Deretan Rekor Baru Lionel Messi usai Antar Argentina Singkirkan Mesir di Piala Dunia 2026, Gagal Penalti hingga Pecahkan Rekor Maradona
- REUTERS/Paul Childs
tvOnenews.com - Lionel Messi kembali menjadi pusat perhatian di Piala Dunia 2026.
Kapten Timnas Argentina itu mencatatkan sederet rekor baru saat membawa Albiceleste menyingkirkan Mesir dengan skor dramatis 3-2 pada babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Selasa (7/7/2026) malam WIB.
Menariknya, malam Messi diwarnai dua sisi yang bertolak belakang.
Ia lebih dulu mencatat rekor negatif setelah gagal mengeksekusi penalti, sebelum bangkit di babak kedua dengan mencetak gol dan assist yang mengantarkannya memecahkan sejumlah rekor bersejarah.
Kemenangan tersebut memastikan Argentina melaju ke babak perempat final sekaligus mempertegas status Messi sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah Piala Dunia.
Rekor Negatif: Messi Gagal Penalti Lagi
Argentina sempat tertinggal lebih dahulu lewat gol Yasser Ibrahim pada menit ke-15.
Kesempatan menyamakan kedudukan datang enam menit kemudian ketika Argentina mendapat hadiah penalti.
Namun, eksekusi Lionel Messi berhasil digagalkan kiper Mesir, Mostafa Shobeir.
Berdasarkan catatan Opta, kegagalan tersebut membuat Messi menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang gagal mencetak gol dari titik penalti dalam dua pertandingan berbeda pada satu edisi turnamen.
Sebelumnya, La Pulga juga gagal mengeksekusi penalti saat menghadapi Austria di fase grup.
Tak hanya itu, Messi kini tercatat sebagai pemain dengan jumlah kegagalan penalti terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, yakni empat kali.
Lampaui Rekor Diego Maradona
Meski menjalani babak pertama yang kurang meyakinkan, Messi menunjukkan kelasnya setelah jeda.
Pada menit ke-79, ia mengirimkan umpan silang akurat yang diselesaikan Cristian Romero menjadi gol pertama Argentina.
Assist tersebut langsung mengantarkan Messi memecahkan salah satu rekor paling bergengsi milik Diego Maradona.
Kini, Messi resmi menjadi pemain Argentina dengan jumlah assist terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.
Ia telah mengoleksi sembilan assist, melewati torehan Maradona yang sebelumnya mencatat delapan assist.
Catatan tersebut semakin memperkuat kontribusi Messi yang tidak hanya tajam dalam mencetak gol, tetapi juga berperan sebagai kreator serangan utama Albiceleste.
Kokoh di Puncak Daftar Top Skor
Tak lama setelah mencatat assist, Messi kembali mencuri perhatian.
Menerima umpan Gonzalo Montiel, pemain Inter Miami itu melepaskan tendangan voli keras yang gagal dihentikan Mostafa Shobeir.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 2-2 sekaligus membuka jalan kebangkitan Argentina sebelum akhirnya Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan pada masa injury time.
Tambahan satu gol itu membawa Messi semakin kokoh sebagai pencetak gol terbanyak sementara Piala Dunia 2026.
Kapten Argentina tersebut kini telah mengoleksi delapan gol, unggul satu gol atas Kylian Mbappe dan Erling Haaland dalam perebutan Sepatu Emas.
Cetak Rekor Gol Beruntun di Piala Dunia
Gol ke gawang Mesir juga melahirkan pencapaian lain yang belum pernah diraih pemain mana pun.
Messi menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam sembilan pertandingan Piala Dunia secara beruntun.
Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa ketajaman Messi tetap terjaga meski usianya telah menginjak 39 tahun.
Rekor itu semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu pemain paling konsisten sepanjang sejarah turnamen empat tahunan tersebut.
Raja Gol Fase Gugur
Selain produktif sepanjang turnamen, Messi juga semakin tajam di pertandingan hidup-mati.
Gol ke gawang Mesir menjadi gol keenamnya di fase gugur Piala Dunia.
Jumlah tersebut merupakan rekor baru dan menjadikannya pemain pertama yang mampu mencapai angka tersebut dalam sejarah kompetisi.
Prestasi itu terasa semakin istimewa karena sebagian besar gol fase gugur Messi lahir saat Argentina menghadapi tekanan besar.
Koleksi Gol Terus Bertambah
Berkat tambahan satu gol ke gawang Mesir, Messi juga memperpanjang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Kini ia telah mengoleksi 21 gol, memperlebar jarak dari para pesaingnya dalam daftar pencetak gol terbanyak turnamen tersebut.
Produktivitas tersebut menjadi bukti bahwa Messi tetap menjadi pemain pembeda meski telah memasuki fase akhir karier profesionalnya.
Argentina Lolos, Messi Bidik Rekor Berikutnya
Meski sempat mengawali laga dengan catatan buruk lewat kegagalan penalti, Lionel Messi berhasil mengubah cerita menjadi malam penuh sejarah.
Satu assist, satu gol, dan sederet rekor baru menjadi bukti bahwa pengaruhnya terhadap permainan Argentina masih sangat besar.
Dengan Argentina kini melangkah ke babak perempat final, peluang Messi untuk terus menambah koleksi gol, assist, maupun rekor-rekor baru di Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar.
Jika mampu menjaga performanya, bukan tidak mungkin kapten Albiceleste itu kembali menorehkan sejarah baru dalam upayanya membawa Argentina mempertahankan gelar juara dunia.
(tsy)
Load more