Sekjen AFC Klaim Pemain Naturalisasi Ilegal Tak Bisa Bela Lagi Timnas Malaysia
- Instagram/FAM
Jakarta, tvOnenews.com - Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menolak banding terhadap saksi FIFA pada pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Sekretaris Jenderal AFC Datuk Seri Windsor Paul John memastikan tujuh pemain tersebut tidak bisa lagi membela Timnas Malaysia.
CAS hanya merevisi sanksi tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia dari awalnya larangan beraktivitas di sepak bola dalam 12 bulan menjadi hanya larangan tampil di pertandingan resmi dengan durasi waktu yang sama.
Sisanya, CAS menetapkan Federasi Sepak Bola Malaysia bersalah dan tetap memberikan sanksi FIFA untuk FA Malaysia dan tujuh pemain Timnas Malaysia tersebut.
Hal ini membuat tujuh pemain ini, Hector Hevel, Imanol Machuca, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Gabriel Palmero dipastikan menepi setelah mendapatkan keringanan dari CAS untuk tetap bertanding sebelum keputusan akhir dari CAS diumumkan.
Artinya, setelah diumumkan, tujuh pemain naturalisasi ini dipastikan tak bisa lagi membela Timnas Malaysia setelah periode hukuman tersebut selesai.
"Saat ini, setelah hukuman 12 bulan selesai, kemungkinan besar ketujuh pemain tersebut tidak akan lagi dapat bermain dengan skuad Harimau Malaya sesuai dengan keputusan yang telah ditetapkan oleh CAS," kata Sekjen AFC dikutip dari laman Harian Metro.
Saat ini AFC tengah menantikan keputusan sidang akhir Komite Disiplin dan Etik AFC untuk sanksi bagi tujuh pemain Timnas Malaysia.
Sebelumnya, pengacara bidang olahraga Nik Erman Nik Roseli menjelaskan bahwa para pemain tersebut tidak bisa mewakili Malaysia di ajang internasional bahkan setelah hukuman mereka selesai.
"Para pemain ini hanya bisa berjersey Timnas Malaysia jika mereka telah berada di sini (Malaysia) selama lima tahun melalui proses naturalisasi penuh," kata Nik Erman.
Load more