News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Dianggap Paling Bagus di Indonesia, Faktanya Pelatih 'Berkharisma' ini Selalu Batal Tangani Persib Bandung: 4 Kali Gagal Efek ini

Salah satu mantan pelatih berlabel Timnas Indonesia yang sukses di Tanah Air berbagi kisah empat kali gagal menahkodai Persib Bandung gara-gara hal ini. Siapa?
Selasa, 30 September 2025 - 00:45 WIB
Pelatih yang dulu sukses di Indonesia ini selalu gagal menukangi Persib Bandung
Sumber :
  • Kolase Liga Indonesia Baru & X@marcklok10

tvOnenews.com - Persib Bandung merupakan salah satu klub besar di Indonesia kian sukses mendatangkan pelatih berkelas.

Persib Bandung kini memiliki pelatih asing, Bojan Hodak yang sukses membawa Back to Back (B2B) juara Liga 1 2023-2024 dan 2024-2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada juga pelatih lokal pernah membuat Persib Bandung sabet gelar juara Liga Indonesia, seperti Nandar Iskandar, Indra Thohir, dan Djadjang Nurdjaman (Djanur).

Efek membawa Persib juara, mereka membuktikan datang sebagai pelatih karena ingin mencetak prestasi bersama Maung Bandung.

tvonenews

Menariknya, ada satu pelatih lokal yang dianggap paling berkharisma dan sukses di Indonesia, namun selalu gagal menukangi Persib Bandung.

Rahmad Darmawan selaku mantan pelatih berlabel Timnas Indonesia menceritakan nasib tragisnya kerap gagal melatih Persib.

"Empat kali (gagal menjadi pelatih Persib Bandung)," ujar Rahmad Darmawan dalam sesi perbincangan di podcast YouTube Bicara Bola dikutip tvOnenews.com, Senin (29/9/2025).

Rahmad Darmawan mulanya menukangi Persija Jakarta di era Liga Indonesia musim 2010-2011 setelah menjadi pelatih tersukses di Sriwijaya FC.

"Waktu itu pada 2011, sebelum dipanggil jadi pelatih Timnas Indonesia, saya dari Sriwijaya FC (berlabuh) ke Persija," kata dia.

Rahmad Darmawan saat menjadi pelatih Persija Jakarta
Rahmad Darmawan saat menjadi pelatih Persija Jakarta
Sumber :
  • Persija Jakarta

 

Coach RD sapaan akrabnya mengatakan, pada musim 2010-2011, sebenarnya menjadi momentum sebagai pelatih Persib Bandung.

Mantan pelatih Madura United itu telah menerima Down Payment (DP), sebab manajemen Persib sangat serius ingin merekrutnya sebagai pelatih.

Selepas DP, mantan pelatih Persipura ini akan dijadwalkan menandatangani sodoran kontrak yang telah ditulis oleh manajemen Persib Bandung.

Namun pada kondisi itu, PSSI kebetulan mempunyai aturan khususnya menginginkan agar kontrak seluruh pihak yang gabung ke klub harus seragam.

"Jika PSSI menggunakan tenaga si bersangkutan sebagai bagian pengurus PSSI, maka (ada perjanjian) kontrak berakhir gugur demi mematuhi hukum," bebernya.

Padahal, Coach RD dianggap pelatih terbaik di Indonesia, khususnya membawa Sriwijaya FC tiga kali juara Copa Indonesia beruntun dari 2008-2010.

Ditambah, Coach RD juga pernah mencetak sejarah menukangi Persipura Jayapura juara ISL pada musim 2005.

Lanjut, pelatih kelahiran Bandar Lampung, 26 November 1966 ini juga sudah ancang-ancang membentuk skuad terbaik bagi Persib di Liga pada musim depan.

Alih-alih berhasil menukangi Persib, mantan pelatih Arema FC ini harus menerima tawaran sebagai pelatih Timnas Indonesia untuk berkutat di SEA Games 2011.

Coach RD mau tak mau memilih sebagai pelatih Timnas Indonesia dan harus mengundurkan diri dari Persib.

Pengajuan pengunduran diri Rahmad Darmawan langsung berhadapan dengan Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar.

"Saya waktu itu bertemu (dengan Umuh Muchtar) di Solo, saya langsung mengembalikan DP. Akhirnya batal, padahal pemain sudah main di sana," tuturnya.

Coach RD menceritakan dirinya kebetulan kembali dihubungi manajemen Persib Bandung pada 2013.

Lagi-lagi kejadian tidak bisa menukangi klub asal Bandung itu harus terjadi karena wajib menahkodai skuad Timnas Indonesia.

"Gugur lagi tuh karena timnas. Dari Persija malah nggak jadi pergi ke Persib. Padahal dua kali itu seharusnya dari Persija ke Persib. Batal lagi efek Timnas Indonesia," bebernya.

Rahmad Darmawan berbagi kisah ketika kembali mendapat panggilan sebagai pelatih Persib yang ketiga kalinya, itu terjadi pada 2015.

Mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 itu kebetulan menikmati kariernya untuk abroad.

Ia kebetulan berangkat ke Malaysia setelah direkrut menjadi pelatih Terengganu FC II dari November 2015 hingga November 2017.

Sebelum Coach RD terbang menuju Malaysia, tawaran sebagai pelatih Persib kembali terjadi.

"Saya sudah bertemu juga sama petinggi Persib, bahkan sudah deal. Sayangnya memang momen waktu itu kurang tepat, meskipun saya dan mereka sudahh membuat persetujuan," paparnya.

Coach RD harus menghargai rekannya yang sudah menunggu di Malaysia, sehingga ia tidak melatih Persib Bandung.

Uniknya, Persib masih belum menyerah menyodorkan tawaran kepada Coach RD sebagai pelatih, namun dewi fortuna sulit dicapai klub berjuluk Maung Bandung itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pulang dari Malaysia itu terakhir kali saya hampir lagi ke Persib tapi kembali lagi bukan jodoh iya," tukasnya.

(ind/hap)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diangkat dari Kisah Nyata, Film Surat untuk Masa Mudaku Tayang Hari Ini di Netflix

Diangkat dari Kisah Nyata, Film Surat untuk Masa Mudaku Tayang Hari Ini di Netflix

Netflix menggelar konferensi pers special screening Surat untuk Masa Mudaku bersama para pemeran dan kreator film tersebut di Jakarta pada 28 Januari 2026. 
Potret Cantik Giuliana Vigile, Asisten Wasit Serie D Italia yang Bikin Gempar Fans Sepak Bola Dunia

Potret Cantik Giuliana Vigile, Asisten Wasit Serie D Italia yang Bikin Gempar Fans Sepak Bola Dunia

Giuliana Vigile viral di media sosial setelah penggemar sepak bola terkagum akan kecantikannya ketika sedang bertugas sebagai asisten wasit di Serie D Italia.
Hujan Deras Guyur Jakarta! Banjir Seperut Orang Dewasa Rendam Cipinang Muara: Ibu Hamil, Anak-Anak dan Lansia Belum Dievakuasi

Hujan Deras Guyur Jakarta! Banjir Seperut Orang Dewasa Rendam Cipinang Muara: Ibu Hamil, Anak-Anak dan Lansia Belum Dievakuasi

Hujan deras mengguyur Jakarta sejak Rabu (28/1/2026) malam. Genangan hingga banjir pun tak terhindarkan lagi. 
Pemain Sayap Al Ittihad Ini Terlalu Mahal, Inter Milan Mundur Pelan-pelan

Pemain Sayap Al Ittihad Ini Terlalu Mahal, Inter Milan Mundur Pelan-pelan

Harga pemain sayap Al Ittihad ini disebut terlalu mahal, Inter Milan diprediksi akan mundur pelan-pelan dalam proses perekrutan. Namun tetap ada peluang baru.
Pesan Tegas John Herdman untuk Suporter Garuda: Kita Semua Bagian dari Mimpi Piala Dunia 2030

Pesan Tegas John Herdman untuk Suporter Garuda: Kita Semua Bagian dari Mimpi Piala Dunia 2030

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan pesan penting kepada seluruh pendukung Garuda terkait perjalanan panjang menuju Piala Dunia 2030.
John Herdman Buka Peluang Timnas Indonesia Gelar TC di Bali United Training Center, Ini Alasannya

John Herdman Buka Peluang Timnas Indonesia Gelar TC di Bali United Training Center, Ini Alasannya

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menunjukkan kekagumannya terhadap fasilitas yang dimiliki Bali United Training Center. Ia bahkan membuka peluang membawa skuad Garuda untuk menggelar pemusatan latihan di Pulau Dewata.
background

Pekan ke-19

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Meski Menang di Kandang Dortmund, Inter Milan Justru Harus Telan Kenyataan Pahit

Meski Menang di Kandang Dortmund, Inter Milan Justru Harus Telan Kenyataan Pahit

Inter Milan meraih kemenangan impresif 2-0 di markas Borussia Dortmund pada laga terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026.
Bursa Transfer AC Milan: Update Daftar Belanja Rossoneri Musim Panas Nanti, dari Leon Goretzka hingga Vlahovic Jadi Prioritas

Bursa Transfer AC Milan: Update Daftar Belanja Rossoneri Musim Panas Nanti, dari Leon Goretzka hingga Vlahovic Jadi Prioritas

Klub Liga Italia, AC Milan mulai memfokuskan target belanja mereka ke bursa transfer musim panas nanti seiring dengan keterbatasan anggaran pada Januari ini.
Belum Ada Satu Bulan Latih Timnas Indonesia, John Herdman Dihantam Kabar Buruk Bertubi-tubi: Kini Sang Kapten Harus Absen di FIFA Series 2026

Belum Ada Satu Bulan Latih Timnas Indonesia, John Herdman Dihantam Kabar Buruk Bertubi-tubi: Kini Sang Kapten Harus Absen di FIFA Series 2026

Belum sebulan melatih Timnas Indonesia, John Herdman sudah harus mencoret tiga pemain sekaligus jelang turnamen FIFA Series 2026 akibat sanksi dan cedera serius
Daftar 24 Tim yang Lolos ke Babak Knockout Liga Champions 2025-2026: Benfica Bikin Drama, Juara Bertahan Liga Italia Tersingkir

Daftar 24 Tim yang Lolos ke Babak Knockout Liga Champions 2025-2026: Benfica Bikin Drama, Juara Bertahan Liga Italia Tersingkir

Sebanyak 24 tim telah dipastikan melenggang ke babak berikutnya Liga Champions 2025-2026. Juara bertahan Liga Italia, Napoli, tersingkir selagi Benfica membuat kejutan di hadapan Real Madrid.
Janggal Kasus Kematian Selebgram Lula Lahfah, Polisi Bongkar Detik-detik Kekasih Reza Arap Ditemukan Tak Bernyawa

Janggal Kasus Kematian Selebgram Lula Lahfah, Polisi Bongkar Detik-detik Kekasih Reza Arap Ditemukan Tak Bernyawa

Kasus keamtian selebgram muda Lula Lahfah yang juga kekasih hati dari artis Reza Arap masih menyimpan misteri.
Top 3 Bola 29 Januari 2026: Maarten Paes Bikin Geger Publik Belanda, hingga 6 Pemain Eropa Masuk Radar John Herdman

Top 3 Bola 29 Januari 2026: Maarten Paes Bikin Geger Publik Belanda, hingga 6 Pemain Eropa Masuk Radar John Herdman

Berita bola hari ini: Maarten Paes jadi sorotan, 6 pemain Eropa masuk radar John Herdman, hingga kisah viral lemparan jauh ala Pratama Arhan di Serie A.
Jadwal Syuting Lisa BLACKPINK dan Ma Dong-Seok, Ruas Jalan di Kota Tangerang Ditutup Sementara

Jadwal Syuting Lisa BLACKPINK dan Ma Dong-Seok, Ruas Jalan di Kota Tangerang Ditutup Sementara

Artis internasional yakni Lisa BLACKPINK dan Ma Dong-seok (Don Lee) bakal unjuk gigi dalam aktingnya di Kota Tangerang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT