News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Malaysia Tolak Bentuk Satgas Selidiki Pemain Naturalisasi Timnas Ilegal

Pemerintah Malaysia menegaskan tidak akan membentuk satuan tugas atau komisi khusus untuk menyelidiki dugaan kewarganegaraan ilegal yang menyeret sejumlah pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Selasa, 24 Februari 2026 - 19:05 WIB
Pemain naturalisasi Timnas Malaysia kontra Timnas Vietnam
Sumber :
  • VFF

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Malaysia menegaskan tidak akan membentuk satuan tugas atau komisi khusus untuk menyelidiki dugaan kewarganegaraan ilegal yang menyeret sejumlah pemain naturalisasi Timnas Malaysia. 

Dalam sidang parlemen, Menteri Dalam Negeri Malaysia, Saifuddin Nasution Ismail, menyampaikan bahwa pembentukan Suruhanjaya Siasatan Diraja (RCI) sebagai satuan tugas untuk penyelidikan pemain naturalisasi ilegal tidak diperlukan saat ini. Pemerintah menilai proses hukum yang sedang berjalan sudah cukup untuk menangani polemik tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sehubungan itu, pihak kementerian berpandangan bahwa tidak perlu ada satuan tugas yang berkaitan dengan isu yang merebak saat ini. Kami memandang proses uundang-undang dan perencanaan oleh pihak berwenang masih berjalan," kata Saifudin dikutip dari laman Malaysia Kini, Selasa (24/2/2026). 

Saifuddin menjelaskan bahwa dugaan pemalsuan dokumen kewarganegaraan pemain naturalisasi sudah dalam proses investigasi aparat berwenang. Penanganan kasus ini melibatkan kepolisian serta Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM).

Menurutnya, pemerintah tidak ingin tumpang tindih proses hukum yang tengah berjalan. Ia menegaskan bahwa mekanisme hukum yang ada harus dihormati hingga tuntas.

Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga telah membentuk komite investigasi internal. Komite itu dipimpin oleh mantan Ketua Hakim Negara, Raus Sharif.

Namun, pada Desember lalu komite tersebut menyatakan keterbatasan kewenangan mereka. Mereka tidak memiliki kuasa untuk meminta dokumen atau memeriksa saksi, sehingga akhirnya merekomendasikan agar FAM membuat laporan polisi.

Kasus ini mencuat setelah badan sepak bola dunia, FIFA, melakukan investigasi mendalam terhadap status kewarganegaraan sejumlah pemain. Hasilnya cukup mengejutkan publik sepak bola Asia Tenggara.

FIFA dalam pernyataannya, mendapati tujuh naturalisasi, Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Manchuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel telah menjadi warga negara Malaysia dengan menggunakan dokumen palsu.

Badan induk bola sepak dunia itu mendapati akta kelahiran dari kakek atau nenek pemain tersebut dilahirkan di Malaysia adalah palsu, dengan ciri-ciri yang ckup jelas. FIFA pun mengeluarkan bukti bahwa tujuh pemain naturalisasi itu tak memiliki darah Malaysia. 

Menariknya, polemik terbesar yang dipermasalahkan oleh FIFA adalah bahasa Malaysia yang tak bisa dikuasai para pemain. Hal ini menimbulkan polemik dii tengah publik Malaysia karena ada syarat wajib lulus berbahasa Malaysia untuk mendapatkan paspor Malaysia. 

Sebelumnya, Saifuddin pernah menyampaikan di parlemen pada Oktober lalu bahwa para pemain memiliki pemahaman dasar bahasa Melayu. Ia juga mengakui menggunakan diskresi menteri untuk mengecualikan syarat masa tinggal minimal 10 tahun sebelum memperoleh kewarganegaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini sengketa tersebut telah masuk ke ranah internasional. Perkara ini tengah diproses di Court of Arbitration for Sport (CAS).

CAS sebelumnya sempat mencabut sementara larangan bermain terhadap tujuh pemain tersebut. Keputusan final masih dinantikan dan akan menjadi penentu masa depan status mereka di kancah sepak bola internasional.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sindikat Penyelundupan Komodo Terbongkar di Surabaya, Dijual hingga Rp500 Juta per Ekor

Sindikat Penyelundupan Komodo Terbongkar di Surabaya, Dijual hingga Rp500 Juta per Ekor

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur berhasil mengungkap sindikat perdagangan gelap satwa endemik Indonesia yang akan diselundupkan ke luar negeri.
Orang Kepercayaan Max Verstappen Resmi Menyebrang ke McLaren, Red Bull Langsung Buka Suara dengan Bilang...

Orang Kepercayaan Max Verstappen Resmi Menyebrang ke McLaren, Red Bull Langsung Buka Suara dengan Bilang...

Kabar besar datang dari paddock tim Red Bull setelah salah satu orang kepercayaan Max Verstappen dipastikan meninggalkan tim.
Evakuasi WNI dari Iran Berlanjut, 45 Orang Dipulangkan Bertahap Imbas Konflik Timur Tengah

Evakuasi WNI dari Iran Berlanjut, 45 Orang Dipulangkan Bertahap Imbas Konflik Timur Tengah

Kemlu RI evakuasi 45 WNI dari Iran secara bertahap imbas konflik Timur Tengah. Kloter pertama sudah tiba, ratusan WNI masih bertahan.
Singgung Pentingnya Mendorong Kedaulatan Informasi Digital, Ibas: Diperlukan Standar Kualitas Tinggi

Singgung Pentingnya Mendorong Kedaulatan Informasi Digital, Ibas: Diperlukan Standar Kualitas Tinggi

Wakil Ketua MPR RI Ibas menegaskan pentingnya memperkuat kedaulatan informasi di era digital melalui kolaborasi pemerintah, media, dan platform digital
Tersangka Meninggal Dunia, Polresta Malang Kota Terbitkan SP3 untuk Seluruh Perkara Yai Mim

Tersangka Meninggal Dunia, Polresta Malang Kota Terbitkan SP3 untuk Seluruh Perkara Yai Mim

Polresta Malang Kota secara resmi menghentikan seluruh proses hukum yang menjerat Imam Muslimin alias Yai Mim setelah yang bersangkutan meninggal dunia pada Senin (13/04/2026).
Berkaca dari Lucinta Luna, Buya Yahya Bicara Nasib Sudah Dioperasi Jadi Wanita Kembali ke Kodrat sebagai Pria

Berkaca dari Lucinta Luna, Buya Yahya Bicara Nasib Sudah Dioperasi Jadi Wanita Kembali ke Kodrat sebagai Pria

Buya Yahya membicarakan nasib Lucinta Luna yang sudah memutuskan taubat meski telah sulit mengembalikan fisik dan alat kelamin yang sudah diubah menjadi wanita.

Trending

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes hingga Ole Romeny Diizinkan FIFA Main, Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia pun bak "ketiban durian runtuh" dengan sederet privilese yang membuat jalan mereka menuju juara di FIFA ASEAN Cup terasa seperti jalan tol.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Semarang: Kesempatan Terakhir Megawati Hangestri Menuju Grand Final

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Semarang, di mana pekan ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi Megawati Hangestri dan kawan-kawan untuk mengamankan tiket menuju babak grand final.
Terima Kasih Vietnam, Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi

Terima Kasih Vietnam, Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17 2026 jika Skenario Ini Terjadi

Timnas Indonesia U-17 bisa memastikan diri lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026 setelah pertandingan melawan Malaysia. Hal itu akan melibatkan raihan Vietnam.
Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Reaksi Berkelas Calvin Verdonk Usai Lille Tekuk Lutut Toulouse 4-0, Sampai Diteriaki Suporter Indonesia: Hey Calvin, Persib Bandung!

Momen hangat terjadi setelah pertandingan antara Lille dan Toulouse dalam lanjutan Ligue 1, Minggu (12/4/2026). Calvin Verdonk, menghampiri sekelompok suporter asal Indonesia
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Jadwal Piala AFF U-17 2026 Malam Ini: Thailand Bisa Dahului Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal

Jadwal Piala AFF U-17 2026 Malam Ini: Thailand Bisa Dahului Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal

Piala AFF U-17 2026 kembali bergulir pada Rabu (15/4/2026) malam ini WIB. Thailand bisa jadi lolos lebih dulu ke babak semifinal ketimbang Timnas Indonesia U-17.
Reaksi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi usai Korlantas Polri Putuskan Bayar Pajak Perpanjang STNK Tanpa KTP Berlaku Nasional

Reaksi Gubernur Jabar Dedi Mulyadi usai Korlantas Polri Putuskan Bayar Pajak Perpanjang STNK Tanpa KTP Berlaku Nasional

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bahagia Korlantas Polri menetapkan pembayaran pajak kendaraan pepanjang STNK tanpa KTP pemilik pertama berlaku nasional.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT