News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Passing, Persib Jadi Satu-satunya Tim di Grup G ACL Two yang Tak Tampil di ASEAN Club Championship

ASEAN Club Championship telah menyelesaikan seluruh pertandingan play off untuk musim 2025-2026. 
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 11:02 WIB
Indonesia Passing, Persib Jadi Satu-satunya Tim di Grup G ACL Two yang Tak Tampil di ASEAN Club Championship
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung menjadi satu-satunya tim di Grup F AFC Champions League Two 2025-2026 yang tak tampil di ASEAN Club Championship

ASEAN Club Championship telah menyelesaikan seluruh pertandingan play off untuk musim 2025-2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak 12 peserta dari negara-negara ASEAN pun berebut menjadi yang terbaik di Asia Tenggara. 

Sayangnya, Indonesia tak mengirimkan wakilnya setelah beda pendapat antara I.League dan AFF soal alokasi peserta. 

Saat itu, AFF meminta Indonesia mengirimkan juara dan runner up Liga 1 2024-2025 ke ASEAN Club Championship. Namun Persib dan Dewa United yang sudah menjadi Indonesia di ajang kompetisi AFC tak dilepas oleh I.League. 

Sebagai gantinya, I.League menyodorkan nama klub yang berada di posisi tiga dan empat, Malut United dan Persebaya Surabaya sebagai wakil Indonesia, namun tak diterima oleh AFF. 

Hal ini yang akhirnya membuat tak ada perwakilan Indonesia di ASEAN Club Championship. Padahal, negara lain turut menurunkan tim terbaiknya di ajang yang baru berjalan dua musim ini. 

Persib pun menjadi satu-satunya tim di Grup G AFC Champions League Two yang tidak bermain di ASEAN Club Championship. 

Tiga tim lainnya, Bangkok United, Selangor FC dan Lion City Sailors FC juga turut bermain di ASEAN Club Championship. 

Tak hanya itu, wakil Asia Tenggara lainnya yang ikut main di Liga Champions Asia di berbagai kasta pun turut bermain di kompetisi ASEAN ini. 

Sebut saja Buriram United dan Johor Darul Tazim di ACL Elite, kemudian ada BG Pathum United, Cong An Ha Noi, Tampines Rovers, dan Nam Dinh FC di ACL Two serta Shan United dan Svay Rieng FC di AFC Challenge League.

Berbicara soal kembali tampil lagi di Asia, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan memastikan penampilan tim yang lebih baik dibanding musim sebelumnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada musim lalu, Persib hanya menjadi penggembira di ACL Two setelah finis di dasar klasemen. 

"Di Grup G berisi Asia Tenggara, secara jarak perjalanannya tidak terlalu jauh, kita juga bisa menjaga tim dari kelelahan karena perjalanan jauh dan di waktu yang bersamaan kesempatan untuk Bobotoh bisa tandang," kata Adhitia. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Memasuki usia ke-16 tahun, kawasan Summarecon sukses memulihkan nama baik Bekasi dengan bertransformasi menjadi pusat hunian premium dan destinasi bisnis berkelas dunia.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu ungkap rencana Onyo kuliah di Amsterdam, Belanda, dengan dukungan keluarga dan persiapan matang tanpa mengganggu karier hiburannya. (9/4/2026)

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT