News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curhatan Ernando Ari Pernah Gagal Masuk Skuad Garuda U-16 karena Pemain Titipan, Terungkap Lika-liku Karirnya Tak Lepas dari Sosok ini...

Ernando Ari mengaku pernah gagal lolos seleksi karena pemain titipan, meski begitu ia tak patah semangat hingga sukses seperti sekarang berkat adanya sosok ini.
Kamis, 20 Juni 2024 - 12:00 WIB
Ernando Ari
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Nama Ernando Ari tengah menjadi sorotan usai mengungkap cerita kelamnya yang pernah gagal menembus skuad Garuda lantaran kalah dengan pemain titipan.

Hal ini diungkap Ernando saat podcast di kanal YouTube Sport77 Official.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan itu, Ernando mengaku harus menjalani jalan berliku sebelum tembus menjadi kiper Timnas Indonesia.

Ernando Ari mengungkap dirinya pernah gagal lolos saat seleksi Timnas Indonesia.

Awalnya, Ernando Ari menceritakan saat dirinya terpilih mewakili Indonesia untuk bermain di Timnas Pelajar yang akan bertanding di China yang bernama Gothia Cup.

"Itu gara-gara dulu itu Timnas Pelajar tapi bukan Timnas Indonesia, buat berangkat ke China. Itu aku udah berangkat sekali,” kata Ernando Ari.

"Itu aku seleksi, bermula dari SSB dulu terus ikutnya Kalimantan Tengah, ikut Menpora akhirnya juara dua. Dari situlah aku ikut Timnas Pelajar dulu," terangnya.

Ernando Ari menjelaskan bahwa pada saat seleksi Timnas Pelajar, ia memiliki peluang untuk tembus skuad Timnas Indonesia kelompok umur.

Namun, permainan apik Ernando saat seleksi nasional harus gagal karena ada faktor orang dalam.

"Habis itu ke China, tapi sebelumnya ada seleksi buat Timnas Indonesia (kelompok umur) dan Timnas Pelajar lagi waktu masih SMP. Jadi Seleksinya digabung, dulu yang nyeleksi (Timnas Indonesia) Coach Fachri, sedangkan Timnas Pelajar aku lupa,” ujar Ernando Ari.

"Padahal yang nonton itu pada bilang: 'Nando saya yakin kamu lolos, kamu udah jauh-jauh dari Semarang ada manfaatnya'. Udah pede kan diomongin gitu,” imbuhnya.

Tiba saat pengumuman, ternyata Ernando Ari harus menerima pil pahit lantaran gagal tembus diduga karena ada indikasi orang dalam.

"Ada orang iming-iming gini doang: 'Anak saya mau berkarier di luar negeri'. Sumpah, depanku ngomongnya,” ungkapnya.

"Ada faktor itu (orang dalam). Kayak percuma gitu, akhirnya saya gak lolos dari situ kan di Subang waktu itu (seleksi),” tuturnya.

Klarifikasi Ernando Ari dan Lika-liku Perjalanan Karirnya

Pernyataan ini sempat viral dan jadi sorotan, Ernando lantas klarifikasi bahwa ketika dirinya tidak lolos bukan seleksi langsung dengan Fachri Husaini, tapi di tingkat daerah/kota.

"Selamat malam, saya Ernando Ari ingin mengklarifikasi mengenai potongan video saya yang ramai mengenai saat saya sedang mengikuti seleksi Timnas U-16,” tulis Ernando Ari.

"Bahwasanya yang saya maksud saat itu ialah saat saya mengikuti seleksi daerah/kota, seleksi daerah/kota tersebut tidak dilakukan oleh Coach Fachri Husaini yang saat itu berstatus sebagai Pelatih Kepala Timnas U-16,” imbuhnya.

"Yang saya ingin sampaikan ialah, saya tidak lolos dalam seleksi daerah/kota untuk timnas U16 yang saat itu dinahkodai oleh Coach Fachri Husaini, bukan saya tidak lolos dalam seleksi yang dilakukan langsung oleh coach Fachri Husaini,” terangnya.

Meski harus mengalami kejadian tak menyenangkan, kesuksesan Ernando Ari saat ini tidak lepas dari dukungan keluarganya.

Ibunda Ernando, Erna Yuli Lestari mengatakan ayah Ernando dulunya adalah pemain sepak bola. Sejak kecil anak-anaknya sudah dididik tegas dan disiplin untuk latihan sepak bola.

Ibunda Ernando menyebut anaknya memiliki jadwal yang padat setiap harinya. Mulai dari sekolah formal, sekolah sepak bola hingga mengaji.

"Ayahnya ngasih peraturannya seperti peraturan militer ke Ernando. Kalau misalkan sekolah, pulang jam 12. Setelah itu latihan sekolah di Tugu Muda,” ujar Erna.

“Latihan jam 5 pulang, habis itu harus les sekolah. Habis pulang les, jam 7 harus ngaji," sambungnya.

Erna menceritakan awal mula Ernando Ari bergabung di sekolah sepak bola. Awalnya, Ernando ditempatkan sebagai pemain atau penyerang di klub tersebut.

Suatu hari, ada salah satu kiper yang berhalangan hadir. Lantas, pelatihnya menugaskan Ernando untuk mencoba posisi kiper.

“Akhirnya dicoba kok dia bisa menepis terus. Nah, pelatihnya menyarankan Ernando untuk diprivatkan kiper. Akhirnya saya privatkan di Sumurboto," cerita Erna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Erna lantas menyebut berawal dari ketidak sengajaan tersebut, ternyata bisa mengantarkan Ernando menjadi kiper andalan Timnas Indonesia.

Ernando memulai karier junior dalam dunia sepakbola bersama Persebaya Surabaya. Ia bergabung pada 2018. Sejak 2021, ia menjadi bagian dari tim senior Persebaya Surabaya. (adk)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Disorot Dedi Mulyadi, Perawat Terancam Sanksi Berat

Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti soal kasus seorang ibu yang nyaris kehilangan bayinya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung. Perawat terancam sanksi berat.
Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Tiba-tiba Ada Bisikan, Suara Hati Seorang Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi

Pengakuan seorang ibu di RSHS Bandung kepada Dedi Mulyadi soal firasat dan 'bisikan' yang menyelamatkan bayinya yang nyaris dibawa orang tak dikenal.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Jakarta ‘Bernapas’! Efek WFH Disebut Polisi Bikin Jalanan Ibu Kota Mendadak Lengang

Pemandangan tak biasa terjadi di jalanan Ibu Kota. Di saat hari kerja biasanya identik dengan kemacetan, kali ini arus lalu lintas Jakarta justru terlihat lebih “bernapas”. Sejumlah ruas jalan utama yang biasa padat mendadak lengang.
Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Kurniawan Dwi Yulianto Terpukau Lihat Progres Timnas Indonesia U-17, Sebut Mental Garuda Kian Matang Jelang Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyoroti perkembangan tim asuhannya jelang Piala AFF U-17 2026. Ia menilai ada kemajuan signifikan.
Kolaborasi Berlanjut, Bank BJB Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Kolaborasi Berlanjut, Bank BJB Perpanjang Kemitraan Strategis dengan Mabes TNI

Bank BJB kembali memperkuat sinergi strategis dengan Mabes TNI melalui penandatanganan perpanjangan perjanjian kerja sama layanan keuangan yang dilaksanakan di Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (9/4/2026). 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT