News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Muak Martabat Malaysia Diinjak-injak, Ultras Malaya Akhirnya Buka Mulut soal Skandal 7 Pemain Naturalisasi yang Dihukum FIFA: Kami Sangat Marah!

Kelompok suporter Timnas Malaysia, Ultras Malaya, buka suara soal skandal 7 pemain naturalisasi yang dihukum FIFA. Mereka merasa martabat negaranya diinjak-injak.
Kamis, 2 Oktober 2025 - 16:08 WIB
Suporter timnas Malaysia
Sumber :
  • FAM

Jakarta, tvOnenews.com – Kelompok suporter Timnas Malaysia, Ultras Malaya, buka suara soal skandal 7 pemain naturalisasi yang dihukum FIFA. Mereka merasa martabat negaranya diinjak-injak.

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia disanksi FIFA pada Jumat (26/9/2025). Mereka dianggap telah melakukan pemalsuan dokumen tujuh pemain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuh pemain naturalisasi Harimau Malaya itu yakni Gabriel Arrocha, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Brandao, Jon Irazabal dan Hector Hevel.

Para pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Para pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Sumber :
  • FAM

 

Dokumen mereka dinyatakan palsu. Sebelum terbongkar, Facundo Garces cs sudah bermain untuk Malaysia saat melawan Vietnam di babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni 2025.

Akibatnya, FIFA mendenda FAM sebesar CHF 350.000 atau sekira dengan Rp73 miliar. Sementara untuk tujuh pemain masing-masing disanski denda sebesar CHF 2.000 atau setara Rp41 juta.

Selain itu, Rodrigo Holgado dkk dijatuhi sanksi tambahan berupa larangan terlibat dalam semua kegiatan yang berhubungan dengan sepak bola selama 12 bulan. Skandal ini membuat jagat maya ramai.

Baru-baru ini, para pendukung setia Harimau Malaya atau yang lebih dikenal sebagai Ultras Malaya telah menanggapi isu hukuman FIFA terhadap FAM dan 7 pemain naturalisasi di atas.

Ultras Malaya meminta FAM dapat memberikan informasi lebih rinci mengenai skandal ini sesegera mungkin. Sebab, fans Malaysia itu merasa Harimau Malaya telah dipermalukan.

Bahkan, mereka menilai martabat negaranya telah diinjak-injak selama beberapa hari ke belakang. Betapa tidak, skandal tersebut telah merebak ke luar negeri termasuk Indonesia.

Mereka pun menuntut agar Kementerian Dalam Negeri, Tim Sepak Bola Nasional (NPR) dan FAM memberikan penjelasan yang lebih mendalam soal fakta ketujuh pemain naturalisasi di atas.

Suporter Timnas Malaysia
Suporter Timnas Malaysia
Sumber :
  • FA Malaysia

 

"Sudah 4 hari sejak martabat negara & Harimau Malaya diinjak-injak & dipermalukan di panggung internasional, kami menuntut agar pihak yang memberikannya memberikan penjelasan yang jujur ​​tentang apa yang sebenarnya terjadi,” bunyi pernyataan Ultras Malaya, dikutip dari Makan Bola.

“Kami menuntut Kementerian Dalam Negeri dan Tim Sepak Bola Nasional (NPR) untuk memberikan penjelasan apakah proses pengajuan dan kewarganegaraan 7 pemain yang terlibat telah ditangani dengan baik dan menyeluruh,” tambahnya.

Selain itu, mereka juga menuntut FAM untuk memberikan penjelasan tentang kesalahan teknis saat menyerahkan dokumen kepada FIFA. Sebab, alasan kesalahan teknis itu menimbulkan pertanyaan.

“Kami juga menuntut Persatuan Sepak Bola Malaysia untuk memberikan penjelasan tentang kesalahan teknis apa yang terjadi saat menyerahkan dokumen kepada FIFA. Bagaimana hal ini bisa terjadi?,” kata Ultras Malaya.

Lebih jauh, Ultras Malaya menuntut pelapor untuk menjelaskan lebih rinci silsilah para pemain. Mereka juga meminta fans Harimau Malaya bersatu dan FAM dapat memulihkan martabat negara.

“Kami juga menuntut agar CEO atau Wakil CEO Tim Nasional segera mengungkapkan silsilah para pemain yang terlibat,” tulis Ultras Malaya.

Menurut mereka, penjelasan ini penting untuk meredakan berbagai spekulasi yang muncul akibat ambiguitas terkait masalah tersebut. Juga diharapkan dapat sedikit memulihkan citra Malaysia.

"Meskipun kami sangat kecewa dan marah atas kesalahan teknis FAM, kami 100% mendukung upaya FAM untuk mengajukan banding ke FIFA demi memulihkan citra negara dan Harimau Malaya. Kami akan segera mengajarkan kebodohan kesalahan teknis FAM setelah masalah ini terselesaikan," tulis Ultras Malaya dalam sebuah unggahan di situs media sosial tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlepas dari hal itu, Timnas Malaysia akan melanjutkan kiprahnya di kualifikasi Piala Asia 2027. Mereka akan bertanding melawan Laos pada 9 dan 14 Oktober 2025.

(yus)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Jelang Muktamar NU, Gus Miftah Kirim Pesan Keras untuk Pemburu Jabatan

Dalam tulisan berjudul Istana Menghormati Marwah Ulama, Gus Miftah menyebut keputusan PBNU menggelar muktamar di Tambakberas merupakan langkah kembali ke akar sejarah NU.
Viral Ibu 8 Anak Ogah KB padahal Kondisi Ekonomi Buruk, Netizen: Si Bungsu Beratnya Cuma 2 Kilo!

Viral Ibu 8 Anak Ogah KB padahal Kondisi Ekonomi Buruk, Netizen: Si Bungsu Beratnya Cuma 2 Kilo!

Netizen soroti soal video seorang ibu dengan delapan anak di TikTok. Tak hanya itu, mereka juga menyoroti kondisi bayi bungsu yang beratnya hanya dua kilogram.
Aduh! Persib Bandung Resmi Kembali Masuk Daftar Hitam FIFA, Siapa?

Aduh! Persib Bandung Resmi Kembali Masuk Daftar Hitam FIFA, Siapa?

Di penghujung Senin (10/8/2026) malam, FIFA mencantumkan nama Persib Bandung dalam FIFA Ban Registration List. 
Mojtaba Khamenei Akhirnya Muncul

Mojtaba Khamenei Akhirnya Muncul

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei akhirnya muncul ke depan publik. Hal ini terjadi ketika Mojtaba Khamenei bertemu dengan Presiden Masoud Pezeshkian, Minggu (9/8) guna membahas perkembangan situasi ekonomi, militer dan pertahanan Iran terkini.
Menhut: Presiden Prabowo Beri Dukungan Luar Biasa untuk Restorasi Ekosistem

Menhut: Presiden Prabowo Beri Dukungan Luar Biasa untuk Restorasi Ekosistem

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkap dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap upaya restorasi ekosistem di Indonesia.
Pascabencana, Warga Tapteng Tagih Janji Gubernur Sumut Bangun Tanggul Penahan Banjir

Pascabencana, Warga Tapteng Tagih Janji Gubernur Sumut Bangun Tanggul Penahan Banjir

Sejumlah warga korban banjir bandang di Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menagih janji Gubernur Sumatra Utara (Sumut).

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Edisi pertama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 ini akan digelar pada jeda internasional FIFA Matchday, September-Oktober 2026 mendatang.  
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT