CEO Timnas Malaysia Kecewa Keputusan CAS, Sebut 7 Pemain Naturalisasi Tak Layak Dihukum
- Instagram - Malaysia NT
Jakarta, tvOnenews.com - CEO Timnas Malaysia, Rob Friend kecewa atas keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) untuk tetap memberikan hukuman pada tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang terbukti ilegal.
CAS memutuskan untuk FA Malaysia tetap mendapatkan sanksi FIFA. CAS hanya merevisi sanksi untuk tujuh pemain Timnas Malaysia yang terbukti ilegal dari awalnya larangan beraktivitas 12 bulan di sepak bola menjadi larangan tampil di ajang resmi selama 12 bulan.
Bagi CEO Timnas Malaysia, Rob Friend, tujuh pemain Timnas Malaysia tersebut tak layak mendapatkan hukuman apalagi dengan 'mematikan' karir para pemain tersebut.
"Kami kecewa dengan keputusan dari Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), meskipun sanksi yang dijatuhi telah dikurangi," kata Rob Friend dikutip dari laman resmi Timnas Malaysia, dikutip Senin (9/3/2026).
Rob Friend mengakui pihaknya selama ini mengusahakan agar para pemain ini mendapatkan sanksi seringan-ringannya karena mereka telah menjalani pekerjaannya dengan profesional.
"Berdasarkan argumen yang disampaikan, kami yakin ada alasan kuat untuk hasil yang berbeda dan para pemain telah bekerja dengan profesional dan integritas selama proses ini berlangsung," katanya.
Rob Friend pun mengakui sanksi yang dijatuhkan FIFA yang kemudian dikuatkan oleh CAS adalah sanksi yang berlebihan. Karena sanksi larangan bermain selama 12 bulan lebih berat dibandingkan dengan kasus serupa yang terjadi sebelumnya.
"Menurut pandangan kami, sanksi yang dijatuhkan pada para pemain tetap berlebihan dan tampak tidak proporsional jika dibandingkan dengan beberapa kasus sebelumnya yang melibatkan keadaan serupa, di mana penangguhan penuh dari aktivitas sepak bola tidak dijatuhkan" katanya.
Rob Friend menyebut masa ini menjadi masa-masa yang sulit bukan hanya untuk para pemain tapi juga klub. Apalagi klub tidak memiliki andil atas kasus tersebut.
"Ini merupakan periode sulit bagi para pemain dan klub mereka, yang telah mendukung mereka selama ini meskipun tidak terlibat dalam masalah yang mendasarinya," katanya.
Saat ini, fokus Timnas Malaysia adalah menghadapi laga terakhir di Kualifikasi Piala Asia 2027 dengan melawan Vietnam. Siapapun yang menang di pertandingan ini pun akan menyusul Timnas Indonesia di Piala Asia 2027.
"Tanggung jawab kami sekarang adalah untuk berdiri teguh di belakang para pemain, fokus pada pertandingan mendatang melawan Vietnam, dan memastikan bahwa sepak bola Malaysia akan lebih kuat dan bersatu dengan pengalaman ini," tutupnya. (hfp)
Load more