GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berubah Drastis! Begini Kabar 7 Pemain Asing yang Pernah Bermain di Liga Indonesia, Ada yang Jadi Wali Kota hingga Ngolah Sampah

Hingar bingar Liga Indonesia nyatanya menarik minat dari pemain asing hebat seluruh dunia untuk datang ke tanah air. Namun bagaimana kabar mereka sekarang?
Sabtu, 30 Desember 2023 - 12:19 WIB
Boakay Eddie Foday dan Robertino Pugliara
Sumber :
  • Viva dan Persebaya

tvOnenews.com - Kehadiran pemain asing di Liga Indonesia menjadikan kompetisi sepak bola tanah air semakin menarik jutaan pasang mata.

Tak hanya itu, kedatangan legiun asing juga sering menjadi tumpuan bagi sebuah klub karena kemampuan mereka yang di atas rata-rata pemain lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak dilegalkannya regulasi pemain asing di Liga Indonesia pada akhir dekade 90-an, banyak klub yang mulai memanfaatkan jasa dari punggawa asing.

Dari periode itu hingga sekarang, pemain asing silih berganti datang ke Liga Indonesia bahkan banyak dari mereka telah pensiun dan memilih untuk beralih profesi di luar sepak bola.

Lantas, bagaimana kabar para pemain asing tersebut pasca tak lagi bermain di Liga Indonesia? Berikut ulasannya.

1. Igor Joksimovic

PSIS Semarang menjadi satu-satunya tim Liga Indonesia yang diperkuat Igor Joksimovic pada musim 2007-2008 dan dia menyumbangkan 11 gol dari 22 laga.


Eks striker PSIS Semarang Igor Joksimovic yang pernah jabat wali kota di Bosnia

Setelah pensiun, Igor Joksimovic justru banting setir menjadi politisi. Dirinya pernah menjabat sebagai anggota dewan hingga wali kota Trebinje di Bosnia, tempat dirinya berasal.

Kesibukan Igor Joksimovic saat ini ialah menjadi agen pemain serta presiden klub lokal Bosnia, LeoStars.

2. Ali Khadafi

Pivot asing dari benua Afrika ini mulai dikenal pencinta sepak bola tanah air ketika memperkuat PSM Makassar. Ia juga sempat bermain di PSPS Pekanbaru, Bontang FC, dan Sriwijaya FC.

Namun, aksi-aksi memukau Ali Khadafi di Liga Indonesia saat ini tinggal kenangan karena dia telah tutup usia pada 2015 silam.

3. Boakay Eddie Foday

Bomber asing haus gol asal Liberia ini diketahui telah malang melintang di sepak bola Indonesia. Sejumlah tim pernah ia bela seperti Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Persiwa Wamena, dan Persipura Jayapura.

Ia juga sempat mengikuti seleksi bersama tim Malaysia, Sarawak FC pada 2017 dan kini dirinya dikabarkan bermain sepak bola tarkam untuk bertahan hidup.

4. Pierre Njanka

Pierre Njanka saat membela Persija Jakarta (Source: Viva)

Stopper Timnas Kamerun di Piala Dunia 1998 ini pertama kali datang ke Liga Indonesia ketika direkrut oleh Persija Jakarta.

Setelah itu, Pierre Njanka pindah ke sejumlah tim Liga Indonesia seperti Arema FC, Aceh United, Mitra Kukar, hingga Putra Samarinda sebelum akhirnya kembali ke Kamerun.

Usai gantung sepatu, Pierre Njanka diketahui masih aktif di dunia sepak bola dengan memberikan pelatihan kepada pemain-pemain muda Kamerun.

5. Roger Milla

Pemain yang dikenal karena selebrasi khasnya pada Piala Dunia 1990 itu datang ke Liga Indonesia di penghujung kariernya dengan membela Pelita Jaya dan Putra Samarinda.

Usai gantung sepatu, Roger Milla aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan, seperti mendirikan Yayasan Heart of Africa dengan program pengolahan sampah plastik.

Selain itu, Roger Milla juga mendirikan Noma Fund yang bertujuan untuk memerangi penyakit noma yang banyak menyerang anak-anak di Afrika.

Sejumlah legenda sepak bola Afrika juga terlibat dalam yayasan yang digagas oleh Roger Milla seperti mantan pemain Barcelona, Samuel Eto'o.

6. Patricio Morales

Striker Arema Malang Patricio Morales (Source: Antara)

Patricio Morales sempat menjadi striker menakutkan di Liga Indonesia pada musim 2010 ketika memperkuat Arema Malang. Ia juga pernah membela Persik Kediri dan Persebaya Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menamatkan kariernya sebagai pesepakbola pada 2017, Pato kembali ke Chile dan membentuk sebuah sekolah sepak bola bagi anak-anak di sana.

7. Robertino Pugliara

Klub-klub besar Liga Indonesia seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, PSM Makassar, Persipura Jayapura, hingga Persebaya Surabaya tercatat pernah menggunakan jasanya.

Namun, Bajul Ijo menjadi tim Liga Indonesia terakhir yang ia bela usai mengalami cedera parah pada 2018. Kini Robertino Pugliara kembali ke Argentina dan berkumpul dengan keluarganya. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antisiapasi Penyelewengan Program dan Penggunaan Dana Desa, ABPEDNAS dan Kejagung Kolaborasi Tingkatkan Pengawasan

Antisiapasi Penyelewengan Program dan Penggunaan Dana Desa, ABPEDNAS dan Kejagung Kolaborasi Tingkatkan Pengawasan

Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) berkolaborasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dalam meningkatkan pengawasan dana dan pembangunan desa.
Dari Persija Berujung Dipanggil John Herdman Masuk TC Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu Beri Pernyataan Berkelasnya

Dari Persija Berujung Dipanggil John Herdman Masuk TC Timnas Indonesia, Eksel Runtukahu Beri Pernyataan Berkelasnya

Penyerang Persija Jakarta, Eksel Runtukahu terharu dipanggil pelatih John Herdman untuk mengikuti TC Timnas Indonesia dalam persiapan ASEAN Hyundai Cup 2026.
Kepada Orang Korea, Shin Tae-yong Akui Belum Move On dari Kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi

Kepada Orang Korea, Shin Tae-yong Akui Belum Move On dari Kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi

Saat diwawancarai agen voli pemain Korea, Shin Tae-yong mengaku belum move on dari kemenangan Timnas Indonesia atas Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
KPK Sebut Fadia Arafiq Intervensi Pegawai Outsourcing Untuk Memilihnya di Pilkada 2024

KPK Sebut Fadia Arafiq Intervensi Pegawai Outsourcing Untuk Memilihnya di Pilkada 2024

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap, Fadia Arafiq turut intervensi tenaga kerja outsourcing untuk memilihnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu.
Lensa Berbicara: 'Yang Penting Nyawa Selamat' Korban Kebakaran Krendang Barat Ikhlas Hadapi Musibah

Lensa Berbicara: 'Yang Penting Nyawa Selamat' Korban Kebakaran Krendang Barat Ikhlas Hadapi Musibah

Warga Krendang Barat, Tambora, Jakarta Barat masih berupaya bangkit setelah kebakaran yang melanda permukiman mereka pada Kamis kemarin. Pada Jumat (29/5/2026), sejumlah warga tampak mencari sisa-sisa barang yang masih dapat diselamatkan di antara puing-puing bangunan yang hangus terbakar.
Sapa Masyarakat Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terpesona dengan Paras Wanita Jayapura: Cantik Sekali

Sapa Masyarakat Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terpesona dengan Paras Wanita Jayapura: Cantik Sekali

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terpesona dengan kecantikan wanita Jayapura saat kunjungan ke Papua dalam agenda Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III 2026.

Trending

KPK Sebut Fadia Arafiq Intervensi Pegawai Outsourcing Untuk Memilihnya di Pilkada 2024

KPK Sebut Fadia Arafiq Intervensi Pegawai Outsourcing Untuk Memilihnya di Pilkada 2024

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap, Fadia Arafiq turut intervensi tenaga kerja outsourcing untuk memilihnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu.
Update Terbaru Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Mengalir ke Mobilisasi Suara untuk Pemilu

Update Terbaru Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Mengalir ke Mobilisasi Suara untuk Pemilu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsoucing di Kabupaten Pekalongan dengan tersangka Fadia Arafiq.
Geger! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Selatan

Geger! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Selatan

Seorang wanita berinisial L menggegerkan warga usai ditemukan tewas di sebuah hotel kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/5/2026).
Sapa Masyarakat Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terpesona dengan Paras Wanita Jayapura: Cantik Sekali

Sapa Masyarakat Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terpesona dengan Paras Wanita Jayapura: Cantik Sekali

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terpesona dengan kecantikan wanita Jayapura saat kunjungan ke Papua dalam agenda Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III 2026.
Lensa Berbicara: 'Yang Penting Nyawa Selamat' Korban Kebakaran Krendang Barat Ikhlas Hadapi Musibah

Lensa Berbicara: 'Yang Penting Nyawa Selamat' Korban Kebakaran Krendang Barat Ikhlas Hadapi Musibah

Warga Krendang Barat, Tambora, Jakarta Barat masih berupaya bangkit setelah kebakaran yang melanda permukiman mereka pada Kamis kemarin. Pada Jumat (29/5/2026), sejumlah warga tampak mencari sisa-sisa barang yang masih dapat diselamatkan di antara puing-puing bangunan yang hangus terbakar.
Laporkan Film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya, Ini Alasan Mama Sinta

Laporkan Film Pesta Babi ke Polda Metro Jaya, Ini Alasan Mama Sinta

Yasinta Moowend atau Mama Sinta didampingi kuasa hukumnya mendatangi Polda Metro Jaya, pada Jumat (29/5/2026) dalam rangka melaporkan film dokumenter “Pesta Babi” yang menggunakan identitas dirinya tanpa izin.
Antisiapasi Penyelewengan Program dan Penggunaan Dana Desa, ABPEDNAS dan Kejagung Kolaborasi Tingkatkan Pengawasan

Antisiapasi Penyelewengan Program dan Penggunaan Dana Desa, ABPEDNAS dan Kejagung Kolaborasi Tingkatkan Pengawasan

Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) berkolaborasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dalam meningkatkan pengawasan dana dan pembangunan desa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT