News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Tuduh Erick Thohir Dalangi Laporan Vietnam ke FIFA: Dia Suruh Orang

Malaysia melontarkan tuduhan mengejutkan soal peran Erick Thohir dalam laporan Vietnam ke FIFA. Apa yang sebenarnya terjadi? Baca selengkapnya di sini.
Senin, 16 Februari 2026 - 14:24 WIB
Erick Thohir temui Giuseppe Marotta
Sumber :
  • Instagram/ErickThohir

tvOnenews.com - Atmosfer sepak bola Asia Tenggara kembali memanas setelah muncul tudingan serius yang menyeret nama Ketua Umum Erick Thohir.

Klaim tersebut datang dari media Malaysia, MyNewsHub, yang menyebut adanya dugaan peran di balik laporan kasus pemain naturalisasi ilegal yang menimpa tim nasional mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan yang beredar di media sosial, media tersebut mengutip sumber anonim yang mengklaim keterlibatan tidak langsung dalam proses pengumpulan dokumen terkait dugaan pelanggaran administrasi pemain.

Disebutkan pula bahwa laporan itu berkaitan dengan komunikasi internal yang diduga bersinggungan dengan pihak Asian Football Confederation serta penyerahan dokumen kepada FIFA.

Tudingan tersebut bahkan menyebut adanya pihak tertentu yang digerakkan untuk menyampaikan aduan.

"Dia (Erick Thohir) suruh dan hantar orang buat aduan sambil cari dan hantar dokumen kepada orang dalam FIFA secara indirect," kata sumber tersebut sebagaimana dikutip dari MyNewsHub.

"Vietnam buat complain, tetapi dokumen adalah dari orang upahan Erick Thohir," tulis media itu lagi.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Media tersebut menilai polemik ini dipicu rivalitas performa di lapangan, khususnya setelah meningkatnya performa skuad Harimau Malaya dalam beberapa waktu terakhir.

"Kegusaran peningkatan prestasi skuad Harimau Malaya melangkaui kehebatan pasukan Indonesia dipercayai motif utama di sebalik tindakan mengerakkan aduan kepada FIFA," tulis MyNewsHub.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait di Indonesia mengenai tuduhan tersebut. 

Dalam praktik sepak bola internasional sendiri, pelaporan dugaan pelanggaran administrasi pemain merupakan mekanisme yang lazim terjadi dan biasanya diproses melalui jalur resmi federasi atau badan pengatur kompetisi.

Di tengah polemik tersebut, perkembangan penting justru datang dari proses hukum yang tengah berjalan di Court of Arbitration for Sport (CAS). 

Kasus naturalisasi yang melibatkan tujuh pemain Malaysia kini memasuki tahap lanjutan setelah sebelumnya dijatuhi sanksi oleh FIFA berupa larangan beraktivitas selama satu tahun.

Federasi sepak bola Malaysia, Football Association of Malaysia (FAM), mengumumkan adanya keputusan terbaru dari lembaga arbitrase tersebut.

"FAM ingin memberitahukan bahwa CAS telah mengabulkan permohonan penangguhan eksekusi yang diajukan oleh 7 pemain tim nasional yaitu Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel," bunyi pernyataan resmi federasi tersebut.

Penangguhan itu membawa dampak signifikan bagi para pemain yang bersangkutan.

"Keputusan ini berarti bahwa larangan 12 bulan dari semua aktivitas sepak bola yang dijatuhkan FIFA kepada 7 pemain Harimau Malaya tersebut ditangguhkan sementara."

"Mereka diizinkan untuk melanjutkan karier dan berpartisipasi dalam aktivitas apa pun terkait sepak bola hingga keputusan akhir banding di CAS dibuat," tambah pihak FAM.

Isu naturalisasi pemain memang menjadi topik sensitif di sepak bola internasional.

Regulasi FIFA mengatur secara ketat perpindahan asosiasi pemain, terutama menyangkut kewarganegaraan dan kelayakan administrasi, guna menjaga integritas kompetisi.

Perselisihan terkait status pemain bukan hal baru dan kerap melibatkan investigasi lintas federasi.

Di kawasan Asia Tenggara, persaingan prestasi tim nasional dalam beberapa tahun terakhir juga semakin intens, seiring upaya masing-masing negara memperkuat skuad melalui program naturalisasi.

Dengan proses hukum yang masih berjalan di CAS serta polemik yang terus berkembang, situasi ini berpotensi menjadi sorotan besar bagi dinamika sepak bola regional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik kini menunggu klarifikasi resmi dari berbagai pihak terkait agar isu ini dapat dilihat secara lebih objektif di tengah rivalitas yang memanas.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Kementerian Energi Arab Saudi: Aktivitas Operasional Terhenti di Beberapa Fasilitas Energi di Kerajaan, Akibat Serangan Baru-baru Ini

Kementerian Energi Arab Saudi: Aktivitas Operasional Terhenti di Beberapa Fasilitas Energi di Kerajaan, Akibat Serangan Baru-baru Ini

Kementerian Energi menyatakan bahwa fasilitas energi penting di Arab Saudi baru-baru ini telah menjadi sasaran beberapa serangan, termasuk fasilitas produksi, transportasi, dan penyulingan minyak dan gas.
73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

73 Negara Bersatu Desak Keselamatan dan Keamanan Pasukan Perdamaian di Lebanon

Indonesia mengambil peran sentral dalam merespons eskalasi konflik di Lebanon yang mengancam keselamatan pasukan penjaga perdamaian dunia.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT