahasia lagi bahwa direktur teknik Jordi Cruyff, yang selain perannya di Ajax, juga menjabat sebagai penasihat Asosiasi Sepak Bola Indonesia (FIFA), mengenal Paes dengan baik," jelas Voetbalprimeur.
Dengan pengalaman bermain reguler di MLS, status sebagai kiper utama Timnas Indonesia, serta mentalitas profesional yang dinilai cocok dengan filosofi Ajax, Maarten Paes diproyeksikan menjadi aset jangka menengah yang bernilai tinggi.
Jika semua proses berjalan lancar, Maarten Paes akan resmi menjadi pemain Indonesia pertama yang memperkuat Ajax Amsterdam dalam satu dekade terakhir.
(tsy)
Load more