News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bikin Laga Makin Cepat dan Panas, FIFA Resmi Rombak Peraturan Permainan Dunia

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) secara resmi menyetujui serangkaian perubahan signifikan terhadap Peraturan Permainan yang akan mulai berlaku pada musim 2026/27
Selasa, 3 Maret 2026 - 23:49 WIB
Presiden FIFA, Gianni Infantino
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden

Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) secara resmi menyetujui serangkaian perubahan signifikan terhadap Peraturan Permainan yang akan mulai berlaku pada musim 2026/27.

Keputusan ini diambil melalui Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional atau International Football Association Board (IFAB) dalam pertemuan tahunan ke-140 yang digelar di Wales.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut pengumuman resmi, amandemen tersebut merupakan bagian dari upaya komprehensif untuk meningkatkan tempo pertandingan, meminimalkan kontroversi perwasitan, serta memastikan penerapan aturan yang lebih konsisten di seluruh kompetisi dunia.

IFAB menegaskan bahwa regulasi baru ini dirancang untuk menstandarisasi pengambilan keputusan wasit dan menghindari hukuman yang dinilai tidak lagi mencerminkan kejadian sebenarnya di lapangan.

Tak Ada Kartu Kuning Jika Gol Tercipta Usai Advantage

Salah satu perubahan paling krusial menyangkut penerapan aturan “keuntungan” (advantage).

Dalam aturan terbaru, jika wasit memberikan keuntungan kepada tim penyerang setelah terjadi pelanggaran yang berpotensi menggagalkan peluang emas, lalu tim tersebut berhasil mencetak gol, maka pemain bertahan tidak lagi otomatis menerima kartu kuning.

Sebelumnya, meski gol tercipta, wasit tetap diwajibkan mengeluarkan kartu kuning kepada pelaku pelanggaran. Aturan lama ini kerap memicu perdebatan karena dianggap berlebihan dan tidak sejalan dengan hasil akhir situasi tersebut.

Dengan penyesuaian ini, IFAB berharap keputusan wasit menjadi lebih proporsional dan sesuai dengan dinamika pertandingan.

Hitungan Mundur 5 Detik untuk Cegah Ulur Waktu

Untuk mengatasi praktik mengulur waktu, wasit kini diwajibkan menggunakan hitungan mundur lima detik yang ditampilkan secara jelas saat tim terlalu lama mengeksekusi lemparan ke dalam atau tendangan gawang.

Jika hitungan mundur habis dan bola belum dimainkan, maka:

  • Lemparan ke dalam akan diberikan kepada tim lawan apabila terjadi penundaan disengaja.
  • Tendangan gawang yang tertunda akan berujung pada tendangan sudut bagi tim lawan.

Langkah ini diyakini akan berdampak besar, terutama pada menit-menit akhir pertandingan ketika tim yang unggul kerap mencoba memperlambat tempo laga.

Aturan Pergantian Pemain dan Cedera Diperketat

IFAB juga memperketat regulasi terkait pergantian pemain dan penanganan cedera.

Beberapa poin penting dalam aturan baru tersebut antara lain:

  • Pemain yang digantikan wajib meninggalkan lapangan dalam waktu 10 detik.
  • Jika tidak dipatuhi, pemain pengganti baru boleh masuk satu menit setelah kick-off dilanjutkan.

Pemain yang menyebabkan penghentian sementara karena cedera harus keluar lapangan dan hanya boleh kembali paling cepat satu menit setelah pertandingan dimulai kembali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan paket perubahan ini, FIFA berharap pertandingan sepak bola menjadi lebih cepat, adil, dan minim polemik.

Musim 2026/27 pun dipastikan akan menjadi era baru dalam penerapan hukum permainan, dengan fokus utama pada efisiensi waktu dan konsistensi keputusan wasit di seluruh dunia.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Ambil Keputusan Tegas soal Jalan Rusak Parah di Sukabumi, Tak akan Cair Anggarannya kalau Masih Begini

Dedi Mulyadi Ambil Keputusan Tegas soal Jalan Rusak Parah di Sukabumi, Tak akan Cair Anggarannya kalau Masih Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memberikan pernyataan tegas soal anggaran perbaikan jalan provinsi yang rusak parah di Sukabumi. Tegaskan soal anggaran.
Skandal Pungli ESDM Jatim, 19 Pegawai Kembalikan Duit Rp707 Juta dan Fortuner Hitam ke Kejati

Skandal Pungli ESDM Jatim, 19 Pegawai Kembalikan Duit Rp707 Juta dan Fortuner Hitam ke Kejati

Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkembang. 
Harga Gas Elpiji Nonsubsidi Naik, Dedi Mulyadi Ajak Warga Olah Kotoran Sapi Jadi Biogas hingga Manfaatkan Kayu Bakar

Harga Gas Elpiji Nonsubsidi Naik, Dedi Mulyadi Ajak Warga Olah Kotoran Sapi Jadi Biogas hingga Manfaatkan Kayu Bakar

Harga gas Elpiji nonsubsidi naik sejak 18 April 2026. Di Jawa Barat gas Elpiji 12 kilogram naik menjadi Rp228.000 per tabung dan gas Elpiji 5,5 kilogram naik menjadi Rp107.000 per tabung.
Rupiah Menguat ke 17.281 di Tengah Buntunya Perundingan Iran-AS & Utang Jatuh Tempo RI

Rupiah Menguat ke 17.281 di Tengah Buntunya Perundingan Iran-AS & Utang Jatuh Tempo RI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) disebut masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini.
Namanya Jawa Banget, tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Eropa Rp26 Miliar Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Namanya Jawa Banget, tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Eropa Rp26 Miliar Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Nama Neraysho Kasanwirjo belakangan kembali mencuri perhatian supporter Timnas Indonesia. Bek Eropa Rp26 miliar jebolan Ajax Amsterdam ini tak masuk radar PSSI?
2 Faktor yang Bisa Untungkan Marc Marquez Jelang MotoGP Spanyol 2026: Nomor 1 Paling Krusial

2 Faktor yang Bisa Untungkan Marc Marquez Jelang MotoGP Spanyol 2026: Nomor 1 Paling Krusial

Berikut dua faktor yang akan menguntungkan Marc Marquez jelang tampil di MotoGP Spanyol 2026 akhir pekan ini.

Trending

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), gencar melakukan upaya besar untuk mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi. 
Mengenal Reno Munz, Bek Rp26 Miliar yang Bakal Jadi Saingan Jay Idzes hingga Rizky Ridho di Timnas Indonesia

Mengenal Reno Munz, Bek Rp26 Miliar yang Bakal Jadi Saingan Jay Idzes hingga Rizky Ridho di Timnas Indonesia

Lantas, seperti apa profil Reno Munz, pemain Bundesliga 2 yang siap dinaturalisasi untuk bermain bersama Timnas Indonesia? Simak penjelasannya di bawah ini.
Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April, menyuguhkan laga perdana partai puncak dari sektor putra dan putri yang digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta.
5 Fakta Menarik Taisei Marukawa yang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

5 Fakta Menarik Taisei Marukawa yang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Taisei Marukawa berpeluang dinaturalisasi Timnas Indonesia. Simak fakta menarik winger Jepang ini, dari syarat residency hingga perannya di skuad John Herdman.
Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Megawati Hangestri yang sebelumnya digadang-gadang bakal kembali meramaikan liga voli Korea Selatan justru dikabarkan tak lagi menjadi prioritas klub-klub peserta
Tak Ingin Bertele-tele, Pengacara Jusuf Kalla Skak Rismon soal Kasus Ijazah Jokowi: Simple, Sebut Saja Siapa Pendananya

Tak Ingin Bertele-tele, Pengacara Jusuf Kalla Skak Rismon soal Kasus Ijazah Jokowi: Simple, Sebut Saja Siapa Pendananya

Dalam kasus ijazah mantan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Pengacara Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) Abdul Haji Talaohu tak ingin bertele-tele. Ia langsung
Dedi Mulyadi Jumpai Pemuda Sakit Kronis Tetap Cari Nafkah, Langsung Beri Tambahan Modal dan Sepeda Listrik

Dedi Mulyadi Jumpai Pemuda Sakit Kronis Tetap Cari Nafkah, Langsung Beri Tambahan Modal dan Sepeda Listrik

​​​​​​​Dedi Mulyadi bertemu pemuda sakit kronis yang tetap jualan jamur keliling. Terharu melihat perjuangannya, ia beri modal hingga Rp4 juta dan sepeda listrik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT