Warga Thailand Berbondong-bondong Tuntut Permintaan Maaf dari Calon Lawan Timnas Indonesia, Mohanad Ali Masih Bungkam
- Instagram/mohanad.ali
āJakarta, tvOnenews.com - Pemain tim nasional Irak, Mohanad Ali, tiba-tiba digeruduk netizen Thailand usai melakukan tekel horor.
āIrak sejatinya merupakan calon lawan Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
āDi tengah-tengah persiapan, Timnas Indonesia justru dikejutkan dengan kabar calon lawannya tersebut.
- X/Iraqnt_en
Ā
āHal itu dikarenakan salah satu pemain Irak, Mohanad Ali secara tiba-tiba digeruduk netizen Thailand.
āMomen tersebut tepatnya terjadi setelah pertandingan Irak menghadapi Thailand di final King's Cup, Minggu (7/9/2025).
āMohanad Ali kedapatan melakukan tekel keras dengan menendang kaki Chanatip Songkrasin di masa injury time.
āHal ini membuat geram para netizen Thailand, yang dengan seketika menggeruduk akun Instagram Mohanad Ali.Ā
āBanyak warga Thailand yang membanjiri kolom komentar akun Instagram Mohannad Ali, @mohanad.ali, dalam unggahan terkininya.
ā"Harus ada permintaan maaf dari Anda, bukan permintaan maaf dari yang lainnya,ā kata akun @souls____. Sejumlah netizen
āSalah satu netizen Thailand bahkan ada yang menyebut jika Mohanad Ali dicap sebagai sosok pemain yang tak terpuji.
- Xiraqnt_en
Ā
āSejumlah netizen Thailand menganggap jika perbuatan Mohanad Ali itu merupakan tindakan yang tak terpuji karena mencederai pemain lawan.
ā"Tindakan Anda tidak adil kepada kolega Anda. Itu tidak adil untuk menendang seperti ini, menyakiti badan kolega. Itu sangat kejam,ā tulis netizen Thailand @boy____.Ā
āāPesepak bola rendah,ā sambung netizen Thailand lainnya dengan akun @_d0r_____.
āSejumlah netizen Indonesia juga terlihat di kolom komentar tersebut, seakan mendukung saudaranya dari Asia Tenggara.
ā"Jika Anda ingin menendang keras lawan Anda, jadilah petarung bela diri, bukan pesepak bola,ā kata @ilham____.
Meskipun telah digeruduk oleh para suporter Thailand, Mohanad Ali masih bungkam soal tindakannya tersebut.
ā(igp/rda)
Load more