Jules Rimet Trophy: Dulu Direbut Susah Payah, Kini Trofi Piala Dunia Penuh Drama Itu Hanya Tinggal Sejarah
- Wikimedia Commons/Abel Lafleur | REUTERS/Gerardo Vieyra-NurPhoto
tvOnenews.com - Trofi Piala Dunia yang kita kenal saat ini, dengan desain ikonik berupa dua figur manusia yang sedang menyangga bola dunia di sisi paling atasnya, bukanlah desain trofi Piala Dunia yang pertama.
Sebelum trofi modern karya Silvio Gazzaniga ini menghiasi panggung sepak bola internasional, ada sebuah piala legendaris lain yang menjadi simbol supremasi tertinggi bagi para jawara sepak bola di era awal turnamen tersebut diadakan.
- ANTARA
Sebelum trofi berlapis emas yang kita kenal sekarang lahir, terdapat sebuah trofi yang diberi nama Jules Rimet. Desain trofi pertama ini menampilkan sosok Nike, dewi Yunani kuno yang dikenal luas sebagai dewi kemenangan.
Pada awal pembuatannya, trofi ini sebenarnya bernama Victory yang berarti kemenangan. Namun, namanya kemudian diubah menjadi Jules Rimet untuk menghormati sosok Presiden FIFA yang menjadi pencetus utama terselenggaranya ajang Piala Dunia pertama kali.
Sayangnya, trofi Jules Rimet memiliki sejarah kelam yang menjadi alasan utama mengapa trofi tersebut akhirnya harus diganti.
Dilansir laman resmi FIFA, pada tahun 1966, sebelum turnamen dimulai di Inggris, trofi Jules Rimet sempat hilang karena dicuri dalam sebuah pameran.
Beruntung, trofi itu berhasil ditemukan di bawah pagar tanaman oleh seekor anjing pelacak yang cerdik bernama Pickles.
- Wikimedia Commons/Abel Lafleur | REUTERS/Gerardo Vieyra-NurPhoto
Setelah drama tersebut, Brasil kemudian berhasil memenangkan Piala Dunia untuk ketiga kalinya pada tahun 1970, yang membuat mereka berhak memiliki trofi itu secara permanen.
Tragisnya, trofi tersebut kembali dicuri dari markas besar Federasi Sepak Bola Brasil di Rio de Janeiro pada tahun 1983.
Akibat dari kehilangan tersebut, FIFA akhirnya memperkenalkan kembali versi modern dengan desain bola dunia yang kita kenal hingga saat ini.
Setelah pencurian di Rio de Janeiro, trofi Jules Rimet yang asli tidak pernah ditemukan lagi secara utuh. Banyak orang yang percaya bahwa trofi berlapis emas murni tersebut telah dilebur, sehingga jejaknya tak pernah bisa ditemukan lagi hingga hari ini.
Namun, sebuah fakta mengejutkan terungkap pada tahun 2015. BBC melaporkan bahwa telah ditemukan bagian dari trofi asli Jules Rimet setinggi 10 sentimeter.
Bagian yang ditemukan tersebut merupakan fondasi batu segi delapan yang sempat diganti pada tahun 1954 dan tersimpan di ruang bawah tanah markas besar FIFA.
"Sebuah bagian dari trofi Piala Dunia asli telah ditemukan di ruang penyimpanan di ruang bawah tanah di markas besar badan pengatur sepak bola dunia, FIFA."
"Bagian dasar trofi Jules Rimet memuat nama-nama empat pemenang Piala Dunia pertama antara tahun 1930 dan 1950," tulis BBC, seperti dikutip pada Kamis (18/6/2026).
- REUTERS/Gerardo Vieyra-NurPhoto
Kepada BBC, Direktur Kreatif Museum FIFA, David Ausseil mengatakan bahwa pada tahun 1954 silan trofi asli Jules Rimet pernah diberi alas baru, dan pada tahun 2015 alas lama yang menjadi potongan asli dari trofi tersebut ditemukan.
Bahkan, pihaknya juga mengira bahwa potongan tersebut hilang bersama dengan trofi aslinya yang dicuri di Brasil.
Ausseil juga menyebut bahwa kemungkinan tidak ada presiden FIFA lain yang pernah melihat potongan tersebut, selain Jules Rimet sendiri.
Dalam laporan BBC tersebut, potongan dari trofi asli tersebut telah dipamerkan di Museum Sepak Bola Dunia FIFA di Zurich, Swiss pada Maret 2016 lalu.
Sejarah mencatat ada beberapa tim nasional yang pernah merasakan kebanggaan memenangkan Piala Dunia dan mengangkat trofi Jules Rimet ini.
Negara-negara tersebut adalah Uruguay yang memenangkannya pada tahun 1930 dan 1950, Italia pada tahun 1934 dan 1938, Jerman Barat pada tahun 1954, Inggris pada tahun 1966, serta Brasil yang mendominasi dengan memenangkannya pada tahun 1958, 1962, dan secara permanen pada tahun 1970.
Kisah hilangnya trofi Jules Rimet akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari romansa sepak bola dunia, sekaligus bagian dari misteri yang mungkin tidak akan pernah terungkap. (ism)
Load more