News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Italia Sentil Jay Idzes Usai Blunder Sassuolo Kontra Juventus: Dia Menodai Penampilan yang Cukup Baika

Dalam laga melawan Juventus, Jay Idzes tampil selama 89 menit sebelum digantikan Cas Odenthal. Aksi Bang Jay langsung mendapat perhatian dari media Italia
Jumat, 9 Januari 2026 - 19:35 WIB
Media Italia Sentil Jay Idzes Usai Blunder Sassuolo Kontra Juventus Dia Menodai Penampilan yang Cukup Baika
Sumber :
  • Sassuolo

tvOnenews.com - Jay Idzes tak mampu banyak membantu Sassuolo saat menghadapi Juventus pada pekan ke-19 Serie A 2025/2026. 

Bermain di kandang sendiri, MAPEI Stadium, Rabu (7/1/2026) dini hari WIB, tim berjuluk I Neroverdi harus mengakui keunggulan Bianconeri dengan skor telak 0-3. Hasil ini menjadi pukulan bagi Sassuolo yang tengah berusaha menjaga posisi aman di papan tengah klasemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan tersebut juga terasa pahit bagi Jay Idzes secara personal. Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia itu kembali dipercaya sebagai starter, namun satu kesalahan fatalnya justru berujung gol tambahan bagi Juventus. 

Di tengah performa Sassuolo yang menurun, momen ini membuat Idzes menjadi sorotan media Italia, meski secara keseluruhan ia tetap menunjukkan kontribusi penting di lini belakang.

Blunder Jay Idzes yang Jadi Sorotan Media Italia

Dalam laga melawan Juventus, Jay Idzes tampil selama 89 menit sebelum digantikan Cas Odenthal. Berdasarkan catatan Fotmob, pemain berusia 25 tahun itu mencatatkan sembilan aksi bertahan, melepaskan 47 umpan dengan tingkat akurasi mencapai 79 persen. 

Namun, satu kesalahan di babak kedua membuat penampilannya ternodai. Momen krusial itu terjadi pada menit ke-63. Setelah Sassuolo kebobolan gol kedua dari Fabio Miretti di menit ke-62, konsentrasi tim tuan rumah terlihat menurun. 

Jay Idzes yang menguasai bola di sisi kiri lapangan mencoba melakukan back pass ke kiper Arijanet Muric saat berada dalam tekanan Jonathan David.

Sayangnya, umpan tersebut terlalu lemah. Jonathan David dengan cepat memotong bola dan menuntaskannya menjadi gol ketiga Juventus. Aksi ini langsung mendapat perhatian dari media lokal Sassuolo News.

“Dia menodai penampilan yang cukup baik, di mana dia masih berhasil menunjukkan beberapa hal bagus, dengan kesalahan fatal pada gol ketiga yang membuka peluang bagi David, yang sudah lama tidak mencetak gol, dan sepertinya harus mentraktirnya makan malam,” tulis Sassuolo News dalam ulasannya.

Meski begitu, Jay bukan satu-satunya pemain yang tampil buruk. Rekannya, Tarik Muharemovic, bahkan mendapat nilai lebih rendah, yakni 4,5, setelah mencetak gol bunuh diri saat mencoba menghalau tembakan Pierre Kalulu.

Peran Penting Jay Idzes di Sassuolo Musim Ini

Terlepas dari kekalahan melawan Juventus, peran Jay Idzes di Sassuolo musim ini tetap krusial. Sebagai tim promosi Serie A, Sassuolo tampil cukup menjanjikan dan kini berada di posisi ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 23 poin. 

Di bawah arahan pelatih Fabio Grosso, Sassuolo dihuni banyak pemain muda potensial, dan Jay menjadi salah satu pilar utamanya.

Didatangkan dari Venezia pada awal musim, Jay Idzes langsung mengunci tempat di starting eleven. Ia tak pernah absen dalam 18 pertandingan beruntun dan telah mencatatkan total 1.619 menit bermain hingga pekan ke-19 Serie A 2025/2026. 

Rata-rata rating penampilannya berada di angka 6,72, menandakan konsistensi di level tertinggi kompetisi Italia.

Duetnya bersama Tarik Muharemovic sempat menjadi tembok kokoh di jantung pertahanan I Neroverdi. Performa stabil tersebut bahkan membuat Jay mulai dilirik klub-klub besar. 

AC Milan sempat dikabarkan memantau situasinya, sementara Sassuolo disebut siap melepas duet Jay–Tarik dengan harga sekitar 40 juta euro, melonjak jauh dari biaya awal perekrutan yang hanya berkisar 10–11 juta euro.

Sassuolo sebagai Pabrik Talenta dan Pandangan Jay Idzes

Sassuolo dikenal sebagai klub yang memberi ruang besar bagi pemain muda untuk berkembang. Selain Jay Idzes dan Tarik Muharemovic, nama-nama seperti Aster Vranckx, Cristian Volpato, dan Ismael Kone juga tampil menjanjikan musim ini.

Penggiat sepak bola Indonesia, Hanif Thamrin, sempat berbincang dengan Jay Idzes usai laga kontra Juventus. Dalam konten yang diunggah di Instagram, Jay menjelaskan mengapa Sassuolo menjadi tempat ideal bagi pemain berkembang.

“Pertama-tama saya pikir mereka memiliki direktur sepak bola, banyak orang hebat di klub tahu apa yang mereka lakukan. Mereka tahu pemain mana yang akan diambil dan bagaimana menarik mereka,” ujar Jay Idzes.

Ia juga menegaskan bahwa Sassuolo memperlakukan pemain dengan sangat profesional. “Sassuolo bermain di level tertinggi, kami punya fasilitas yang sangat baik, pemain muda yang berkesempatan bermain, tidak selalu seperti itu terutama di Italia,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Jay, filosofi Sassuolo adalah memberi kesempatan, mengembangkan pemain, lalu menjualnya kembali. “Saya pikir ini adalah soal mindset di sini, mereka datang, bermain, dan menjualnya kembali. Jadi mereka memberi kesempatan untuk berkembang dan kami harus membuktikan di lapangan,” tutup Jay.

Usai kekalahan dari Juventus, Jay Idzes dan Sassuolo kini harus bersiap menghadapi ujian berat berikutnya melawan AS Roma (11 Januari 2026) dan sang juara bertahan Napoli (18 Januari 2026). (udn)
 

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Bagaimana Cara Booking Lapangan Padel? Pemula Gak Usah Bingung, Coba Ikuti 5 Cara Ini

Bagaimana Cara Booking Lapangan Padel? Pemula Gak Usah Bingung, Coba Ikuti 5 Cara Ini

Masih bingung bagaimana cara melakukan booking lapangan padel? Coba ikuti step by step di bawah ini!
4 Alasan Mengapa Padel Kini Menjadi Tren dan Mulai Digemari oleh Banyak Orang, Salah Satunya 'Instragramable'!

4 Alasan Mengapa Padel Kini Menjadi Tren dan Mulai Digemari oleh Banyak Orang, Salah Satunya 'Instragramable'!

Tren main padel menunjukkan bahwa olahraga tersebut telah menjadi gaya hidup baru yang inklusif bagi kalangan pengusaha, figur publik, hingga kaum milenial.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo meminta masyarakat tidak terjebak pada narasi yang selalu menggambarkan Indonesia buruk dan tertinggal. Presiden optimis RI mampu menjadi negara maju.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT