GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Kosin Hathairattanakool? Dulu Jadi Kiper Andalan Persib, Tak Disangka Nasibnya Sekarang ...

Kosin, atau yang dikenal dengan nama lengkap Sinthaweechai Hathairattanakool, pernah menjadi primadona bagi para pendukung Persib Bandung saat bermain di Liga Indonesia.
Selasa, 4 Juni 2024 - 14:56 WIB
Kosin Hathairattanakool
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kosin, atau yang dikenal dengan nama lengkap Sinthaweechai Hathairattanakool, pernah menjadi primadona bagi para pendukung Persib Bandung saat bermain di Liga Indonesia.

Kiper asal Thailand ini sempat dua kali menjadi andalan di sektor penjaga gawang Persib Bandung pada musim 2005-2006 dan 2009.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkat penampilannya yang gemilang di bawah mistar gawang Persib, Kosin menjadi pemain favorit dari Bobotoh, julukan untuk suporter Persib Bandung.

Kosin datang sebagai kiper asing kedua sepanjang sejarah Persib Bandung pada tahun 2006.

tvonenews

Ketika itu, ia didatangkan dari klub Thailand untuk mengawal gawang Maung Bandung di Liga Indonesia musim 2006.

Di musim pertamanya bersama Persib Bandung, Kosin hanya mampu membawa timnya mengakhiri Liga Indonesia 2006 di peringkat 12.

Meski demikian, ia tampil tak tergantikan dan mencatatkan penampilan sebanyak 33 pertandingan hingga mencuri perhatian Bobotoh.

Hal ini membuatnya mendapat poling tertinggi untuk menjadi penjaga gawang yang tampil di Perang Bintang 2006.

Selain kepiawaiannya, Kosin juga dikenal mempunyai paras yang tampan hingga disejajarkan dengan aktor Taiwan yang membintangi serial Meteor Garden, Tao Ming Tse.

Kebersamaan Kosin dengan Persib Bandung saat itu tidak berlangsung lama karena dia kembali ke negaranya pada musim berikutnya dan memperkuat Chonburi FC.

Di sana, Sinthaweechai Hathairattanakool langsung mengantarkan Chonburi FC menjadi juara Liga Thailand 2006/2007 dan tampil di Liga Champions Asia.

Akan tetapi, kecintaannya yang cukup besar terhadap Persib Bandung membuat Kosin memutuskan kembali ke Pangeran Biru pada musim 2009.

Ketika itu, dirinya hanya bermain selama setengah musim di Persib Bandung dengan status pinjaman dari Chonburi FC yang tengah jeda kompetisi.

Lagi-lagi, Kosin menjadi daya tarik bagi Persib Bandung dan total mengemas 11 penampilan di Liga Super Indonesia pada musim 2009.

Kosin menutup kariernya di Indonesia dengan mencatatkan clean sheet bagi Persib Bandung saat menghadapi Persisam Samarinda.

Di laga itu, penampilan terakhir Kosin disaksikan oleh puluhan ribu Bobotoh hingga sejumlah pejabat negara yang hadir langsung di Stadion Jalak Harupat, Bandung.

Usai meninggalkan Persib Bandung, Kosin beberapa kali memperkuat klub Liga Thailand seperti Chonburi FC, Suphanburi, Muangkan United, dan Police Tero.

Sinthaweechai Hathairattanakool bahkan pernah dinobatkan sebagai pesepakbola terbaik Thailand pada 2011 saat membela Chonburi FC.

Namun setelah 15 tahun hengkang dari Persib Bandung, banyak penggemar yang mencari tahu kabar dari eks kiper Timnas Thailand itu.

Saat ini, Sinthaweechai Hathairattanakool masih aktif bermain di salah satu klub Liga Thailand, Police Tero, meski usianya sudah memasuki 42 tahun.

Di level tim nasional, Sinthaweechai Hathairattanakool telah mengumumkan gantung sepatu dari Timnas Thailand sejak 2017 silam.

Meski begitu, kontribusinya di dunia sepak bola Thailand tidak berhenti di situ.

Kosin kini disibukkan dengan jabatan barunya sebagai Presiden Asosiasi Pemain Sepak Bola Profesional (PFA) Thailand.

Dalam peran barunya ini, Kosin bertanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan dan hak-hak para pemain sepak bola profesional di Thailand.

Melalui akun Instagram-nya, Kosin sering berbagi momen bersama istri dan kedua anaknya.

Meskipun jadwalnya padat sebagai kiper veteran Liga Thailand dan Presiden PFA Thailand, ia tetap meluangkan waktu untuk keluarganya.

Kosin kerap membagikan foto-foto kebersamaannya dengan keluarga, yang menunjukkan sisi lain dari kehidupan mantan pemain Persib Bandung ini.

Selain itu, Kosin juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Thailand.

Ia kerap hadir dalam acara amal dan kegiatan komunitas, menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitarnya.

Kosin dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan selalu siap membantu orang lain, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Dalam dunia sepak bola, nama Kosin atau Sinthaweechai Hathairattanakool akan selalu dikenang, terutama oleh para Bobotoh Persib Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun sudah tidak lagi bermain di Indonesia, kenangan akan penampilannya yang gemilang di bawah mistar gawang Persib Bandung akan selalu terpatri di hati para penggemar.

Sebagai Presiden PFA Thailand, Kosin menunjukkan bahwa dedikasi dan cinta terhadap sepak bola bisa membawa dampak yang besar, baik di dalam maupun di luar lapangan. (dwi/fan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Sugiono Temui Sekjen PBB, Prabowo Disiapkan Hadir pada Board of Peace di Washington D.C.

Sugiono Temui Sekjen PBB, Prabowo Disiapkan Hadir pada Board of Peace di Washington D.C.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono bertemu langsung Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, di Markas Besar PBB, New York, AS bahas arah perdamaian Timur Tengah
Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT