Pemain Naturalisasi yang Dipanggil Bela Timnas Indonesia itu Dapat Gaji atau Cuma Uang Saku Saja? Akhirnya Terungkap, Ternyata…
tvOnenews.com - Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Filipina pada laga terakhir Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Asuhan Shin Tae-yong ini berhasil mendapat skor 2-0 dan lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Gol pertama dicetak Thom Haye pada babak pertama tepatnya menit ke-32. Thom Haye melepaskan tendangan jauh yang tidak dapat dijangkau Kevin Mendoza.
Babak kedua, peluang kembali didapat Indonesia di menit ke-56. Rizky Ridho menyundul bola masuk ke gawang Filipina dengan memanfaatkan umpan dari Nathan Tjoe-A-On.
Para penggemar sepak bola tentu ingin tahu bagaimana nasib finansial para pemain yang membela Timnas Indonesia, termasuk para naturalisasinya.
Apakah para pemain Timnas Indonesia mendapat gaji tetap atau hanya uang saku saat memperkuat Skuad Garuda?
Rupanya, dalam dunia sepak bola, terutama pada level internasional, para pemain umumnya tidak mendapatkan gaji tetap seperti ketika mereka bermain di klub.
Sebaliknya, mereka mendapatkan honorarium atau bayaran berdasarkan penampilan mereka dalam pertandingan dan acara resmi.
Sebagai perbandingan, pada Piala Dunia 2018, FIFA mengalokasikan total dana sebesar 400 juta dolar atau sekitar Rp5,9 triliun untuk para peserta turnamen tersebut.
Uang tersebut kemudian dibagi kepada setiap tim peserta, mulai dari fase grup hingga yang berhasil lolos ke final.
Pemenang Piala Dunia 2018, Prancis, menerima hadiah sebesar 38 juta dolar atau sekitar Rp566 miliar dari FIFA.
Namun, bagaimana hadiah tersebut dibagikan kepada para pemain tergantung pada kebijakan federasi sepak bola masing-masing negara.
Sebagai contoh, Kylian Mbappe dikabarkan menerima 17 ribu pound atau sekitar 340 juta rupiah per pertandingan selama Piala Dunia.
Meskipun jumlahnya tidak sebesar bayaran di klub, Mbappe memilih untuk mendonasikan uang tersebut untuk kegiatan amal.
Sementara untuk Timnas Indonesia, belum ada informasi yang jelas tentang sistem pembayaran para pemain.
Namun, para pemain hanya mendapatkan honorarium saat menjalani latihan dan pertandingan resmi, berbeda dengan ketika mereka bermain untuk klub.
Secara umum, para pemain biasanya sudah menandatangani kontrak, sehingga mereka bisa mendapatkan gaji per bulan, dan belum ditambah bonus bila mencetak gol atau meraih kemenangan.
Load more