Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inggris Diminta Waspada sama Argentina, Bukan karena Lionel Messi Cs Hebat

Argentina akan menghadapi Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 pada Kamis, 16 Juli 2026, pukul 02.00 WIB di Stadion Atlanta (Mercedes-Benz), Georgia, Amerika Serikat (AS).
Senin, 13 Juli 2026 - 15:33 WIB
Timnas Inggris
Sumber :
  • REUTERS/Henry Romero

Jakarta, tvOnenews - Argentina akan menghadapi Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 pada Kamis, 16 Juli 2026, pukul 02.00 WIB di Stadion Atlanta (Mercedes-Benz), Georgia, Amerika Serikat (AS).

Meski begitu, The Three Lions, julukan Inggris, diminta waspada jelang kontra La Albiceleste. Bukan karena kehebatan tim tetapi keputusan wasit yang dinilai berat sebelah. Dua negara, Mesir dan Swiss, sudah menjadi 'korban' Argentina di babak sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Swiss misalnya, sangat marah dengan 'keputusan wasit yang berat sebelah' yang menyebabkan mereka tersingkir di perempat final Piala Dunia 2026 melawan Argentina, seperti dikutip dari situs Metro.

Saat itu, Argentina membutuhkan waktu tambahan untuk mengamankan kemenangan 3-1 atas Swiss, yang bermain dengan 10 pemain setelah kartu merah kontroversial yang diterima Breel Embolo pada menit ke-72.

Embolo menjadi pemain pertama yang diusir keluar lapangan akibat peraturan baru tentang kesalahan identitas di Piala Dunia 2026.

Gelandang Argentina Leandro Paredes awalnya diberi kartu kuning karena tekelnya terhadap Breel Embolo saat ia tampak menjegal penyerang Swiss tersebut.

Namun, setelah VAR merekomendasikan peninjauan kembali insiden tersebut, Wasit Portugal Joao Pinheiro mengubah keputusannya di lapangan dan memberikan kartu kuning kedua kepada Embolo karena simulasi.

Swiss tidak senang dengan penerapan hukum salah identifikasi, namun, Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional, yang mengawasi peraturan sepak bola, mengeluarkan pembaruan sebelum Piala Dunia untuk mencakup situasi 'salah identitas' di mana seorang pemain diberi kartu kuning tetapi pelanggaran dilakukan oleh pemain lawan.

Setelah negaranya tersingkir dari Piala Dunia 2026, bek Swiss Manuel Akanji menyatakan ketidakpuasannya terhadap kinerja wasit secara keseluruhan, mengklaim bahwa beberapa pelanggaran dan diving yang dilakukan pemain Argentina 'tidak dihukum'.

"Ketika wasit menentang Anda, itu menjadi sulit,' kata Akanji. "Setiap hal kecil pun dianggap sebagai pelanggaran terhadap kami. Setiap aksi pura-pura jatuh dan setiap pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Argentina tidak dihukum. Biasanya saya tidak mengkritik wasit, tetapi saya belum pernah mengalami pertandingan yang begitu timpang".

Kapten Timnas Granit Xhaka dan Pelatih Timnas Swiss, Murat Yakin, juga sama-sama mengungkapkan kekecewaannya. "Keputusan itu membingungkan saya. Tidak ada alasan untuk itu. Sungguh disayangkan. Kami melewatkan kesempatan besar, dan sayangnya, perjalanan telah berakhir. Ini menyakitkan, tetapi kita bisa bangga," ungkap Yakin.

"Ini keputusan besar yang benar-benar mengubah jalannya pertandingan. Ini sangat menyakitkan. Aturan tetap aturan. Kita tidak bisa mengubahnya. Tapi dengan keputusan ini, dia (wasit) telah menghancurkan pertandingan. Itu pendapat saya," jelas Xhaka.

Sebelumnya, awal pekan ini, FIFA juga menerima pengaduan resmi dari Mesir terkait keputusan wasit dalam kekalahan 3-2 mereka melawan Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Mesir sangat marah dengan keputusan untuk membatalkan gol Zico dan menginginkan penalti atas pelanggaran terhadap Mohamed Salah beberapa saat sebelum Argentina mencetak gol dari serangan balik untuk memenangkan pertandingan.

Dalam tanggapannya terhadap keluhan Mesir, Kepala Perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, membantah tuduhan bias terhadap Argentina.

"Tidak ada yang bisa mempertanyakan integritas para wasit Piala Dunia FIFA. Tidak ada juga yang bisa mengklaim bahwa wasit FIFA dapat dipengaruhi oleh siapa pun, bahkan oleh presiden FIFA [Gianni Infantino] sekali pun. Wasit membuat keputusan yang jujur ​​dan, sama seperti pemain dan pelatih, mereka selalu berusaha melakukan yang terbaik," tutur Collina.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Motif Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 

Polisi Ungkap Motif Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 

Polda Metro Jaya ungkap motif yang dilakukan pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). 
Lihat Ivan Gunawan Gencar Bangun Masjid, Ruben Onsu Beri Jawaban Berkelas soal Keterlibatan Gerakan Igun

Lihat Ivan Gunawan Gencar Bangun Masjid, Ruben Onsu Beri Jawaban Berkelas soal Keterlibatan Gerakan Igun

Ruben Onsu mengaku belum bisa terlibat Program Wakaf 99 Masjid di Indonesia digencarkan Ivan Gunawan (Igun). Ia lagi fokus bangun masjid di Pandeglang, Banten.
Hari Pertama Sekolah, Dishub DKI Operasikan 235 Bus Sekolah Gratis

Hari Pertama Sekolah, Dishub DKI Operasikan 235 Bus Sekolah Gratis

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan mengoperasikan 235 unit Bus Sekolah yang melayani 50 rute di seluruh wilayah DKI Jakarta pada hari pertama Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
Komisi III DPR Pastikan KPK Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Komisi III DPR Pastikan KPK Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengonfirmasi bahwa KPK terlibat aktif dalam melakukan supervisi terhadap penanganan perkara yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA). 
Iran Sebut AS Langgar MoU Selat Hormuz Sejak Hari Pertama

Iran Sebut AS Langgar MoU Selat Hormuz Sejak Hari Pertama

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS), bukan Iran, yang pertama kali melanggar komitmen dalam MoU yang
Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kapolri dan Jaksa Agung Pastikan Kedua Istitusi Solid

Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum, Kapolri dan Jaksa Agung Pastikan Kedua Istitusi Solid

Kapolri menyampaikan bahwa pertemuan dengan Jaksa Agung dan jajaran Kejaksaan merupakan bentuk silaturahmi sekaligus audiensi untuk memperkuat kerja sama kedua institusi.

Trending

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner mencuri perhatian di Belanda setelah tampil impresif bersama Fortuna Sittard. Bek Timnas Indonesia itu mendapat banyak pujian dari media lokal.
Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Air mata Ibu Sobirin, seorang ibu dari korban pembakaran hidup-hidup yang diduga dilakukan anak pimpinan Ponpes di Lombok, tak terbendung lagi ketika cerita
Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Terima Kasih FIFA! Mimpi Timnas Indonesia Main di Piala Dunia Makin Dekat Terwujud Lewat Skema Ini

Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di putaran final Piala Dunia semakin terbuka lebar. Wacana FIFA menambah jumlah peserta jadi kabar baik buat skuad Garuda.
Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Media Vietnam Soroti Keuntungan Besar Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Skuad Garuda Dapat Dukungan Penuh

Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 menjadi perhatian media Vietnam. Mereka menyoroti keuntungan besar dan dukungan yang diterima skuad Garuda.
Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Keluarga tiga santri korban pembakaran oleh seniornya di Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, termasuk Ibu Sobirin, Rumah, mengadu ke Komisi III DPR RI
Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Justin Hubner dan Ole Romeny Bisa Jadi Agen Timnas Indonesia Buat Rayu Aset Berharga Liga Belanda Ini Bela Garuda

Kehadiran dua pemain Timnas Indonesia di Fortuna Sittard membuka peluang menarik di luar lapangan. Justin Hubner dan Ole Romeny berpotensi menjadi jembatan.
Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Sidang Praperadilan Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ditunda

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menunda sidang praperadilan yang dilayangkan oleh mantan Kepala BGN Lodewyk Pusung. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT