News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

9 Negara Tolak Tampil di Putaran Final Piala Dunia, Jerman dan Iran Jadi yang Terbaru?

Sebanyak sembilan negara sudah pernah menolak tampil di putaran final Piala Dunia. Mungkinkah Jerman dan Iran menjadi yang terbaru pada pentas Piala Dunia 2026?
Senin, 2 Maret 2026 - 12:13 WIB
Timnas Iran terancam dicoret dari Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

Jakarta, tvOnenews.com -  Sebanyak sembilan negara sudah pernah menolak tampil di putaran final Piala Dunia. Mungkinkah Jerman dan Iran menjadi yang terbaru pada pentas Piala Dunia 2026?

Penyelenggaraan putaran final Piala Dunia 2026 kini menjadi dipertanyakan seiring dengan tensi pantas di Timur Tengah. Serangan misil AS ke Teheran telah berujung kepada tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi ini berdampak kepada berbagai aspek kehidupan, tak terkecuali sepak bola. Terlebih, dengan Piala Dunia 2026 akan dihelat di Amerika Serikat bersama Kanada dan Meksiko sebagai tuan rumah pendamping.

Sudah ada 42 tim yang lolos dan Iran merupakan salah satunya. Namun, Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) mempertimbangkan pengunduran diri dari kompetisi.

"Dengan apa yang terjadi hari ini dan dengan serangan dari Amerika Serikat, sepertinya kita tidak bisa menantikan Piala Dunia, tetapi para petinggi olahraga lah yang harus memutuskan hal itu," kata Ketum FFIRI Mehdi Taj, Sabtu (28/2/2026), sebagaimana dilansir dari media Spanyol, Marca.

Lebih lanjut, tak hanya Iran, Jerman juga mengindikasikan boikot terhadap putaran final Piala Dunia 2026, sebagaimana dilansir media Inggris Give Me Sport. Hal itu merupakan dampak dari penerapan tarif Presiden AS, Donald Trump.

“Persiapan menuju Piala Dunia FIFA 2026 telah diwarnai kontroversi, dan ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif pada negara-negara tertentu sebelumnya telah menimbulkan keraguan tentang partisipasi Jerman, sementara serangan militer baru-baru ini dapat menyebabkan Iran menarik diri dari kompetisi tersebut,” sebagaimana dilansir dari Give Me Sport.

Pada Januari 2026 lalu, politisi Jerman bernama Jurgen Hardt mengatakan kepada Bild mengenai kemungkinan Timnas Jerman mundur dari Piala Dunia 2026. Selain itu, tindakan Donald Trump yang ingin mengakuisisi Greenland dari Denmark juga dinilai bisa menjadi penyebab Jerman mundur.

Sejatinya, jika Iran dan Jerman memboikot Piala Dunia 2026, maka mereka bukan yang pertama. Di sepanjang sejarah, sudah ada sembilan negara yang menolak tampil di Piala Dunia meski lolos atau diundang.

Uruguay menjadi negara pertama yang menolak pada edisi kedua turnamen ini, yaitu pada 1934. Padahal, mereka merupakan juara bertahan pada saat itu.

Mereka melakukan protes untuk pagelaran turnamen yang pada saat itu digelar di Italia, yang pada akhirnya menjadi juara. Itu merupakan dampak dari penolakan sejumlah negara Eropa pada tahun 1930 silam.

Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia juga menolak tampil di Piala Dunia pada saat itu. Mereka menilai bahwa kejuaraan domestik mereka lebih penting dan prestisius pada saat itu.

Di tahun 1938, Argentina menyusul Uruguay untuk menolak tampil di Piala Dunia yang digelar di Prancis. Timnas Italia kembali menjadi juara pada saat itu.

Sedangkan di tahun 1950, India menolak untuk bermain di Piala Dunia karena pada saat itu para pemain mereka hanya bermain sepak bola tanpa sepatu. Di tahun yang sama, Turki juga menolak bermain karena turnamen digelar di Amerika Selatan dan itu terlalu jauh bagi mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Negara terakhir alias kesembilan yang memboikot Piala Dunia adalah Uni Soviet (USSR) pada tahun 1974 silam. Mereka didiskualifikasi setelah menolak bermain untuk leg kedua melawan Chile di kualifikasi Piala Dunia 1974 pada November 1973.

Mereka menolak bermain di Estadio Nacional di Santiago, Chikle, sesaat setelah pemerintahan sebelumnya, yang dipimpin oleh sosialis Salvador Allende, dikudeta oleh militer yang dibeking CIA, sebagaimana laporan dari Give Me Sport. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Abu Janda, Gubernur KDM Respons Keras Pernyataan Pelabelan Jawa Barat Disebut Provinsi Barbar

Gara-gara Abu Janda, Gubernur KDM Respons Keras Pernyataan Pelabelan Jawa Barat Disebut Provinsi Barbar

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) membantah pernyataan viral Permadi Arya alias Abu Janda yang melabelkan Provinsi Jawa Barat dan Sumbar diisi orang barbar.
Dedi Mulyadi Terkenal sampai Papua, Warga Kampung Tobati Akui Sering Nonton Video Viral KDM

Dedi Mulyadi Terkenal sampai Papua, Warga Kampung Tobati Akui Sering Nonton Video Viral KDM

Dedi Mulyadi terkenal sampai Papua, warga Kampung Tobati mengaku sering nonton video KDM yang viral.
Profil Nanik S Deyang Kepala BGN yang Baru, Gantikan Dadan Hindayana

Profil Nanik S Deyang Kepala BGN yang Baru, Gantikan Dadan Hindayana

Berikut profil Nanik S Deyang yang ditunjuk sebagai Kepala BGN yang baru gantikan Dadan Hindayana, jejak karier hingga riwayat pendidikan.
Sering Tak Disadari, Kaheksia Bisa Menghambat Keberhasilan Pengobatan Kanker

Sering Tak Disadari, Kaheksia Bisa Menghambat Keberhasilan Pengobatan Kanker

Perkembangan rumah sakit kanker di Indonesia semakin mendekati standar global. Namun, para ahli mengingatkan bahwa kaheksia atau malnutrisi pada pasien kanker
John Herdman Full Senyum, Hal Ini akan Terjadi jika Timnas Indonesia Bisa Mengalahkan Oman di FIFA Matchday 5 Juni 2026

John Herdman Full Senyum, Hal Ini akan Terjadi jika Timnas Indonesia Bisa Mengalahkan Oman di FIFA Matchday 5 Juni 2026

Lantas, apa yang terjadi jika Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Oman pada 5 Juni 2026 mendatang di laga persahabatan FIFA Matchday? Berikut penjelasannya.
Kanker Ovarium "The Silent Killer": Kesadaran Riwayat Keluarga Jadi Kunci Pencegahan bagi Perempuan

Kanker Ovarium "The Silent Killer": Kesadaran Riwayat Keluarga Jadi Kunci Pencegahan bagi Perempuan

Kanker ovarium masih menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar bagi kaum perempuan di Indonesia. 

Trending

Mensesneg Bocorkan Penyebab Utama Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana

Mensesneg Bocorkan Penyebab Utama Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana

Baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Seperti diketahui, BGN adalah
Komentar Menohok Dasco Terkait Pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana, Singgung Tata Kelola dan Kerjasama

Komentar Menohok Dasco Terkait Pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana, Singgung Tata Kelola dan Kerjasama

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad lontarkan komentar menohok usai Dadan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto dari jabatan Kepala BGN. Selain itu Dasco
Ditanya soal Pencopotan Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Irma Suryani: Saya Sudah Wanti-wanti dari Awal

Ditanya soal Pencopotan Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Irma Suryani: Saya Sudah Wanti-wanti dari Awal

Pencopotan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN, ternyata menyedot perhatian publik hingga menuai komentar elite politik, seperti Anggota Komisi IX DPR RI, Irma
PNJ Angkat Bicara Terkait Mahasiswa Sesama Jenis Kepergok Ciuman: Ditindak Tegas

PNJ Angkat Bicara Terkait Mahasiswa Sesama Jenis Kepergok Ciuman: Ditindak Tegas

Baru-baru ini ramai di media sosial, terkait kasus mahasiswa sesama jenis kepergok ciuman di lingkungan kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Sontak insiden
Mengintip Sepak Terjang Dadan Hindayana Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN

Mengintip Sepak Terjang Dadan Hindayana Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN

Usai dicopot Presiden Prabowo dari jabatannya sebagai Kepala BGN. Kini, sebagian publik penasaran dengan sepak terjang mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana di
Daftar Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk AVC Women's Cup 2026: Tandem Megawati Hangestri di JPE Dicoret

Daftar Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk AVC Women's Cup 2026: Tandem Megawati Hangestri di JPE Dicoret

Daftar susunan pemain Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Women's Cup 2026, di mana terdapat dua nama yang dicoret termasuk tandem Megawati Hangestri di Jakarta Pertamina Enduro.
Usai Copot Dadan Hindayana, Presiden Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru

Usai Copot Dadan Hindayana, Presiden Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru

Presiden Prabowo Subianto langsung menunjuk tiga pimpinan baru setelah mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT