News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Akhirnya Angkat Bicara Soal Putusan CAS yang Tangguhakan Sanksi Larangan Bermain 7 Pemain Naturalisasi Bodong Timnas Malaysia

AFC meminta klarifikasi CAS soal risiko pemain diskors tetap tampil saat banding. Putusan 25 Februari bisa berdampak pada hasil laga dan klasemen kompetisi.
Jumat, 30 Januari 2026 - 20:45 WIB
Sekjen AFC asal Malaysia Datuk Seri Windsor John
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) kini bergerak cepat meminta penjelasan resmi dari Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait situasi yang berpotensi menimbulkan kekacauan kompetisi. Permintaan klarifikasi ini difokuskan pada skenario yang bisa terjadi selama masa interim apabila sanksi disipliner pemain pada akhirnya diputuskan berlaku.

Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul, menilai kondisi tersebut membuka celah persoalan hukum sekaligus teknis yang tidak sederhana. Ia menegaskan bahwa klub dan pemain berada dalam posisi berisiko saat tetap berlaga sembari menunggu hasil banding atas hukuman yang sedang diproses.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Windsor, masalah paling krusial justru muncul pada periode sementara, yakni ketika pemain mendapat izin tampil setelah penangguhan eksekusi sanksi. Fase ini dianggap rawan karena status pemain belum sepenuhnya aman secara regulasi.

“Ada risiko signifikan ketika pemain terus bermain di bawah masalah disiplin,” ujarnya dikutip dari media Malaysia, The Stad.

Ia menambahkan bahwa izin bermain sementara bukan jaminan hasil akhir akan berpihak pada pemain tersebut. Dengan keputusan Court of Arbitration for Sport yang dijadwalkan keluar pada 25 Februari, AFC menilai potensi dampaknya sangat luas. Putusan yang merugikan pemain bisa memicu persoalan lanjutan dalam penyelenggaraan kompetisi.

“Jika seorang pemain kalah dalam kasus tersebut setelah bermain selama periode interim itu, hal itu akan menimbulkan masalah praktis bagi penyelenggara,” kata Windsor. 

Situasi ini dinilai dapat memicu perdebatan serius mengenai validitas pertandingan. Ketidakjelasan juga menyentuh aspek hasil laga dan posisi klasemen jika sanksi akhirnya diberlakukan kembali. AFC menilai integritas turnamen bisa dipertanyakan apabila tidak ada kejelasan hukum sejak awal.

“Periode ketidakpastian tidak dapat dihindari begitu penangguhan diberikan,” ujarnya. 

Ia menekankan bahwa kondisi tersebut merupakan konsekuensi dari proses banding itu sendiri. Lebih lanjut, Windsor menegaskan tanggung jawab sepenuhnya berada pada klub dan pemain yang mengambil keputusan. AFC dan penyelenggara kompetisi tidak akan menanggung risiko yang muncul dari penggunaan pemain bermasalah.

“Tanggung jawab selalu berada di pundak klub dan para pemain. Penyelenggara tidak menanggung risikonya,” tegasnya.

Ia juga memastikan tidak akan ada regulasi khusus yang dibuat untuk mengamankan posisi klub. AFC tetap berpegang pada aturan induk yang telah ditetapkan.

“Kami akan mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh AFC dan FIFA. Tidak akan ada peraturan terpisah yang dibuat untuk melindungi klub dari risiko ini,” jelas Windsor.

Sebagai langkah antisipasi, AFC secara resmi telah mengirim surat ke CAS untuk meminta kepastian hukum. Fokus utama adalah dampak pertandingan selama masa interim dan kemungkinan adanya dispensasi terbatas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sampai kita mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu, risikonya sepenuhnya tetap berada pada para peserta,” pungkasnya. 

Dalam konteks regional, Johor Darul Ta'zim menjadi salah satu klub yang terdampak langsung. Tiga pemain mereka, Joao Figueiredo, Hector Hevel, dan Jon Irazabal, masih diperbolehkan tampil di ajang AFC Champions League Elite serta Shopee Cup sambil menunggu putusan akhir. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Ibu Kota. Di saat hari kerja biasanya identik dengan kemacetan, kali ini arus lalu lintas Jakarta justru terlihat lebih “bernapas”. Sejumlah ruas jalan utama yang biasa padat mendadak lengang.
Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyoroti perkembangan tim asuhannya jelang Piala AFF U-17 2026. Ia menilai ada kemajuan signifikan.
Kolaborasi Berlanjut, Bank BJB Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Kolaborasi Berlanjut, Bank BJB Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Bank BJB kembali memperkuat sinergi strategis dengan Mabes TNI melalui penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja sama layanan keuangan yang dilaksanakan di Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (9/4/2026). 
Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Kaget skuad Garuda berpotensi datangkan raksasa dunia untuk laga persahabatan.
Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Babak baru kasus dugaan penipuan dan penggelapan kembali bergulir panas. Bareskrim Polri resmi tahan pendiri sekaligus Direktur PT Dana Syariah Indonesia (DSI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT