Piala Dunia 2026: Komentar Tak Terduga Pelatih Spanyol Jelang Hadapi Belgia di Perempat Final, Malah Sanjung Tim Lawan
- REUTERS/Issei Kato
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, memilih menahan euforia jelang perempat final Piala Dunia 2026. Ia menegaskan fokus La Furia Roja sepenuhnya tertuju pada Belgia.
Spanyol akan menghadapi Belgia di Stadion Los Angeles, Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB. De la Fuente menilai laga ini jauh lebih penting daripada membahas peluang lolos ke semifinal.
Menurut pelatih berusia 65 tahun itu, timnya belum pantas memikirkan lawan berikutnya. Ia ingin para pemain hanya berkonsentrasi untuk melewati rintangan yang ada di depan mata.
"Kami hanya memikirkan Belgia. Selama kami belum melewati perempat final, kami tidak akan membicarakan calon lawan berikutnya," ujar De la Fuente dilansir dari FIFA.
"Semifinal, untuk saat ini, belum ada dalam pikiran kami," lanjut pelatih yang membawa Spanyol menjuarai Piala Eropa 2024 tersebut.
Meski datang dengan catatan impresif, De la Fuente menolak menganggap timnya lebih diunggulkan. Ia menilai setiap pertandingan di fase gugur memiliki tantangan yang berbeda.
Spanyol menjadi satu-satunya tim yang belum kebobolan hingga babak perempat final. Mereka meraih empat kemenangan dan sekali imbang dari lima pertandingan di Piala Dunia 2026.
Hasil seri itu terjadi saat bermain tanpa gol melawan Tanjung Verde di laga pembuka Grup H. Setelah itu, La Furia Roja tampil konsisten hingga menembus delapan besar.
Pada babak 16 besar, Spanyol menyingkirkan Portugal lewat kemenangan tipis 1-0. Gol telat Mikel Merino memastikan mereka melangkah ke perempat final untuk pertama kalinya sejak menjadi juara dunia pada 2010.
De la Fuente mengakui kepercayaan diri timnya terus meningkat dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Namun, ia menegaskan modal tersebut tidak akan berarti jika para pemain lengah.
"Kepercayaan diri tumbuh seiring berjalannya pertandingan. Kemenangan selalu memperkuat keyakinan terhadap pekerjaan yang telah dilakukan," katanya.
"Namun, pertandingan besok akan sangat berbeda," sambung De la Fuente mengingatkan para pemainnya.
Menariknya, De la Fuente justru melontarkan pujian kepada Belgia jelang laga krusial tersebut. Ia menyebut Red Devils memiliki kualitas yang layak diwaspadai, terutama di lini depan.
Belgia tampil tajam dengan mencetak 12 gol dalam tiga pertandingan terakhir. Salah satu kemenangan terbesar mereka diraih saat membungkam tuan rumah Amerika Serikat dengan skor 4-1 pada babak 16 besar.
"Belgia adalah tim yang sangat kuat, dengan pemain-pemain kelas dunia," ujar De la Fuente.
Selain membahas lawan, De la Fuente juga memberikan komentar mengenai performa Lamine Yamal. Meski baru mencetak satu gol sepanjang turnamen, ia menilai sang winger tetap menjadi pemain penting bagi Spanyol.
"Motivasi Lamine luar biasa. Dalam kondisi seperti ini, dia menjadi pemain yang sangat berbahaya bagi lawan," ucap De la Fuente.
"Saat melawan Portugal, dia memainkan pertandingan yang sangat komplet dan selalu bekerja untuk tim," tutupnya.
(sub)
Load more