News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Arema FC, Persib Bandung dan Persita Tangerang Disanksi Komdis PSSI Imbas Bentrok Antarsuporter?

Persita Tangerang dan Persib Bandung terancam bisa terkena sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akibat adanya bentrokan yang terjadi antara kedua suporter.
Sabtu, 17 Mei 2025 - 15:51 WIB
Komite Disiplin Sanksi Persib Ratusan Juta dan Beri Teguran Keras Karena Tingkah Laku Maung Bandung dan Bobotoh
Sumber :
  • Liga Indonesia Baru

Jakarta, tvOnenews.com - Persita Tangerang dan Persib Bandung terancam bisa terkena sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akibat adanya bentrokan yang terjadi antara kedua suporter.

Untuk diketahui, terdapat insiden yang tak mengenakan sebelum pertandingan antara Persita Tangerang kontra Persib Bandung dalam pekan ke-33 Liga 1 2024/2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden yang dimaksud adalah adanya pelemparan batu terhadap bus yang membawa para suporter Persib Bandung, Bobotoh yang dilakukan sejumlah oknum pendukung Persita Tangerang, La Viola.

Bus Bobotoh Terlibat Bentrok dengan Oknum Suporter La Viola sebelum Laga Persita Tangerang Vs Persib Bandung
Bus Bobotoh Terlibat Bentrok dengan Oknum Suporter La Viola sebelum Laga Persita Tangerang Vs Persib Bandung
Sumber :
  • Tangkapan Layar/tvOne

 

Kejadian itu sendiri terjadi saat para Bobotoh hendak menuju ke Indomilk Arena demi menonton laga tersebut yang berlangsung pada Jumat (16/5/2025).

Imbas dari insiden tersebut membuat sejumlah Bobotoh mengalami luka akibat serpihan kaca hingga berujung pengawalan ketat menuju Indomilk Arena yang diberikan aparat kepolisian.

Selain itu, Persita Tangerang dan Persib Bandung terancam bisa mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI akibat insiden tersebut.

Hal pertama yang disoroti Komdis PSSI tentunya perihal kehadiran suporter away yang seharusnya masih tidak diperbolehkan.

Hasil Persita Vs Persib
Hasil Persita Vs Persib
Sumber :
  • Persib

 

Berdasarkan regulasi Liga 1 pasal 4 tentang Keamanan dan Kenyamanan nomor 8 hingga 10 dan 12, kehadiran suporter away bisa mendapatkan ancaman berupa denda sebesar Rp25 juta.

Denda itu bahkan tidak hanya dijatuhkan kepada Persita Tangerang sebagai tuan rumah, namun juga Persib Bandung yang pendukungnya nekat awayday.

Ancaman sanksi yang bisa dikenakan kepada kedua klub tersebut tak terlepas dari aturan Liga 1 2024/2025 yang masih tidak memperbolehkan kehadiran suporter away.

Kemudian, Persita Tangerang sendiri bisa mendapatkan sanksi lebih berat akibat adanya insiden pelemparan batu.

Klub berjuluk Pendekar Cisadane itu bisa mendapatkan hukuman berupa menggelar pertandingan tanpa kehadiran suporter sesuai dengan Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 Pasal 68 huruf (c) jo Pasal 69 ayat 1 dan ayat 2.

Pandit Malaysia Kagum dengan Aksi Bobotoh Persib
Pandit Malaysia Kagum dengan Aksi Bobotoh Persib
Sumber :
  • Laman Persib

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Hal itu seperti dialami Arema FC yang baru saja mendapatkan sanksi akibat adanya insiden pelemparan batu terhadap bus pemain Persik Kediri.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Mundur dari Ketum PB IPSI, Prabowo Umumkan Era Baru Pencak Silat

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Begini Respons Sugiono soal Namanya Santer Jadi Calon Ketua Umum PB IPSI Gantikan Prabowo

Di tengah proses munas yang tengah berlangsung, nama Sugiono menjadi salah satu yang paling diperhitungkan menggantikan Presiden Prabowo sebagai Ketum PB IPSI.
Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Tertegun dengan Sistem Bank, KDM Minta Layanan Samsat seperti Perbankan Buntut Jutaan Warga Jabar Nunggak PKB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) berharap Samsat belajar dari sistem layanan perbankan demi wujudkan SE pajak kendaraan (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Mengenal Malwina Cecylia Smarzek yang Jadi Mesin Poin Popsivo Polwan: 27 Spike Hancurkan Jakarta Electric PLN di Final Four Proliga 2026!

Performa impresif Malwina Cecylia Smarzek jadi bukti nyata pemain kelas dunia. Opposite asal Polandia ini tampil bak mesin poin tanpa henti, mencetak 28 angka yang hampir
Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Gaet Prancis, PSSI Gelar Rangkaian Pembangunan Sepak Bola Putri di Bandung dan Jakarta

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani mengakui program ini dibuat dengan menggaet pihak Kedutaan Besar Prancis, Federasi Sepak Bola Prancis (FFI) dan Institute Francais Indonesia (IFI).
Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya

Ahmad Sahroni heran mengapa dirinya dijadikan target dugaan pemerasan bermodus memakai nama KPK. Ia menduga pelaku menyasar dirinya karena dianggap memiliki banyak uang.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT