5 Penyebab Piala AFF 2024 Tidak Masuk dalam Kalender FIFA: Nomor 3 Hambat Timnas Indonesia untuk Raih Trofi Pertamannya
- tvOnenews.com - Ilham Giovani
Hal itu dapat menurunkan tingkat persaingan dan standar kompetisi yang menjadi pertimbangan FIFA.
Sedangkan turnamen yang masuk ke kalender FIFA biasanya diakui sebagai kompetisi resmi yang diikuti oleh tim nasional dengan aturan yang sesuai dengan regulasi FIFA.
3. Kendala waktu dan konflik jadwal
Penyebab ketiga yakni soal kendala waktu dan konflik jadwal. Kalender FIFA sudah diisi oleh banyak kompetisi internasional dan domestik yang harus diakomodasi.
Jika Piala AFF dimasukkan ke dalam kalender FIFA, negara-negara peserta harus melepaskan pemain mereka dari klub untuk mengikuti turnamen.
Kondisi itu akan menimbulkan konflik jadwal dengan liga domestik dan kompetisi lain yang diakui FIFA, seperti kualifikasi Piala Dunia atau Piala Asia.
Oleh karena itu, Piala AFF sering kali diadakan pada waktu yang tidak bersamaan dengan kalender resmi FIFA untuk menghindari benturan jadwal tersebut.
Sehingga, para pemain senior seperti Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen, Thom Haye hingga Mees Hilgers kemungkinan besar tidak akan ikut serta.
Meski hal itu agak menghambat Timnas Indonesia untuk meraih gelar juara pertamanya di Piala AFF, bukan berarti pasukan Shin Tae-yong tidak bisa meraih trofi.
4. Dampak bagi pemain
Karena tidak masuk dalam kalender FIFA, klub-klub profesional yang memiliki pemain-pemain ASEAN tidak wajib melepas pemain mereka untuk berlaga di Piala AFF.
Hal tersebut mengurangi peluang pemain-pemain terbaik dari kawasan ASEAN untuk berlaga. Akibatnya, turnamen ini sering kali tidak menampilkan kekuatan penuh dari setiap tim nasional.
5. Keuntungan finansial dan fokus komersial
Penyebab terakhir, Piala AFF lebih berfokus pada pasar komersial Asia Tenggara. Turnamen itu memiliki daya tarik besar bagi sponsor lokal dan stasiun televisi di kawasan tersebut.
Pihak penyelenggara mungkin juga merasa bahwa dengan tidak bergabung dalam kalender FIFA, mereka memiliki kebebasan lebih besar dalam menentukan jadwal dan format turnamen tanpa harus terikat oleh regulasi FIFA yang lebih ketat.
Ini memungkinkan mereka untuk mengoptimalkan keuntungan finansial dari turnamen. Meski begitu, Piala AFF tetap menjadi salah satu turnamen paling penting di kawasan Asia Tenggara.
Load more