Laga Persib Vs Persija Tanpa Penonton, PSSI: Hukuman Komdis Harus Dituruti dan Dimaklumi
- Persib bandung
tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi angkat bicara soal duel panas antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang digelar tanpa penonton.
Persib Bandung dijadwalkan menjamu Persija Jakarta pada pertandingan pekan ke-28 Liga 1 2023/2024, Sabtu (9/3/2024).
Sayangnya, Persib Bandung berpotensi tidak bisa mendapat dukungan dari bobotoh saat menghadapi Persija karena hukuman Komisi Disiplin (Komdis).
Hukuman terhadap Maung Bandung mengacu kepada Surat Keputusan Komdis PSSI No 191/L1/SK/KD-PSSl/III/2024 yang disahkan 1 Maret 2024.
Dalam surat itu disebutkan bahwa Persib tidak boleh menggelar pertandingan kandang dengan penonton dan denda Rp25 juta.
Keputusan Komdis PSSI ini mengacu kepada insiden kerusuhan di luar perimeter stadion sesudah pertandingan Persib melawan PSIS Semarang.
Laga kandang terdekat Maung Bandung adalah menjamu Macan Kemayoran yang direncanakan digelar di Stadion Si Jalak Harupat.
Kendati demikian, Persib diberikan kesempatan untuk melakukan banding terhadap hukuman yang diberikan Komdis PSSI ini.
Akan tetapi, Persib belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait banding yang diajukan jelang pertandingan kontra Persija.
Soal hal ini, Yunus Nusi mengaku belum menerima surat banding yang diajukan tim asuhan Bojan Hodak tersebut.
"Belum (menerima surat banding). Kami tunggu suratnya," ujar Yunus Nusi kepada awak media, Senin (4/3/2024).
Dia menambahkan, terkait status laga Persib melawan Persija, semua pihak sebaiknya bersabar karena menyangkut risiko yang besar.
Sebagai informasi, pertandingan antara Persib dan Persija nyaris selalu panas karena menyangkut rivalitas antara kedua suporter.
"Kami akan lakukan semuanya secara prosedural karena ini juga menyangkut sebuah risiko yang sangat besar, tentu kita akan mengakomodir saran dan pendapat dari berbagai elemen dan kita juga harus berkaca kepada beberapa kejadian," ucapnya.
Yunus Nusi menyatakan bahwa pihaknya sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan karena tidak mau Tragedi Kanjuruhan kembali terjadi.
Maka dari itu, dia meminta suporter untuk menahan diri agar mematuhi keputusan yang sudah dibuat Komdis PSSI.
"Kami juga tidak mau kecolongan lagi karena kejadian seperti, maaf, Kanjuruhan itu betul-betul luar biasa memukul federasi, kita juga berharap ke depannya kawan-kawan saling menahan diri juga harus memaklumi bahwa ketika PSSI memberikan keputusan tanpa penonton, ya layaknya itu juga dituruti, memaklumi itu," ucapnya.
Selain itu, dia menyinggung soal regulasi larangan suporter menghadiri pertandingan tandang yang masih sering dilanggar.
Padahal, kata Yunus Nusi, regulasi itu diterapkan agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan sepak bola Indonesia.
"Karena kita lihat sendiri, soal regulasi yang suporter tandang ke kandang lawan mereka kadang datang dengan cara-cara tidak benar. Ini kan kita khawatir karena kita masih dalam pemantauan FIFA dalam rangka transformasi sepak bola Indonesia, kita khawatir apabila ada kejadian yang menyerupai kejadian sebelumnya ini akan berakibat fatal terhadap federasi kita," ucapnya. (fan)
Load more