Dari PSG ke Bandung: Gaji Layvin Kurzawa Turun Drastis, Kenapa Tetap Pilih Persib?
- instagram Layvin Kurzawa
tvOnenews.com - Besaran gaji Layvin Kurzawa di Persib Bandung langsung memantik perhatian publik sepak bola nasional.Â
Bek kiri asal Prancis itu dikabarkan menerima bayaran hingga menyentuh angka Rp1 miliar per bulan untuk membela Maung Bandung pada paruh kedua Super League 2025/2026.Â
Nominal tersebut tergolong luar biasa untuk ukuran kompetisi domestik dan menempatkan Kurzawa dalam jajaran pemain dengan gaji tertinggi di Indonesia saat ini.
Jika ditarik ke belakang, angka tersebut memang jauh lebih kecil dibandingkan pendapatan Kurzawa di masa jayanya di Eropa, khususnya ketika membela Paris Saint-Germain (PSG).Â
Namun, dibandingkan nilai pasarnya saat ini, kontrak dari Persib justru terbilang sangat kompetitif.Â
Melansir dari Transfermarkt, nilai pasar Layvin Kurzawa tercatat sebesar 750 ribu euro per pembaruan 21 Oktober 2025, angka yang sejalan dengan struktur gaji tinggi yang ditawarkan Persib.

- instagram Layvin Kurzawa
Rincian Gaji Kurzawa di Persib dan Perbandingan Internal Tim
Layvin Kurzawa resmi menjadi bagian dari Persib Bandung untuk sisa musim Super League 2025/2026 dengan durasi kontrak enam bulan.Â
Sementara, berdasarkan laporan sejumlah media Prancis, bek berusia 33 tahun tersebut menerima gaji sekitar 50 ribu euro per bulan. Jika dikonversikan ke rupiah, nilainya berkisar antara Rp980 juta hingga Rp1 miliar per bulan.
Dengan kontrak enam bulan, estimasi total nilai gaji Kurzawa berada di angka Rp6 miliar hingga kontraknya berakhir.Â
Nilai tersebut belum mencakup kemungkinan bonus performa atau insentif lain yang lazim diterapkan klub profesional.
Meski tergolong tinggi, Kurzawa bukan pemain dengan bayaran tertinggi di skuad Persib. Dalam struktur gaji internal klub, nama Thom Haye masih berada di posisi teratas dengan bayaran sekitar 70 ribu euro per bulan.Â
Dengan demikian, Kurzawa menempati urutan kedua pemain bergaji tertinggi di Persib Bandung, sebuah indikasi bahwa klub memiliki skema finansial yang berlapis namun tetap agresif dalam memperkuat tim.
Keputusan Persib memberikan gaji besar ini juga dipengaruhi oleh status Kurzawa yang bergabung secara gratis.Â
Klub tidak perlu mengeluarkan biaya transfer karena sang pemain berstatus free agent setelah kontraknya bersama Boavista berakhir.

- instagram Layvin Kurzawa
Dari PSG ke Super League: Jurang Finansial yang Tak Terelakkan
Nama Layvin Kurzawa dikenal luas saat memperkuat Paris Saint-Germain dalam rentang waktu panjang, dari 2015 hingga 2024.Â
Di periode tersebut, ia merasakan atmosfer sepak bola elite Eropa, bersaing di Ligue 1 dan Liga Champions, serta menikmati bayaran yang sangat besar.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa pada puncak kariernya bersama PSG, Kurzawa menerima gaji yang nilainya bisa mencapai ratusan miliar rupiah per tahun.Â
Jika dibandingkan dengan itu, gaji Rp1 miliar per bulan di Persib tentu terlihat sebagai penurunan signifikan secara nominal.
Namun, perbandingan ini juga menegaskan realitas perbedaan ekonomi antara liga-liga top Eropa dan kompetisi Asia, termasuk Indonesia.Â
Dalam konteks Super League, gaji Kurzawa tetap tergolong premium dan menempatkannya sebagai salah satu pemain dengan kontrak tertinggi di Tanah Air.
Mengapa Layvin Kurzawa Mau Menerima Persib?
Keputusan Kurzawa menerima pinangan Persib Bandung tidak bisa dilihat semata dari sisi finansial. Pada fase kariernya saat ini, faktor stabilitas bermain, peran penting di tim, dan pengalaman baru menjadi pertimbangan utama.Â
Persib menawarkan menit bermain reguler, status sebagai pemain kunci, serta tekanan kompetitif yang berbeda dari Eropa.
Selain itu, Persib merupakan klub dengan basis suporter besar dan ambisi tinggi di level domestik maupun Asia.Â
Bagi Kurzawa, ini menjadi kesempatan untuk tetap berada di lingkungan kompetitif sambil memperpanjang relevansi kariernya.
Dari sisi klub, kehadiran mantan pemain PSG memberikan dampak simbolis dan pemasaran yang kuat. Persib mengirim sinyal bahwa mereka serius membangun skuad bertaraf internasional.
Dengan pengalaman panjang di Eropa dan statusnya saat ini, Layvin Kurzawa bukan sekadar rekrutan mahal. Ia adalah investasi jangka pendek yang sarat makna baik bagi Persib Bandung maupun bagi Super League 2025/2026 secara keseluruhan. (udn)
Â
Load more