Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Lucu Piala Dunia 2026: Kapten Timnas Iran Ungkap Kartel Narkoba di Meksiko Batal Rampok Gegara Dirinya Orang Iran

Kapten Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Alireza Jahanbakhsh menceritakan kisah lucu batal dirampok oleh kartel narkoba bersenjata dan bertopeng di Meksiko.
Jumat, 12 Juni 2026 - 22:04 WIB
Kapten Timnas Iran, Alireza Jahanbakhsh
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, tvOnenews.com - Serba serbi Piala Dunia 2026 tidak hanya menimbulkan berbagai polemik, tetapi juga mengundang cerita lucu yang datang dari Timnas Iran.

Di awal Piala Dunia 2026, kapten Timnas Iran, Alireza Jahanbakhsh membagikan cerita lucu dialami dirinya viral di media sosial. Hal ini mengingat Team Melli kini bermarkas di Tijuana, Meksiko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapten Timnas Iran itu mengisahkan pengalaman menegangkan saat dihadang oleh kartel narkoba di Meksiko. Tujuan anggota kelompok bersenjata itu untuk melakukan perampokan.

Berdasarkan cerita dituangkan dalam Al Jazeera, Jahanbakhsh terkejut dirinya batal dirampok. Alasannya lantaran kartel bertopeng tersebut mengetahui dirinya warga negara Iran.

"Kartel dan mafia (Meksiko) menyukai orang Iran, saya bersumpah. Saya tidak tahu kenapa, dia (temannya Alireza Jahanbakhsh) tidak menjelaskan alasannya," ujar Jahanbakhsh dikutip tvOnenews.com dari Al Jazeera, Jumat (12/6/2026).

Detik-detik Kapten Timnas Iran Batal Dirampok Kartel di Meksiko

Jahanbakhsh kemudian menjelaskan awal mula peristiwa tersebut. Jauh sebelum perhelatan Piala Dunia 2026, ia dan seorang rekannya bernama Benyamin pernah berkunjung ke Meksiko.

Kapten Team Melli itu pun melakukan perjalanan dengan menggunakan mobil setelah tiba di Meksiko. Ia dan Benyamin kebetulan ingin menuju Tulum.

Di tengah perjalanan, Jahanbakhsh dan rekannya dihadapi momen menegangkan. Para anggota kartel bersenjata yang menggunakan topeng tiba-tiba datang menghadang mereka.

Jahanbakhsh mengaku dirinya tidak hanya dicegat. Ia dan rekannya didesak untuk keluar dari mobil dan langsung digeledah oleh kelompok topeng bersenjata.

Mereka tampaknya sudah mengetahui akan ada momen berbahaya. Keduanya memutuskan tidak membawa barang-barang yang nilainya berharga ketika bepergian selama di Meksiko.

Jahanbakhsh dan rekannya bahkan hanya bermodalkan kartu ATM. Selain itu, mereka membawa uang tunai sekitar 30-40 euro yang dikonversikan ke rupiah sekitar Rp621,930.85.

Jahanbakhsh dan rekannya pun digeledah. Menariknya, ia tidak mengerti apa yang dimaksud lantaran kelompok bersenjata tersebut menggunakan bahasa Spanyol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka mengatakan kepada kami, 'kami menginginkan segini banyak uang', tapi kami tidak mengerti seberapa banyak," tuturnya.

Di momen ini, satu anggota kartel narkoba yang mengenakan topeng bertanya kepadanya. Pertanyaan tersebut tidak lepas mengenai identitas Jahanbakhsh dan Benyamin.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pernah 10 Tahun Jadi Penyidik KPK, Ini Profil Kajati Sumut yang Masuk Tim Penyidik khusus Kasus Eks Jampidsus

Pernah 10 Tahun Jadi Penyidik KPK, Ini Profil Kajati Sumut yang Masuk Tim Penyidik khusus Kasus Eks Jampidsus

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Rizaldi mengatakan Muhibuddin dipercaya menjalankan tugas tersebut secara profesional sesuai amanah yang diberikan Kejaksaan Agung.
KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli di Kasus Kuansing

KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli di Kasus Kuansing

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memilih untuk tidak menindaklanjuti laporan penolakan gratifikasi yang dilayangkan Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni.
Febrie Adriansyah Dituding Terima Uang dari Konglomerat Tan Kian, Ini Kata Hotman Paris

Febrie Adriansyah Dituding Terima Uang dari Konglomerat Tan Kian, Ini Kata Hotman Paris

Menurut Hotman, apabila Tan Kian benar memberikan suap kepada Febrie Adriansyah, maka seharusnya pengusaha tersebut menjadi tersangka.
KPK Hormati Putusan Hakim Untuk John Field Cs: Yang Penting Dinyatakan Sah Lakukan Suap ke Penyelenggara Negara

KPK Hormati Putusan Hakim Untuk John Field Cs: Yang Penting Dinyatakan Sah Lakukan Suap ke Penyelenggara Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta terhadap John Field dan kawan-kawan.
Hotman Paris Sebut Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Selama Ini Digunakan Don Ritto

Hotman Paris Sebut Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Selama Ini Digunakan Don Ritto

Hotman Paris menyatakan rumah milik kliennya Febrie Adriansyah di Sentul, Kabupaten Bogor, telah digunakan oleh Don Ritto selaku pihak swasta sejak 2022 lalu.
Bappenas Bakal Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Siap Jadi Rujukan Perencanaan Pembangunan

Bappenas Bakal Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Siap Jadi Rujukan Perencanaan Pembangunan

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) akan meluncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati Bali-Nusa Tenggara, Jawa, Maluku dan Papua pada 21 Juli 2026.

Trending

Bappenas Bakal Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Siap Jadi Rujukan Perencanaan Pembangunan

Bappenas Bakal Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Siap Jadi Rujukan Perencanaan Pembangunan

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) akan meluncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati Bali-Nusa Tenggara, Jawa, Maluku dan Papua pada 21 Juli 2026.
Jadi Anggota Pendiri WAICO, Indonesia Diminta Realisasikan Kesiapan Industri AI Dalam Negeri

Jadi Anggota Pendiri WAICO, Indonesia Diminta Realisasikan Kesiapan Industri AI Dalam Negeri

Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto resmi menjadi salah satu anggota pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO).
Boleh Begadang Nonton Messi vs Yamal, Gubernur Pramono Kasih Syarat Tegas Ini buat ASN Jakarta

Boleh Begadang Nonton Messi vs Yamal, Gubernur Pramono Kasih Syarat Tegas Ini buat ASN Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, memberikan kelonggaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI untuk menyaksikan laga semifinal Piala Dunia yang berlangsung pada dini hari. 
Hotman Paris Sebut Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Selama Ini Digunakan Don Ritto

Hotman Paris Sebut Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Selama Ini Digunakan Don Ritto

Hotman Paris menyatakan rumah milik kliennya Febrie Adriansyah di Sentul, Kabupaten Bogor, telah digunakan oleh Don Ritto selaku pihak swasta sejak 2022 lalu.
Hasil Japan Open 2026: Singkirkan Ganda Putra Inggris, Fajar/Fikri Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Semifinal

Hasil Japan Open 2026: Singkirkan Ganda Putra Inggris, Fajar/Fikri Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Semifinal

Hasil Japan Open 2026, dari sektor ganda putra yang mempertemukan wakil Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs pasangan Inggris, Ben Lane/Sean Vendy
Hasil Japan Open 2026: Gagal Atasi Perlawanan Wakil Tuan Rumah, Langkah Alwi Farhan Kandas di Perempat Final

Hasil Japan Open 2026: Gagal Atasi Perlawanan Wakil Tuan Rumah, Langkah Alwi Farhan Kandas di Perempat Final

Hasil Japan Open 2026, antara tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan menghadapi wakil tuan rumah, Kodai Naraoka.
Febrie Adriansyah Dituding Terima Uang dari Konglomerat Tan Kian, Ini Kata Hotman Paris

Febrie Adriansyah Dituding Terima Uang dari Konglomerat Tan Kian, Ini Kata Hotman Paris

Menurut Hotman, apabila Tan Kian benar memberikan suap kepada Febrie Adriansyah, maka seharusnya pengusaha tersebut menjadi tersangka.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT