Gagal Lewati Timnas Indonesia, Pelatih Filipina Emosi usai Diimbangi Vietnam di Piala AFF 2024: Kami Dirampok!
- https://x.com/aseanutdfc
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Filipina, Albert Capellas, menilai bahwa kemenangan anak asuhnya seperti dirampok kala berhadapan dengan Vietnam di Piala AFF 2024.
Filipina nyaris membuat kejutan dalam partai kandang menghadapi Vietnam di Stadion Rizal Memorial, Rabu (18/12/2024) malam WIB.
Tim berjuluk The Azkals itu sebenarnya mampu unggul terlebih dahulu berkat gol yang dicetak Jarvey Gayoso pada menit ke-68.
Keunggulan tim tuan rumah itu terus berlanjut hingga memasuki masa-masa injury time atau perpanjangan waktu di babak kedua.Â
Sayang, Filipina harus tertunduk lemas usai merelakan kemenangannya yang sudah di depan mata akibat gol penyama kedudukan Vietnam.
Adalah Doan Ngoc Tan menjadi sosok pahlawan yang mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90+7 di akhir babak kedua.
Hasil imbang tersebut membuat Filipina gagal mengkudeta posisi Timnas Indonesia di urutan dua klasemen Grup B dan masih tertahan di peringkat 4 dengan 3 poin.
Selepas laga, pelatih Filipina, Albert Capellas, pun tak dapat menyembunyikan rasa kecewanya terhadap hasil akhir yang diraih anak asuhnya.
Albert Capellas secara blak-blakan menilai bahwa skuad asuhannya seperti dirampok usai lenyapnya kemenangan di depan mata milik Filipina tersebut.
- https://x.com/aseanutdfc
Â
"Rasanya seperti kemenangan kami dirampok. Saya sangat sedih karena pemain sebenarnya layak untuk memenangi 3 poin," ujar Albert Capellas dikutip dari VNExpress, Kamis (19/12/2024).
"Hal ini juga jadi pelajaran bagaimana seharusnya mengakhiri pertandingan dengan lebih efektif," tambahnya.
Albert Capellas menjelaskan bahwa alasan skuadnya bisa kebobolan di penghujung laga karena anak asuhnya tak cukup kuat untuk menahan gempuran Vietnam.
Dirinya menyebut jika para penggawa The Azkals seharusnya bisa lebih lama dan tenang dalam menguasai bola.
"Menghadapi Vietnam seperti pertarungan. Kami bukan tim yang kuat secara bertahan," jelas Albert Capellas.
"Jadi ketika kami menguasai bola, saya ingin pemain lebih tenang, menahan lebih lama dan memberi operan di antara garis," lanjutnya.
Pelatih berpaspor Spanyol itu juga mengaku bila faktor kelelahan menjadi alasan utama skuadnya harus kebobolan di penghujung laga.
Load more