Wakil Malaysia di AFC Optimistis Menang di Pengadilan CAS, Untung Bagi Pemain Naturalisasi dan Timnas
- FA Malaysia
Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) yang mengabulkan permohonan penangguhan pelaksanaan hukuman terhadap tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia dinilai sebagai sinyal positif dalam proses banding yang tengah berjalan.
Putusan tersebut memberi harapan besar, tidak hanya bagi para pemain, tetapi juga bagi masa depan Timnas Malaysia. Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John, menyebut bahwa keputusan CAS tersebut merupakan hal yang jarang terjadi.
Berdasarkan pengalamannya selama bertahun-tahun menangani berbagai kasus di AFC, permohonan penangguhan hukuman di CAS umumnya sangat sulit untuk dikabulkan.
"Kalau kita lihat, penangguhan penahanan ini biasanya sangat sulit didapat. Berdasarkan pengalaman saya di AFC, sejak saya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal pada 2015, belum pernah ada satu pun kasus di mana pihak yang mengajukan banding memperoleh penangguhan sementara seperti ini," ujar Windsor dikutip dari laman Berita Harian, Selasa (10/2/2026).
Wakil Malaysia di AFC ini menyebut dalam hampir seluruh kasus yang dibawa ke CAS dan melibatkan keputusan AFC, pihak pemohon penangguhan selalu gagal. O
leh karena itu, dikabulkannya permohonan tujuh pemain Malaysia ini menjadi sebuah preseden yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Namun demikian, Windsor mengingatkan bahwa keputusan penangguhan tersebut belum dapat diartikan sebagai jaminan kemenangan dalam sidang utama. Menurutnya, peluang hasil akhir masih terbuka lebar bagi kedua belah pihak.
"Ini tetap 50-50. Karena ketika CAS memutuskan untuk memberikan penangguhan hukuman, FIFA belum menyampaikan argumen mereka. Saat itu, yang dipertimbangkan baru argumen dari pihak pemain. Sekarang kemungkinan besar FIFA sudah menyampaikan hujah mereka, dan pada 26 Februari nanti, kedua belah pihak , baik pemain dan FIFA akan didengar secara penuh,” jelasnya.
Sebelumnya, pada 26 Januari lalu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengumumkan bahwa CAS mengabulkan permohonan penangguhan hukuman yang diajukan tujuh pemain Timnas Malaysia, yakni Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Dengan keputusan tersebut, hukuman skorsing selama 12 bulan yang dijatuhkan FIFA kepada ketujuh pemain itu ditangguhkan sementara. Artinya, para pemain tetap diperbolehkan melanjutkan karier profesional mereka dan berpartisipasi dalam seluruh aktivitas sepak bola hingga CAS mengeluarkan putusan akhir atas banding yang diajukan.
Load more