News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Pengurangan Poin, PSM Makassar Ungkap Isi Sanksi Komite Disiplin PSSI: Kami Ajukan Banding

PSM Makassar sempat bermain dengan 12 pemain ketika menjamu Barito Putera di Stadion Batakan, 22 Desember 2024 lalu. 
Senin, 30 Desember 2024 - 17:48 WIB
Bukan Pengurangan Poin, PSM Makassar Ungkap Isi Sanksi Komite Disiplin PSSI: Kami Ajukan Banding
Sumber :
  • PSM Makassar

Jakarta, tvOnenews.com - PSM Makassar terkejut ketika mendapatkan surat cinta dari Komite Disiplin PSSI atas kesalahan tim bermain dengan 12 pemain

PSM Makassar sempat bermain dengan 12 pemain ketika menjamu Barito Putera di Stadion Batakan, 22 Desember 2024 lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PSM Makassar sempat mengikuti sidang Komite Disiplin pada Sabtu (28/12/2024) lalu untuk mendengar alur kejadian dari berbagai pihak yang terlibat. 

tvonenews

Pada keesokan harinya, Minggu (29/12/2024) malam, PSM Makassar menerima surat yang berisi keputusan sidang Komite Disiplin PSSI. 

Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin menyebut PSM Makassar ditetapkan bersalah dalam adanya 12 pemain dalam pertandingan tersebut. 

"Kemudian memutuskan dijatuhkan sanksi pada PSM Makassar bahwa hukuman kalah 0-3 dari Barito Putera, dan kita ada denda Rp90 juta," kata Fajrin, Senin (30/12/2024). 

Dalam keputusan ini, PSM Makassar pun langsung melakukan banding pada Komite Banding PSSI. 

"Untuk keputusan ini (PSM) mempertanyakan mengapa keputusan ini bisa keluar, karena berdasarkan informasi dan hasil proses sidang, tidak ada satu pun keterangan atau bukti yang mengarahkan kesalahan ataupun kelalaian tersebut ada pada PSM Makassar," tegas Fajrin. 

Di sisi lain, Fajrin pun terkejut ketika PT Liga Indonesia Baru sebagai operator Liga 1 salah mengimplementasikan mengenai penerapan sanksi. 

Dalam klasemen terbaru Liga 1, PSM Makassar sempat dikurangi enam poin, bukan tiga poin seperti yang tercantum pada keputusan Komite Disiplin PSSI. 

"PSM Makassar bahkan dijatuhi sanksi enam poin, jadi mereka menganggap kita kalah poin jadi 24 dan pengurangan poin lagi berupa 3 poin," kata Fajrin. 

PSM Makassar pun mengajukan komplain pada PT LIB dan akhirnya dikoreksi oleh LIB. 

"Setelah melakukan pengecekan oleh PT Liga Indonesia Baru akhirnya terkoreksi bahwa ada kekeliruan ada penerapan sanksi kepada PSM Makassar, dimana yang seharusnya mendapatkan minus 3 poin ditulis enam poin," katanya,

"Akhirnya terkoreksi maka pada siang tadi sudah terkoreksi PSM berada pada posisi 11 klasemen," kata Fajrin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manajemen PSM pun berharap ada pengembalian poin dari hasil sidang banding yang akan digelar oleh Komite Banding PSSI. 

"Target kami mengajukan banding adalah kesalahan bukan berada di PSM Makassar, kami meminta agar putusan Komdis ini ditinjau dengan harapan bahwa putusan tersebut dibatalkan," katanya. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maarten Paes Dipermalukan Pengamat Bola di Live TV Belanda, Andalan Timnas Indonesia sampai Disebut Kiper Cacat

Maarten Paes Dipermalukan Pengamat Bola di Live TV Belanda, Andalan Timnas Indonesia sampai Disebut Kiper Cacat

Pengamat Belanda, Johan Derksen sebut Maarten Paes kiper cacat dan pertanyakan keputusan Ajax membelinya. Kiper Timnas Indonesia itu dipermalukan live di TV Belanda.
Soroti Lemahnya Follow the Money, DPR: Jangan Cuma Tangkap Pengguna, Miskinkan Jaringan Narkoba

Soroti Lemahnya Follow the Money, DPR: Jangan Cuma Tangkap Pengguna, Miskinkan Jaringan Narkoba

Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil, melontarkan kritik tajam terhadap pola penegakan hukum narkotika di Indonesia yang dinilai masih berhenti pada penangkapan pelaku lapangan.
Perluas Hunian Layak, Pemkot Tangerang Percepat Perbaikan 100 RTLH Prioritas

Perluas Hunian Layak, Pemkot Tangerang Percepat Perbaikan 100 RTLH Prioritas

Sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, Pemkot Tangerang melalui Disperkimtan melakukan percepatan pembangunan terhadap 100 rumah prioritas kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Khutbah Jumat 10 April 2026: Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal

Khutbah Jumat 10 April 2026: Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal

Berikut rekomendasi tema teks khutbah Jumat singkat terbaru untuk shalat Jumat, dengan judul "Jangan Rusak Ukhuwah Islamiyah, Jauhi Permusuhan di Akhir Syawal".
Diminta Pindah ke IKN, Gibran Ajak DPR Ikut

Diminta Pindah ke IKN, Gibran Ajak DPR Ikut

Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menanggapi permintaan anggota Komis II DPR RI Fraksi PDIP Deddy Sitorus soal berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Periksa Enam ASN, KPK Dalami Soal Intervensi yang Dilakukan Fadia Arafiq

Periksa Enam ASN, KPK Dalami Soal Intervensi yang Dilakukan Fadia Arafiq

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap enam aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, Jawa Tengah.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT