News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Kena Mental, 5 Pemain Top Kelas Eropa Ini Ngaku 'Kapok' Main di Liga Indonesia, Ada yang Menyindir hingga Bongkar Borok

Berikut ini 5 pemain top kelas Eropa yang pernah bermain di Liga Indonesia, tapi malah mengaku kapok, dari alasan manajemen, gagal adaptasi hingga aturan...
Kamis, 13 Maret 2025 - 14:58 WIB
Pemain asing yang mengaku trauma dan kapok bermain di Liga Indonesia.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Berikut deretan 5 pemain kelas Eropa yang pernah merumput di Liga Indonesia tapi malah mengaku kena mental dan kapok, ada mantan pemain klub papan atas Liga 1.

Tak bisa dipungkiri hadirnya pemain top kelas Eropa yang mewarnai kompetisi Liga Indonesia menjadi daya tarik tersendiri dunia sepak bola tanah air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya menaikkan popularitas, lebih dari itu bisa menaikkan daya saing kompetisi domestik.

Meski dalam penerapan regulasi dan aturan kerap terjadi kontroversi yang turut menjadi sorotan dalam keputusannya.

Salah satu pemain kelas top kelas Eropa yang pernah merasakan atmosfer sepak bola di Indonesia adalah Michael Essien. Kedatangannya pun saat itu bikin heboh publik pecinta sepak bola.

Michael Essien
Michael Essien
Sumber :
  • PT Liga Indonesia Baru (LIB)

 

Mantan Bomber Chelsea itu pertama kali didatangkan oleh Persib Bandung pada tahun 2017 silam.

Publik sepak bola saat itu langsung heboh dan seketika menyoroti tiap Persib Bandung main.

Michael Essien saat itu dikontrak satu musim oleh Persib Bandung, kehadiran Essien diharapkan akan meningkatkan kualitas dari Pangeran Biru.

Namun, ternyata kehadiran Michael Essien belum mampu memenuhi ekspektasi tim berjuluk Maung Bandung itu, lantaran tak mengangkat performa Persib. 

Bahkan sepanjang musim, pemain yang berposisi gelandang bertahan itu hanya berhasil mengoleksi lima gol dan satu assist. 

Meski demikian, hadirnya pemain asing kelas Eropa di Liga Indonesia juga menyisakan banyak persoalan, Liga terus berbenah sampai saat ini. 

Terlebih pada musim 2024 ini, PT Liga Indonesia Baru atau LIB terus menambah kuota pemain asing yang bisa direkrut setiap klub peserta Liga 1. 

Namun sayangnya ada beberapa pemain di masa silam yang mengaku kena mental dan kapok bermain di Liga Indonesia.

Beberapa dari mereka mengaku kalau alasannya dari masalah yang beragam, mulai dari performa mereka yang turun hingga konflik manajemen klub Liga Indonesia.

Namun tidak sedikit juga dari mereka yang gagal beradaptasi hingga mengaku kapok main di liga Indonesia. Lantas siapa saja pemain yang sudah tak sudi lagi merumput di Indonesia?

Boubacar Sanogo saat diperkenalkan sebagai pemain Madura United.
Boubacar Sanogo saat diperkenalkan sebagai pemain Madura United.
Sumber :
  • Pratama Yudha Karami/ VIVA.co.id

 

Nama pertama adalah Boubacar Sanogo, ia pernah bermain untuk Madura United dan memutuskan hengkang dari Liga Indonesia.

Pemain asal Pantai Gading ini terang-terangan mengatakan jika dia kapok bermain di Liga Indonesia. 

Boubacar Sanogo mengaku jika dirinya tidak menyukai struktur serta manajemen Madura United yang terkesan tidak profesional terhadap pemain.

"Saya tidak suka di sana, strukturnya sangat memprihatinkan, kami bahkan tidak memiliki ruang ganti dan shower di tempat latihan" ujar Boubacar Sanogo.  

Boubacar Sanogo kala itu hanya bertahan bermain bersama dengan Madura United selama tiga bulan sebelum akhirnya dipecat oleh manajemen klub. 

Kevin van Kippersluis
Kevin van Kippersluis
Sumber :
  • Persib.co.id

 

Kevin van Kippersluis adalah penyerang asal Belanda yang didatangkan oleh persib Bandung dari SC Cambuur pada paruh kedua kompetisi Liga 1 musim 2018.

Namun kala itu justru Kevin van Kippersluis gagal menunjukan performa terbaiknya di lapangan hijau bersama Maung Bandung.    

Kevin van Kippersluis yang diplot sebagai ujung tombak utama, hanya bisa mencetak dua gol dalam 15 penampilan bersama Persib Bandung.  

Alhasil, di akhir musim Persib Bandung menyatakan untuk tidak memperpanjang kontrak Kevin van Kippersluis.

"Saya pergi ke Indonesia terlalu cepat, jika saya sudah di penghujung karir mungkin ceritanya akan berbeda. Saya merindukan sepak bola Belanda, kehidupan saya bagus di Indonesia, tapi tidak dalam urusan sepakbola. Di Belanda permainan lebih ke arah taktikal, di Indonesia itu tidak terjadi," ungkap Kevin van Kippersluis. 

Sylvano Comvalius
Sylvano Comvalius
Sumber :
  • YouTube

 

Pemain asal Belanda yang pernah menorehkan prestasi gemilang sebagai top skor liga 1 musim 2017 ini secara terang-terangan mengaku kapok bermain di Liga Indonesia.

Saat itu, Sylvano Comvalius tampil impresif bersama Bali United dengan mencatatkan 37 gol sepanjang musim kompetisi tahun 2017.

Namun, pemain yang pernah membela beberapa klub besar di Liga Indonesia ini, seperti Arema FC, Bali United, Persipura menyatakan kapok berkarier sebagai pesepakbola di Indonesia.

Hal ini karena dirinya merasa bahwa Bali United telah dirugikan oleh penyelenggara kompetisi di akhir musim.

Pernyataan itu diungkapnya setelah rival terdekat mereka Bhayangkara FC dinyatakan menang W.O (Walkover) atas Mitra Kukar, padahal saat itu pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Hasil itu membuat jumlah angka Bali United dan Bhayangkara sama, dimana Bali United harus puas dengan posisi sebagai runner up setelah kalah head to head.    

"Jadi Selamat datang di sirkus. Siapa yang ingin melihat keajaiban apapun yang terjadi. Kita harus bangga pada musim ini, bersama-sama kita melakukan pekerjaan yang menakjubkan. Mari berharap dan berdoa untuk akhir yang lebih baik," tulis Comvalius di postingan Instagram-nya. 

Peter Odemwingie
Peter Odemwingie
Sumber :
  • VIVA

 

Peter Odemwingie adalah pemain asal Nigeria yang pernah membela dua klub Liga Inggris yakni West Bromwich Albion dan Stoke City.

Peter Odemwingie masuk dan menghiasi kompetisi sepak bola pada musim 2017 silam bersama Madura United.

Sepanjang kontraknya, Peter Odemwingie telah menorehkan 15 gol di kompetisi Liga Indonesia di musim 2017.    

Namun anehnya, pasca berakhirnya kompetisi, Peter Odemwingie justru memilih untuk hengkang dari Madura United.  

Dikabarkan bahwa Peter Odemwingie memilih untuk cabut dari Madura United lantaran dirinya tidak suka dengan dunia sepak bola Indonesia yang keras. 

Carlton Cole
Carlton Cole
Sumber :
  • (ANTARA /Agus Bebeng)

 

Persib Bandung memutuskan tidak memperpanjang kontrak bagi Carlton Cole pada putaran kedua Liga 1 Indonesia.

Performa pemain asal Inggris itu dianggap tidak mumpuni, pemain yang memiliki postur tinggi badan 191 cm itu tidak mampu mencatatkan satu pun gol dari liga pertandingan yang dia lakoni bersama Persib Bandung di Liga 1

Saat itu, imbas performa minornya akhirnya membuat ia lebih akrab dengan bangku cadangan sejak berseragam tim Maung Bandung.

Carlton Cole kurang lihai dalam beradaptasi dengan Persib Bandung sehingga membuat dirinya harus rela dicoret dari skuad Maung Bandung di akhir musim.

Cole justru mengkambing hitamkan Manajer Persib Bandung saat itu sebagai bentuk kekecewaannya. 

Umuh Muchtar manajer kawakan Persib itu dianggap tidak bisa memperlakukannya secara profesional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya belum pernah menyebut nama pria ini (Umuh Muchtar) dengan cara yang buruk, yang tidak pernah mendukung saya sejak saya tiba di Persib. Saya belum pernah diperlakukan dengan adil tetapi saya tutup mulut dan bekerja keras serta menjaga semuanya tetap profesional," ujar Carlton Cole. 

Pasca out dari Persib Bandung, Carlton Cole memutuskan pensiun pada tahun 2017.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Begini Reaksi Jujur Pemain Hyundai Hillstate soal Popularitas Megawati Hangestri, Beri Pesan Khusus

Begini Reaksi Jujur Pemain Hyundai Hillstate soal Popularitas Megawati Hangestri, Beri Pesan Khusus

Popularitas Megawati Hangestri di Indonesia turut menarik perhatian rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate, yang mengungkapkan reaksi mereka dan beri pesan.
Meski Targetkan Juara, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Realistis di FIFA ASEAN Cup 2026

Meski Targetkan Juara, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Realistis di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta suporter tetap realistis menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Ia mengingatkan bahwa membangun kekompakan tim dalam waktu singkat bukan perkara mudah.
Pesan Edhie Baskoro Yudhoyono ke Generasi Muda: Miliki Karya dan Bermanfaat Buat Bangsa

Pesan Edhie Baskoro Yudhoyono ke Generasi Muda: Miliki Karya dan Bermanfaat Buat Bangsa

Ibas ajak generasi muda Indonesia tidak berhenti pada pencapaian personal, tetapi menjadikan prestasi, kreativitas, dan platform yang mereka miliki sebagai kekuatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan memajukan Indonesia.
Mas Bechi Bebas Bersyarat, LPSK Pantau Keamanan Saksi dan Korban

Mas Bechi Bebas Bersyarat, LPSK Pantau Keamanan Saksi dan Korban

Moch. Subchi Azal Tsani alias Mas Bechi, terpidana kasus kekerasan seksual di Jombang, bebas bersyarat. LPSK memantau kondisi dan keamanan saksi dan korban. 
Pakar Perhapi Rizal Kasli Ingatkan Mineral Terbatas: Tambang Ilegal Kuras Sumber Daya Rusak Lingkungan

Pakar Perhapi Rizal Kasli Ingatkan Mineral Terbatas: Tambang Ilegal Kuras Sumber Daya Rusak Lingkungan

Indonesia memiliki kekayaan mineral yang melimpah, mulai dari nikel, tembaga, emas, bauksit hingga batu bara. Namun, sumber daya itu bersifat terbatas sehingga
Gedung Nusantara III Parlemen: Dasco Tegaskan Bukan Menyatukan Kewenangan Tapi Menyatukan Arah Fiskal Moneter

Gedung Nusantara III Parlemen: Dasco Tegaskan Bukan Menyatukan Kewenangan Tapi Menyatukan Arah Fiskal Moneter

DPR RI memperkuat koordinasi dengan pemerintah, Bank Indonesia, OJK dan Danantara Indonesia melalui pertemuan yang dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad

Trending

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Media sosial sebelumnya dihebohkan dengan isu video mesum a day in my life. Keduanya diduga merupakan pasangan sesama jenis atau gay masih didalami kepolisian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT