GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSS Sleman Resmikan Bek Jebolan Liga Inggris Kelahiran Jerman

PSS Sleman terus melengkapi skuat jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2024/2025. Terbaru, manajemen Super Elang Jawa meresmikan satu lagi pemain asing bernama Philemon Ofosu-Ayeh.
Jumat, 19 Juli 2024 - 08:08 WIB
Phil Ofosu-Ayeh jadi rekrutan anyar PSS Sleman. (Dok PSS).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - PSS Sleman terus melengkapi skuat jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2024/2025. Terbaru, manajemen Super Elang Jawa meresmikan satu lagi pemain asing bernama Philemon Ofosu-Ayeh.

Pria kelahiran Jerman itu menjadi pemain asing ketujuh yang didatangkan PSS. Sebelumnya ada nama Betinho, Alan Bernardon, Moon Chang-Jin, Gustavo Tocantins, Danilo Alves, dan Cleberson.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Phil, sapaan akrab Philemon, akan menambah kekuatan baru di sektor bek sayap. Pemain berpostur 183 cm itu mengaku sangat antusias bergabung dengan Laskar Sembada.

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan tim PSS. Saya banyak mendengar hal-hal baik tentang PSS dari para pemain asing yang bermain di Liga Indonesia. Sambutan hangat dari semua orang di PSS yang saya temui sejauh ini sangat ramah dan bersahabat. Saya sangat senang berada di sini,” katanya dalam rilis resmi klub, Kamis (18/07/2024).

Phil mengawali karir sepak bola profesionalnya bersama SV Wilhelmshaven Youth di Jerman. Ia kemudian hijrah ke beberapa klub Eropa di luar Jerman, yaitu Wolverhampton Wanderers (Liga Inggris) dan Halmstads Bollklubb (Liga Swedia).

Pemain berpaspor Ghana tersebut kemudian memilih PSS Sleman sebagai pelabuhan barunya. Fanatisme suporter PSS Sleman dari BCS dan Slemania diakui Phil sebagai salah satu alasan kepindahannya ke Bumi Sembada.

“PSS memiliki basis suporter besar dengan fanatismenya yang luar biasa. Melihat tayangan melalui video pertandingan PSS, stadion penuh sesak dan pendukung PSS sangat kreatif. Saya tidak sabar menunggu bermain di pertandingan kandang pertama,” ujarnya. 

Ia pun membandingkan antusiasme publik sepak bola Swedia dengan Indonesia. Phil melihat hal tersebut dari pengamatannya melalui internet sebelum memutuskan berkarir di Liga Indonesia bersama PSS.

⁠”Budaya sepak bola Indonesia jelas lebih bergairah, stadion penuh sesak di sini. Di Swedia cukup sepi, orang-orang mengikuti sepak bola tetapi energinya berbeda dibandingkan di Indonesia,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengenai kesan pertama sepak bola Indonesia, Phil mengaku masih belum merasakan secara langsung.

“Saya melihat sepak bola Indonesia sebatas dari internet jadi belum merasakan langsung. Apalagi belum berlatih dan bermain jadi semuanya baru bagi saya. Saya menantikan kiprah awalnya seperti apa,” terangnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT