News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekjen AFC Akhirnya Turun Gunung Komentari Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026: Akan Tiba Saatnya...

Gerah karena terus mendengar soal isu digantikannya Iran dengan Timnas Indonesia atau negara lain ke Piala Dunia 2026, Sekjen AFC akhirnya beri komentar tegas.
Jumat, 4 Juli 2025 - 21:48 WIB
Sekretaris Jenderal AFC Datuk Seri Windsor Paul John
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal AFC Datuk Seri Windsor Paul John akhirnya buka suara soal isu Iran digantikan oleh sejumlah tim di Piala Dunia 2026 termasuk Timnas Indonesia.

Pihak AFC selaku otoritas tertinggi sepak bola Asia akan langsung bergerak cepat terkait adanya desakan soal dicoretnya Iran dari keikutsertaan di Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sudah tercapai gencatan senjata, namun tetap saja masih ada isu yang menyoroti keikusertaan Iran di Piala Dunia 2026 tahun depan.

Sebelumnya, FIFA hingga AFC didesak untuk berbuat tegas dengan menganulir kelolosan Iran ke Piala Dunia 2026 karena terlibat ketegangan politik di Timur Tengah.

Jika ini terjadi, maka Iran bukanlah negara pertama yang dibanned di level internasional. Sebelumnya, Rusia juga dihukum setelah menginvasi Ukraina.

Lebih parahnya lagi, Iran ternyata dilarang masuk ke teritori Amerika Serikat karena konflik politik ini, meski ada pengecualian terhadap kontingen olahraga.

Selain Amerika Serikat, tuan rumah Piala Dunia 2026 lainnya yakni Kanada juga menolak jika Iran memainkan laga fase grup di negara mereka.

tvonenews

Kondisi ini jelas membuat FIFA harus memutar otak. Bahkan, isu liar berkembang bahwa Iran lebih baik didiskualifikasi dari keikutsertaan mereka di Piala Dunia 2026.

Apabila kemungkinan ini terjadi, AFC bakal mempertimbangkan opsi untuk menambah satu slot lagi untuk negara di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sebelumnya, AFC hanya memberikan jatah kepada dua negara untuk lolos ke Piala Dunia 2026 dari babak keempat. Namun melihat situasi Iran, maka slotnya bisa bertambah.

Timnas Indonesia yang akan tampil di sana jelas punya kesempatan menggantikan Iran bersama Qatar, Irak, UEA, Oman, bahkan Arab Saudi sekalipun.

Sementara itu, berkembangnya isu liar di media terkait desakan agar FIFA mengganti Iran dengan negara lain di Piala Dunia 2026 mendapat respons AFC.

Melalui Sekjen Datuk Seri Windsor Paul John, AFC tampaknya masih menunggu perkembangan politik terlebih dahulu sebelum menentukan nasib Iran.

Menurut AFC, pihaknya saat ini tengah merumuskan solusi apa yang dinilai tepat dalam menangani masalah Iran jelang Piala Dunia 2026.

“Kami pasti akan menemukan solusinya ketika saatnya tiba,“ tegas Sekjen AFC Datuk Seri Windsor Paul John dikutip dari New Straits Times (24/6/2025) silam.

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • PSSI

 

Sehingga kecil kemungkinan jika AFC akan mencoret keikusertaan Iran dari Piala Dunia 2026 dengan negara lain termasuk Timnas Indonesia.

Bukan kali ini saja Iran didesak untuk dicoret dari Piala Dunia. Pada 2022 lalu, negara tersebut juga dilanda masalah yang berkaitan dengan isu perempuan.

Kendati demikian, Presiden FIFA Gianni Infantino ternyata membela Iran sehingga Team Melli bisa berkesempatan mentas di Piala Dunia 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gianni Infantino beralasan bahwa urusan politik tidak ada kaitannya dengan sepak bola yang mempertemukan tim dari dua negara berbeda di dunia.

(han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dukung Hilirisasi Perkebunan, PT SGN Ambil Bagian dalam Gerakan Tanam Serentak

Dukung Hilirisasi Perkebunan, PT SGN Ambil Bagian dalam Gerakan Tanam Serentak

PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) menyatakan dukungannya terhadap program hilirisasi komoditas perkebunan strategis yang dijalankan Kementerian Pertanian RI.
Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Setelah mengetahui adanya indikasi penyelewengan di Badan Gizi Nasional (BGN), Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.
Ada SPPG Terafiliasi Tiga Mantan Pimpinan BGN Sekaligus Tersangka Korupsi MBG, Ini Kata Kejagung

Ada SPPG Terafiliasi Tiga Mantan Pimpinan BGN Sekaligus Tersangka Korupsi MBG, Ini Kata Kejagung

Kejaksaan Agung masih mendalami soal yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terafiliasi tiga tersangka Dadan Hindayana, Sonny Sonjaya, dan Lodewyk Pusung dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026.
Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Unggah Pesan Tajam soal Orang yang Membenci

Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Unggah Pesan Tajam soal Orang yang Membenci

Ruben Onsu unggah momen tahajud di tengah konflik dengan Sarwendah. Ayah Betrand sertakan pesan tajam soal orang yang membenci dan membicarakan di belakang. 
AS Serang Pulau Qeshm, Iran Balas Serang Kuwait dengan Roket, 63 orang Terluka

AS Serang Pulau Qeshm, Iran Balas Serang Kuwait dengan Roket, 63 orang Terluka

Serangan roket dan pesawat nirawak (drone) Iran melukai lebih dari 60 orang di Kuwait, termasuk para penumpang dan staf bandara, kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Kuwait, Abdullah Al-Sanad.
Curhatan Betrand Peto, Sebut Ruben Onsu Sering Direndahkan oleh Orang-Orang di Rumah Sarwendah

Curhatan Betrand Peto, Sebut Ruben Onsu Sering Direndahkan oleh Orang-Orang di Rumah Sarwendah

Betrand Peto ungkap pengalaman pahit saat masih tinggal di rumah Sarwendah. Ia sebut sang ayah, Ruben Onsu, kerap direndahkan di depan dirinya dan adik-adiknya.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Mantan Plt Dirjen Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Muhammad Godam turut diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait dugaan korupsi kepengurusan dokumen keimigrasian di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Timnas Voli Indonesia harus menghadapi agenda internasional 2026 tanpa Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar. Mampukah skuad Merah Putih tetap bersaing?
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT