News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jules Rimet Trophy: Dulu Direbut Susah Payah, Kini Trofi Piala Dunia Penuh Drama Itu Hanya Tinggal Sejarah

Trofi Piala Dunia yang saat ini kita kenal punya versi lain yang hingga kini hanya tinggal kenangan, dimana piala tersebut dikenal dengan nama Jules Rimet.
Kamis, 18 Juni 2026 - 21:46 WIB
Trofi Piala Dunia dulu dan kini
Sumber :
  • Wikimedia Commons/Abel Lafleur | REUTERS/Gerardo Vieyra-NurPhoto

tvOnenews.com - Trofi Piala Dunia yang kita kenal saat ini, dengan desain ikonik berupa dua figur manusia yang sedang menyangga bola dunia di sisi paling atasnya, bukanlah desain trofi Piala Dunia yang pertama.

Sebelum trofi modern karya Silvio Gazzaniga ini menghiasi panggung sepak bola internasional, ada sebuah piala legendaris lain yang menjadi simbol supremasi tertinggi bagi para jawara sepak bola di era awal turnamen tersebut diadakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trofi Piala Dunia
Trofi Piala Dunia
Sumber :
  • ANTARA

Sebelum trofi berlapis emas yang kita kenal sekarang lahir, terdapat sebuah trofi yang diberi nama Jules Rimet. Desain trofi pertama ini menampilkan sosok Nike, dewi Yunani kuno yang dikenal luas sebagai dewi kemenangan.

Pada awal pembuatannya, trofi ini sebenarnya bernama Victory yang berarti kemenangan. Namun, namanya kemudian diubah menjadi Jules Rimet untuk menghormati sosok Presiden FIFA yang menjadi pencetus utama terselenggaranya ajang Piala Dunia pertama kali.

Sayangnya, trofi Jules Rimet memiliki sejarah kelam yang menjadi alasan utama mengapa trofi tersebut akhirnya harus diganti.

Dilansir laman resmi FIFA, pada tahun 1966, sebelum turnamen dimulai di Inggris, trofi Jules Rimet sempat hilang karena dicuri dalam sebuah pameran.

Beruntung, trofi itu berhasil ditemukan di bawah pagar tanaman oleh seekor anjing pelacak yang cerdik bernama Pickles.

Trofi Piala Dunia dulu dan kini
Trofi Piala Dunia dulu dan kini
Sumber :
  • Wikimedia Commons/Abel Lafleur | REUTERS/Gerardo Vieyra-NurPhoto

Setelah drama tersebut, Brasil kemudian berhasil memenangkan Piala Dunia untuk ketiga kalinya pada tahun 1970, yang membuat mereka berhak memiliki trofi itu secara permanen.

Tragisnya, trofi tersebut kembali dicuri dari markas besar Federasi Sepak Bola Brasil di Rio de Janeiro pada tahun 1983.

Akibat dari kehilangan tersebut, FIFA akhirnya memperkenalkan kembali versi modern dengan desain bola dunia yang kita kenal hingga saat ini.

Setelah pencurian di Rio de Janeiro, trofi Jules Rimet yang asli tidak pernah ditemukan lagi secara utuh. Banyak orang yang percaya bahwa trofi berlapis emas murni tersebut telah dilebur, sehingga jejaknya tak pernah bisa ditemukan lagi hingga hari ini.

 

Namun, sebuah fakta mengejutkan terungkap pada tahun 2015. BBC melaporkan bahwa telah ditemukan bagian dari trofi asli Jules Rimet setinggi 10 sentimeter.

Bagian yang ditemukan tersebut merupakan fondasi batu segi delapan yang sempat diganti pada tahun 1954 dan tersimpan di ruang bawah tanah markas besar FIFA.

"Sebuah bagian dari trofi Piala Dunia asli telah ditemukan di ruang penyimpanan di ruang bawah tanah di markas besar badan pengatur sepak bola dunia, FIFA."

"Bagian dasar trofi Jules Rimet memuat nama-nama empat pemenang Piala Dunia pertama antara tahun 1930 dan 1950," tulis BBC, seperti dikutip pada Kamis (18/6/2026).

Trofi Jules Rimet yang menjadi piala pertama Piala Dunia
Trofi Jules Rimet yang menjadi piala pertama Piala Dunia
Sumber :
  • REUTERS/Gerardo Vieyra-NurPhoto

Kepada BBC, Direktur Kreatif Museum FIFA, David Ausseil mengatakan bahwa pada tahun 1954 silan trofi asli Jules Rimet pernah diberi alas baru, dan pada tahun 2015 alas lama yang menjadi potongan asli dari trofi tersebut ditemukan.

Bahkan, pihaknya juga mengira bahwa potongan tersebut hilang bersama dengan trofi aslinya yang dicuri di Brasil.

Ausseil juga menyebut bahwa kemungkinan tidak ada presiden FIFA lain yang pernah melihat potongan tersebut, selain Jules Rimet sendiri.

Dalam laporan BBC tersebut, potongan dari trofi asli tersebut telah dipamerkan di Museum Sepak Bola Dunia FIFA di Zurich, Swiss pada Maret 2016 lalu.

 

Sejarah mencatat ada beberapa tim nasional yang pernah merasakan kebanggaan memenangkan Piala Dunia dan mengangkat trofi Jules Rimet ini.

Negara-negara tersebut adalah Uruguay yang memenangkannya pada tahun 1930 dan 1950, Italia pada tahun 1934 dan 1938, Jerman Barat pada tahun 1954, Inggris pada tahun 1966, serta Brasil yang mendominasi dengan memenangkannya pada tahun 1958, 1962, dan secara permanen pada tahun 1970.

Kisah hilangnya trofi Jules Rimet akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari romansa sepak bola dunia, sekaligus bagian dari misteri yang mungkin tidak akan pernah terungkap. (ism)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT