Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:10 WIB
Fans (kiri) dan pemain Timnas Korea Selatan, Lee Han-beom (kanan), usai laga Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • REUTERS/Kim Hong-Ji TPX IMAGES OF THE DAY | REUTERS/Daniel Becerril (kolase dibuat dengan Gemini AI)

tvOnenews.com - Nasib tim nasional Korea Selatan di Piala Dunia 2026 kini sedang berada di ambang kritis.

Skuad Taegeuk Warriors terpaksa harus menggantungkan nasib pada hasil pertandingan tim lain, demi memastikan bahwa mereka bisa mengamankan satu tempat dari delapan tim yang akan melaju ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seol Young-Woo terlihat kecewa usai laga Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Seol Young-Woo terlihat kecewa usai laga Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Daniel Becerril

Nasib Korea Selatan menjadi kritis setelah mereka dikalahkan oleh Afrika Selatan dengan skor tipis 1-0 dalam laga yang digelar pada Kamis (25/6/2026) lalu.

Korea Selatan yang semula nyaman berada di peringkat kedua klasemen, langsung turun ke peringkat ketiga akibat kekalahan kedua tersebut.

Sebelumnya, mereka juga sudah dikalahkan lebih dulu oleh Meksiko dengan skor tipis 1-0. Kegagalan beruntun ini langsung memicu gelombang kekecewaan besar dari publik Seoul.

Banyak pihak sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

 

1. Rekor emas semifinal Piala Dunia 2002 yang belum tertandingi

Timnas Korea Selatan jelang laga melawan Afrika Selatan di Piala Dunia 2026
Timnas Korea Selatan jelang laga melawan Afrika Selatan di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Eloisa Sanchez

Kekecewaan para pendukung sangat beralasan karena Korea Selatan memiliki reputasi yang sangat mentereng di panggung internasional. Hingga kini, mereka masih memegang rekor sebagai satu-satunya tim Asia di Piala Dunia yang bisa melaju hingga babak semifinal.

Sejarah emas itu diukir pada tahun 2002 silam saat menjadi tuan rumah bersama. Kala itu, mereka mengejutkan dunia dengan menumbangkan raksasa Italia dengan skor 2-1 lewat gol emas ikonik Ahn Jung-hwan di babak 16 besar, sebelum akhirnya mendepak Spanyol via adu penalti (5-3) di perempat final.

 

2. 'Tradisi' menumbangkan para raksasa dunia

Pemain Timnas Korea Selatan dan Afrika Selatan, Son Heung-min dan Thapelo Maseko, di Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Korea Selatan dan Afrika Selatan, Son Heung-min dan Thapelo Maseko, di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Daniel Becerril

Selain kenangan manis tahun 2002, Korea Selatan juga punya track record luar biasa dalam menjinakkan tim-tim raksasa.

Momen paling mencengangkan terjadi pada Piala Dunia 2018 di Rusia, di mana mereka sukses memulangkan juara bertahan Jerman dengan skor meyakinkan 2-0 di fase grup.

Kejutan serupa terulang di Piala Dunia 2022 saat mereka menumbangkan Portugal dengan skor 2-1.

Momen-momen luar biasa tersebut terbukti selalu sukses mengantarkan Korea Selatan melenggang ke babak gugur dengan penuh kebanggaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

3. Nestapa pemegang rekor penampilan terbanyak

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT