News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eksklusif: Vitas Males, Eks Pelatih Chelsea Keturunan Sunda yang Diabaikan PSSI namun Kini Panen Pujian dari Media Jepang hingga Eropa

Sempat diabaikan PSSI, salah satu pelatih asal Belanda keturunan Sunda ini justru menjadi sorotan sejumlah media asing dan banjir pujian.
Kamis, 17 Juli 2025 - 19:47 WIB
Vitas Males, Pelatih Keturunan Sunda di Liga Australia
Sumber :
  • instagram.com/vitasibizamales

Jakarta, tvOnenews.com – Sempat diabaikan PSSI, salah satu pelatih asal Belanda keturunan Sunda ini justru menjadi sorotan sejumlah media asing dan banjir pujian.

Dalam beberapa tahun terakhir, Timnas Indonesia memang cukup gencar merekrut para pemain keturunan dari Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teranyar, pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga kemarin, skuad Garuda kedatangan empat pemain naturalisasi baru.

Timnas Indonesia saat hadapi China
Timnas Indonesia saat hadapi China
Sumber :
  • PSSI

 

Mereka adalah Ole Romeny, Joey Pelupessy, Dean James, dan Emil Audero, yang semuanya telah menjalani debut bersama Timnas Indonesia.

Kehadiran para pemain keturunan tersebut tidak hanya menambah kualitas tim, tetapi juga berperan penting membawa Merah Putih lolos ke putaran keempat kualifikasi.

Namun, selain pemain, sebenarnya banyak atlet atau pelaku olahraga berdarah Indonesia di luar negeri yang belum tersentuh radar PSSI.

Salah satunya adalah Vitas Males, mantan pemain yang kini berprofesi sebagai pelatih kiper dan diketahui memiliki garis keturunan Indonesia.

Dalam wawancara bersama tvOnenews.com, pelatih berusia 44 tahun tersebut mengaku memiliki darah Sunda dari pihak ibunya.

“Saya adalah generasi pertama imigran asal Indonesia. Ibu saya berasal dari Bandung, sedangkan ayah saya dari Kroasia,”

Pelatih Kiper Keturunan Bandung, Vitas Males saat di Tottenham
Pelatih Kiper Keturunan Bandung, Vitas Males saat di Tottenham
Sumber :
  • instagram.com/vitasibizamales

 

“Saya lahir di Belanda dan selama 10 tahun terakhir menetap di Australia,” ujar Vitas Males.

“Di sana, saya menjadi pelatih pengembangan kiper tersukses di Asia, pencapaian yang telah diliput oleh berbagai media besar dunia, meskipun belum pernah diberitakan di Indonesia,” jelasnya.

Dilansir dari Transfermarkt, karier Vitas Males sebagai pemain terbilang tidak terlalu mencolok karena hanya memperkuat tim-tim lokal seperti RNK Split, Samsunspor, SV Blerick, serta FC Türkiyemspor sebelum akhirnya pensiun pada 2002.

Namun saat beralih profesi ke dunia kepelatihan, perlahan nama Vitas Males mulai dikenal luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangannya, ia mengaku pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan Mauricio Pochettino saat masih menangani klub-klub besar seperti Chelsea.

“Perjalanan karier saya sebagai pemain tidak mudah. Saya lahir dan besar di desa kecil di selatan Belanda.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Hujan Ringan Hingga Jumat Sore 

BMKG Prakirakan Cuaca Jakarta Hujan Ringan Hingga Jumat Sore 

BMKG memprakirakan  sebagian wilayah DKI Jakarta akan mengalami hujan ringan mulai Jumat siang hingga sore, dengan suhu udara berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius.
Eredivisie Sudah Ketok Palu, Laga NAC Breda vs Go Ahead Eagles Resmi Diputuskan Tak Akan Diulang

Eredivisie Sudah Ketok Palu, Laga NAC Breda vs Go Ahead Eagles Resmi Diputuskan Tak Akan Diulang

Otoritas liga tertinggi Belanda, Eredivisie, resmi mengetuk palu dan menolak tuntutan dari NAC Breda untuk melakukan pertandingan ulang dengan Go Ahead Eagles.
Cuma Duduk Manis di Bangku Cadangan, Elkan Baggott Bikin Langkah Ipswich Town Promosi ke Premier League Makin Mudah

Cuma Duduk Manis di Bangku Cadangan, Elkan Baggott Bikin Langkah Ipswich Town Promosi ke Premier League Makin Mudah

Meskipun kembali jadi dicadangkan sekembalinya dari bela Timnas Indonesia, namun Elkan Baggott justru semakin dekat bawa Ipswich Town promosi ke Premier League.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Trending: Warga Jabar Serbu Akun Samsat, Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Sopir Angkot, KDM Mendadak Minta Maaf

Trending: Warga Jabar Serbu Akun Samsat, Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Sopir Angkot, KDM Mendadak Minta Maaf

Kabar soal Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendominasi perhatian publik. Mulai dari penonaktifan pejabat Samsat hingga permintaan maaf KDM, ini rangkumannya.
5 Weton yang Cintanya Bersemi Indah pada 11 April 2026, Sabtu Kliwon Ada Pertemuan Tak Terduga dengan Si Dia

5 Weton yang Cintanya Bersemi Indah pada 11 April 2026, Sabtu Kliwon Ada Pertemuan Tak Terduga dengan Si Dia

Berikut lima weton yang diramalkan akan mengalami kisah asmara paling manis dan penuh keajaiban di tanggal 11 April 2026.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT