Kisah Tragis George Best: Legenda MU yang Hidupnya Berantakan karena Kecanduan Alkohol
- VIVA
tvOnenews.com - George Best adalah sosok pesepakbola yang dianggap oleh banyak orang sebagai pesepakbola terhebat sepanjang masa.
Bahkan kala itu George Best sempat dianggap lebih baik dari Pele dan Diego Maradona.
George Best atau juga dikenal sebagai Georgie Best merupakan pemain sepak bola profesional Irlandia Utara.
Pria kelahiran 22 Mei 1946 ini bermain sebagai pemain sayap, dan menghabiskan sebagian besar karir klubnya di Manchester United (MU).
Best adalah penggiring bola yang sangat terampil, bahkan Best dianggap sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah olahraga.
George Best dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa Tahun 1968 dan berada di urutan keenam dalam pemilihan Pemain Terbaik Abad Ini.
Hampir semua skill dikuasainya di lapangan, bahkan pujian terbaik diterima George Best untuk gaya permainannya.
Best dikenal bisa menggabungkan kecepatan, keterampilan, keseimbangan, tipuan, ketangkasan dua kaki, mencetak gol, dan kemampuan untuk melewati pemain bertahan.
George Best lahir dan dibesarkan di Belfast dan memulai karir klubnya di Inggris bersama Manchester United.
Kala usianya 15 tahun, Best bertemu dengan pencari bakat yang kemudian mengirim telegram kepada manajer Matt Busby.
Momen tersebut yang menjadi tangga pertama Best menuju puncak kejayaanya bersama sepak bola.
George Best pernah memenangkan dua gelar Liga dan Piala Eropa bersama klub. Gaya permainannya di lapangan berhasil mencuri perhatian publik.
Kemudian pada 1999, George Best masuk dalam daftar BBC dengan kategori Kepribadian Olahraga Abad Ini.
Tak hanya itu, George juga merupakan orang yang dilantik menjadi Hall of Fame Sepak Bola Inggris pada tahun 2002.
Dalam sepak bola internasional, Best bermain sebanyak 37 kali untuk Irlandia Utara antara tahun 1964 dan 1977.
Kombinasi dari kinerja tim dan kondisi fisiknya yang kurang prima pada tahun 1982 membuatnya tidak lagi bermain di final turnamen besar.
George Best menganggap karir internasionalnya sebagai "sepak bola rekreasi", dengan harapan ditempatkan pada negara yang lebih kecil di Irlandia Utara.
Best juga dianggap sebagai salah satu pemain terhebat yang tidak pernah bermain di Piala Dunia.
Bahkan Asosiasi Sepak Bola Irlandia menggambarkannya sebagai "pemain terhebat yang pernah mengenakan kaus hijau Irlandia Utara".
Best juga memiliki fisik yang rupawan, ketampanan, rambut hitam pekat Beatle mop-top, dan gaya hidup playboy sempat menghiasi kisah hidupnya di puncak kejayaan.
George Best menjadi salah satu pesepakbola selebritas media pertama dan mendapat julukan "El Beatle" oleh wartawan pers Portugal usai penampilannya yang menonjol untuk Manchester United di Lisbon pada bulan Maret 1966.
Akan tetapi, gaya hidupnya yang boros menyebabkan berbagai masalah pribadi muncul, terutama soal kecanduan alkohol yang dideritanya selama sisa hidupnya.
"Saya menghabiskan banyak uang untuk minuman keras, wanita dan mobil cepat – sisanya saya sia-siakan", kata George Best.
Setelah tak lagi bermain sepak bola, Best menghabiskan beberapa waktu sebagai analis sepak bola.
Akan tetapi masalah keuangan dan kesehatannya justru kian memburuk hingga pensiun.
George Best menghembuskan nafas terakhirnya pada 25 November 2005, dalam usia 59 tahun.
Dia wafat akibat komplikasi dari obat imunosupresif yang harus dikonsumsi setelah transplantasi hati pada tahun 2002.
Best meninggal dunia tanpa memiliki uang sepeser pun karena sang legenda sepak bola Inggris itu telah dinyatakan bangkrut.
Bahkan, dia dianggap tidak memiliki properti apapun saat berpulang.
Dilansir dari The Guardian, sebuah sumber mengatakan jika pihak rumah sakit yang merawat Best di masa-masa terakhirnya bahkan membebaskan biaya untuk perawatan intensifnya.
George Best adalah salah satu dari sekian banyak atlet yang pernah menjalani masa keemasannya, akan tetapi harus berakhir tragis pada akhir hayatnya. (dwi/fan)
Load more