Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Media Malaysia usai Negaranya Disebut akan Jajal Tim Peringkat 18 Dunia setelah Tolak Timnas Indonesia

Media Malaysia bereaksi usai negaranya disebut berpotensi akan menghadapi tim peringkat 18 dunia setelah menolak Timnas Indonesia.
Sabtu, 21 Juni 2025 - 12:27 WIB
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram - FAM

Jakarta, tvOnenews.com - Media Malaysia bereaksi usai negaranya disebut berpotensi akan menghadapi tim peringkat 18 dunia setelah menolak Timnas Indonesia.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah mengonfirmasi ingin mengajak Timnas Malaysia untuk uji coba melawan Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir di Jakarta
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir di Jakarta
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Jika terwujud, laga uji coba antara Timnas Indonesia vs Timnas Malaysia rencananya akan digelar pada FIFA Matchday September 2025.

Namun, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) justru telah menolak undangan dari PSSI untuk menggelar laga persahabatan kontra skuad Garuda itu.

Tak lama setelah itu, Malaysia disebut justru menerima undangan untuk ikut di Piala Asia Tengah (CAFA Cup) 2025 pada 26 Agustus hingga 9 September 2025. 

Kabar tersebut diungkapkan oleh jurnalis sepak bola asal Asia Tengah, Thomas Bullock, melalui akun X alias Twitter pribadinya.

Timnas Malaysia
Timnas Malaysia
Sumber :
  • FA Malaysia

 

“Oman dan Malaysia bakal ambil bagian dalam CAFA Cup 2025. Mereka bakal bergabung dengan Kirgistan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan, Afghanistan, dan Iran. Turnamen digelar pada 26 Agustus–9 September, diharapkan berlangsung di Kirgistan dan Uzbekistan,” tulis Bullock.

CAFA Cup 2025 sendiri akan diikuti tim Asia Tengah termasuk dua negara kuat yang telah lolos ke Piala Dunia 2026, yakni Iran dan Uzbekistan. 

Sementara itu, Malaysia disebut-sebut akan berpartisipasi dalam Piala CAFA 2025 sebagai tim undangan bersama Oman. 

Malaysia berpeluang menguji beberapa negara Asia Tengah papan atas dengan kans bertemu tim peringkat 18 dunia, Iran, masih terbuka.

Kabarnya, 8 tim akan berpartisipasi di Piala Negara CAFA 2025 termasuk Uzbekistan, Kirgistan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Afghanistan.

Rusia, yang seharusnya berpartisipasi dalam turnamen ini, telah mengundurkan diri, sehingga membuka ruang bagi tim lain untuk berpartisipasi termasuk Malaysia.

Media Malaysia, Makan Bola, ikut bereaksi setelah mendengar kabar bahwa Harimau Malaya berpotensi akan mengikuti CAFA Cup 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka menyoroti Iran selaku tim peringkat kedua di Asia atau ranking 18 dunia yang berpeluang akan menjadi lawan Malaysia di ajang tersebut.

"Negara ke-18 di Dunia (Iran) yang "Menunggu" Harimau Malaya," tulis Makan Bola dalam artikelnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT