News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Never Forget, Ketika Iwan Setiawan Remehkan Persib dan Bilang Klub Bandung Itu Enggak Ada Apa-apanya: Mereka Hanya Sekumpulan…

Menjelang momen Persib juara back to back Liga 1, potongan video kontroversial Iwan Setiawan kembali mencuat. Pria yang dijuluki “Si Mulut Besar” itu pernah melukai hati Bobotoh
Sabtu, 3 Mei 2025 - 12:07 WIB
Ilustrasi - Kolease foto momen Iwan Setiawan hina Persib Bandung pada Piala Presiden 2015 lalu.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Menjelang momen Persib juara back to back Liga 1, potongan video kontroversial Iwan Setiawan kembali mencuat. Pria yang dijuluki “Si Mulut Besar” itu pernah melukai hati Bobotoh karena meremehkan Maung Bandung.

Pelatih kawakan ini bukan hanya dikenal karena strateginya di lapangan, tetapi juga karena pernyataan-pernyataan pedasnya yang sering kali memancing kontroversi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak heran, julukan Si Mulut Besar pun melekat kuat dalam perjalanan karier kepelatihannya. Jika sebagian pelatih memilih jalur diplomatis dalam berbicara ke media, maka Iwan memilih rute sebaliknya. 

Kolase Iwan Setiawan
Kolase Iwan Setiawan
Sumber :
  • Tangkapan Layar

 

Ia kerap melontarkan kritik tajam, komentar sinis, dan sesekali melakukan psywar sebelum pertandingan penting. 

Dalam konteks sepak bola Eropa atau Amerika Latin, psywar adalah bumbu wajib jelang laga besar. Tapi di Indonesia, pendekatan seperti itu masih dianggap asing bahkan mengganggu.

Salah satu momen paling ikonik sekaligus kontroversial dalam karier verbal Iwan Setiawan terjadi pada Piala Presiden 2015. 

Kala itu, ia menjadi juru taktik Borneo FC yang harus berhadapan dengan Persib Bandung di babak semifinal. 

Dalam sesi jumpa pers, Iwan melontarkan pernyataan yang langsung memicu amarah para Bobotoh, sebutan untuk pendukung Persib.

“Persib itu nggak ada apa-apanya. Mereka hanya kumpulan anak-anak muda yang dianggap bisa main bola,” ujar Iwan dengan percaya diri.

Iwan Setiawan
Iwan Setiawan
Sumber :
  • Tangkapan Layar

 

Tak berhenti di situ, ia juga menyindir kebijakan manajemen Persib yang, menurutnya, hanya menumpuk pemain bintang tanpa arah yang jelas.

“Manajemen punya uang, ambil Firman Utina, ambil Zulham Zamrun, ambil Tantan, ambil Hariono. Tapi ya itu, sekumpulan anak-anak yang bisa main bola akhirnya berkumpul di satu tim. Itulah Persib,” lanjutnya.

Bahkan, pelatih Persib saat itu Djadjang Nurdjaman tak luput dari kritik. Menurut Iwan, strategi Djanur belum matang, dan ia menyebut bahwa gelar juara ISL 2014 yang diraih Persib sarat kejanggalan.

“Waktu semifinal lawan Arema, tiga pemain penting Arema Gustavo Lopez, Ahmad Bustomi, dan Alberto Goncalves diganti saat pertandingan sedang panas-panasnya. Padahal nggak ada yang cedera. Aneh,” sindirnya.

Komentar-komentar ini langsung menyulut amarah Bobotoh dan publik sepak bola. 

Media sosial pun meledak, dengan mayoritas mengecam Iwan karena dianggap tidak menghormati lawan dan menciptakan kegaduhan tak perlu. Namun, tak sedikit pula yang membela dan memuji Iwan karena berani membuka ruang baru dalam kultur sepak bola Indonesia yang sering terlalu steril dari gesekan psikologis antar pelatih.

Bagi sebagian orang, Iwan Setiawan adalah bumbu pedas dalam liga yang tawar. Sosok yang, dengan segala kontroversinya, menambah warna dan tensi di luar lapangan. 

Ia bukan sekadar pelatih, tapi juga “provokator legal” yang tahu cara mencuri headline dan mengacaukan konsentrasi lawan sebelum peluit berbunyi.

Terlepas dari pro dan kontra, Iwan Setiawan tetap menjadi figur yang tak bisa diabaikan dalam sejarah sepak bola nasional. 

Dengan gaya bicara blak-blakan dan strategi psywar yang konsisten, ia mengukir reputasi sebagai pelatih yang tak hanya mengandalkan taktik, tapi juga psikologi meski terkadang harus dibayar dengan harga mahal.

Aksi Beckham Putra saat Persib Bandung menghadapi Malut United di Liga 1
Aksi Beckham Putra saat Persib Bandung menghadapi Malut United di Liga 1
Sumber :
  • Persib Bandung

 

Selangkah lagi Persib back to back

Hanya dua poin lagi. Sebuah angka kecil yang memisahkan Persib Bandung dari takhta juara Liga 1 Indonesia 2024/2025, untuk kedua kalinya secara beruntun atau back to back. 

Namun, justru ketika garis finis tampak begitu dekat langkah Maung Bandung tersandung di Ternate.

Bertandang ke Stadion Gelora Kie Raha pada Jumat malam (2/5/2025), Persib tampil dengan harapan besar memastikan gelar juara lebih awal, di pekan ke-31. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka justru menderita kekalahan 0-1 setelah juga kehilangan sang bintang Ciro Alves yang dihukum kartu merah. Kekalahan pahit ini membuat mereka harus menunggu hasil pertandingan Persebaya vs Kediri, Senin (5/3/2025) mendatang.

Persebaya satu-satunya klub yang berpeluang menyusul Persib jika berhasil menyapu empat laga terakhir. Walau terkesan berat, Maung Bandung bisa saja tersandung lagi di laga berikutnya lawan Barito Putera, Jumat (9/5/2025).

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Aktivitas Wajib di The NICE Funtastic Park Cianjur, Wisata Keluarga Murah dengan View Pegunungan

5 Aktivitas Wajib di The NICE Funtastic Park Cianjur, Wisata Keluarga Murah dengan View Pegunungan

5 aktivitas seru di The NICE Funtastic Park Cianjur, wisata keluarga murah dengan panorama pegunungan, minizoo edukatif, dan spot foto instagramable.
PB HMI Apresiasi Pemerintah atas Stabilitas Harga BBM dan Penguatan IPR

PB HMI Apresiasi Pemerintah atas Stabilitas Harga BBM dan Penguatan IPR

PB HMI melalui Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Rizki Alif Maulana, menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran atas keberhasilan menjaga stabilitas harga BBM di tengah dinamika geopolitik internasional yang penuh ketidakpastian.
Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Tuntas Setahun, Proyek Tak Boleh Gagal

Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Tuntas Setahun, Proyek Tak Boleh Gagal

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turun langsung meninjau pengerukan Kanal Banjir Barat di segmen strategis Pintu Air Manggarai hingga Jalan Kyai Tapa (Roxy)
Klub Milik Pengusaha Indonesia Ini Bakal Bikin Dompet Inter Milan Jebol di Bursa Transfer, Nerazzurri Dipaksa Bayar Mahal untuk 1 Wonderkid

Klub Milik Pengusaha Indonesia Ini Bakal Bikin Dompet Inter Milan Jebol di Bursa Transfer, Nerazzurri Dipaksa Bayar Mahal untuk 1 Wonderkid

Inter Milan mulai bergerak lebih awal dalam menyusun kekuatan musim depan. Langkah yang diambil adalah memantau gelandang muda milik Como FC, Maximo Perrone.
Jakarta Pertamina Enduro 'Hancurkan' Harapan Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026, Amankan Peluang ke Grand Final

Jakarta Pertamina Enduro 'Hancurkan' Harapan Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026, Amankan Peluang ke Grand Final

Jakarta Pertamina Enduro sukses mengamankan kemenangan 3-1 dengan skor 25-19, 25-19, 21-25, dan 25-23. Sementara Gresik Phonska cenderung mengandalkan momen
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Minta Anak Muda Jangan Paksakan Pesta Pernikahan, Siap-siap Diatur Surat Edaran

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Minta Anak Muda Jangan Paksakan Pesta Pernikahan, Siap-siap Diatur Surat Edaran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merencakan penerbitan surat edaran (SE) agar anak muda di Jabar menikah sederhana ketimbang menggelar pesta pernikahan.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT