News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingat Bek Legendaris Abanda Herman? Mantan Pemain Persija dan Persib Paling Ditakuti Era 2000-an ini Setelah Pensiun Memilih…

Bila mengikuti perkembangan sepakbola Indonesia di awal 2000-an, tidak asing dengan seorang bek legendaris bernama Abanda Herman. Kabarnya setelah pensiun...
Senin, 7 Oktober 2024 - 22:14 WIB
Masih Ingat Abanda Herman? Bek Persija dan Persib di Era 2000-an ini setelah pensiun...
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Bila mengikuti perkembangan sepakbola Indonesia di awal 2000-an, pasti tidak asing dengan seorang bek legendaris bernama Abanda Herman.

Pemain asing asal Kamerun, Abanda Herman pernah merumput di kompetisi Liga Indonesia bersama Persija dan Persib Bandung juga sejumlah klub Indonesia lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sosok Abanda Herman merupakan pemain belakang dengan postur tubuhnya mencapai 192, menjadi pemain yang sangat ditakuti oleh lawannya saat itu.

Saat karirnya berada di puncak, Abanda Herman sempat menuai kontroversi lantaran secara tiba-tiba ia memutuskan untuk pindah klub dari Persija Jakarta ke Persib Bandung. 

Kemudian dirinya memutuskan untuk pensiun dari dunia sepakbola pada 2016, kini Abanda Herman seakan tidak terdengar oleh penggemar Liga Indonesia.

Seperti apa kondisi Abanda Herman setelah pensiun? Simak informasinya berikut ini.

Pemain kelahiran Yaounde, Kamerun pada 20 Februari 1984 dengan nama Ahmad Abanda Herman memulai karirnya di dunia sepakbola melalui klub lokal Achille FC.

Kemudian di tahun 2003, Abanda Herman mulai bermain secara profesional bersama klub Liga Kamerun yakni Canon Yaounde selama dua musim.

Setelah dari Canon Yaounde, ia mencoba peruntungan baru dengan merantau ke Indonesia dan bergabung bersama PSM Makassar pada Liga Indonesia pada musim 2004/2005.

Namanya mulai melejit ketika Abanda Herman menjadi bek Persija Jakarta pada Liga Indonesia musim 2006/2007 hingga menjadi idola pecinta sepakbola Indonesia.

Selama empat musim bersama Macan Kemayoran, Abanda Herman mencatat penampilan terbaiknya sebanyak 112 pertandingan dengan rincian 20 gol. 

Abanda Herman
Mantan Bek Persija, Abanda Herman. (Ist)

Dirinya sempat pindah ke Persema Malang pada tahun 2011 hingga pertengahan musim sebelum akhirnya bergabung ke Persib Bandung.

Kepindahan Abanda Herman ke Maung Bandung sempat memberikan kontroversial, lantaran diketahui ia menjadi bintang saat bermain dengan Persija Jakarta lalu berpindah ke Persib Bandung yang memiliki rivalitas tinggi.

Namun, hal itu tidak mempengaruhi performa Abanda Herman di lapangan. 

Sebab, ia sukses mencetak sembilan gol dari 74 laga selama berkostum Persib Bandung.

Abanda Herman bermain untuk Persib Bandung selama tiga musim lalu meneruskan karirnya bersama Barito Putra pada tahun 2014.

Kiprah Abanda Herman bersama Barito Putera selama setahun tidak terlalu bersinar, kemudian dia pindah lagi ke tim Liga 2 yaitu Persak Kebumen hingga pensiun pada 2016.

Kabarnya saat ia perkuat Persib Bandung pada tahun 2013, Abanda Herman membuat keputusan yang paling mengesankan dalam hidupnya yaitu memilih untuk memeluk agama Islam.

Abanda Herman mengucap dua kalimat syahadat di hadapan Ustaz Jujun Junaedi di Masjid Nurul Iman, Bandung pada April 2013 dan disaksikan oleh Djadjang Nurdjaman dan Umuh Muchtar.

Abanda Herman mengatakan kalau alasan dirinya memeluk agama Islam karena tersentuh usai melihat rekan-rekannya di Persib Bandung menunaikan ibadah sholat.

Seusai menjadi seorang mualaf dan memeluk agama Islam, Abanda Herman mengganti namanya menjadi Ahmad Abanda Herman yang ia gunakan sampai sekarang.

Kini, kabar Abanda Herman selepas pensiun dari dunia sepak bola tidak diketahui karena eks Persib Bandung itu tampaknya tak memiliki akun media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir kali Abanda Herman terlihat ialah saat dirinya memperkuat Persak Kebumen di ajang Piala Bupati Banyumas pada tahun 2015 silam.

Saat itu, Abanda Herman berada satu tim dengan pemain kawakan Indonesia seperti Okto Maniani hingga Leonard Tupamahu dan sampai sekarang kabar mantan bek tangguh itu belum diketahui. (han/kmr)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT