News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Marcio Souza? Sempat Jadi Bintang Liga 1 yang Dipuja Fans Persib hingga Persela, Setelah Pulang Kampung Nasibnya Malah Jadi…

Simak kisah hidup Marcio Souza, yang dulu sempat jadi bintang Liga 1 yang dipuja fans Persib hingga Persela, sekarang malah jadi...
Sabtu, 15 November 2025 - 07:18 WIB
Kabar eks Persib Bandung Marcio Souza
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Nama Marcio Souza pernah begitu menggema di telinga para pencinta sepak bola Indonesia.

Pada era Liga 1 musim 2011/2012, ketika persaingan antar klub sedang panas-panasnya, striker asal Brasil itu dikenal sebagai salah satu legiun asing paling mematikan di kotak penalti. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketajamannya bersama Persela Lamongan, Semen Padang, Arema FC, hingga Persib Bandung membuat Souza menjadi figur yang sulit dilupakan.

Namun, siapa sangka perjalanan hidupnya setelah meninggalkan Indonesia justru berubah drastis dan jauh dari gemerlap sepak bola yang pernah membesarkan namanya.

Awal Gemilang: Dari Persela ke Klub-Klub Besar

Marcio Souza
Marcio Souza
Sumber :
  • X/@lmgn_football

 

Souza mendarat di Indonesia pada 2006 setelah direkrut Persela Lamongan.

Tak butuh waktu lama baginya untuk mencuri perhatian. Dua musim berseragam Laskar Joko Tingkir, ia mengemas 44 gol dari 66 laga, sebuah torehan yang menempatkannya di jajaran striker asing paling produktif pada masanya.

Performa itu membuat klub-klub besar mengantre untuk mendapatkan jasanya.

Ia kemudian merapat ke Semen Padang dan membantu Kabau Sirah menembus Liga Super Indonesia.

Kariernya berlanjut ke Deltras Sidoarjo dan Arema FC, sebelum akhirnya mendarat di tim besar lainnya: Persib Bandung.

Ikon Persib dengan Selebrasi Unik

Musim 2011/2012 menjadi salah satu puncak popularitasnya. Meski hanya semusim di Persib, ia sukses menorehkan delapan gol dan meninggalkan kesan mendalam bagi bobotoh. 

Selebrasinya yang meniru gaya komedian Tukul Arwana setiap kali mencetak gol membuatnya semakin lekat di hati para pendukung Maung Bandung.

Pada masa itu, nama Marcio Souza tak hanya identik dengan ketajaman di depan gawang, tetapi juga kepribadiannya yang ceria dan mudah disukai.

Kontroversi yang Menghentikan Karier

Mantan pemain Persib Bandung sekaligus legenda asing Liga Indonesia, Marcio Souza
Mantan pemain Persib Bandung sekaligus legenda asing Liga Indonesia, Marcio Souza
Sumber :
  • Instagram/@marciosouza1401

 

Sayangnya, perjalanan Souza mulai berbelok tajam pada 2013 saat ia memperkuat Perseman Manokwari.

Ia terseret dalam kasus dugaan pengaturan skor pada laga melawan Persepar Palangkaraya.

Nilai transaksi diduga mencapai Rp50 juta, muncul sebagai kompensasi atas tunggakan gaji yang konon mencapai Rp800 juta dari pihak klub.

Situasi menjadi semakin runyam ketika Souza mengaku mendapat ancaman pembunuhan, yang diduga berasal dari pihak manajemen. 

Perseteruan panjang dan suasana tak kondusif membuat Souza pada akhirnya memutuskan pensiun dini pada 2015.

Namun badai tak berhenti sampai di situ. Saat kembali ke Brasil, ia kembali terseret dalam kasus serupa pada 2016.

Polisi setempat menangkapnya dalam penyelidikan dugaan pengaturan pertandingan yang melibatkan sejumlah pemain, pelatih, agen, hingga petinggi klub. Reputasi yang dulu bersinar di Indonesia pun semakin meredup.

Perjalanan Spiritual yang Berliku

Kabar terbaru Marcio Souza
Kabar terbaru Marcio Souza
Sumber :
  • Instagram @marciosouza1401

 

Di balik karier sepak bolanya, Souza juga menjalani perjalanan spiritual yang penuh perubahan.

Ketika membela Semen Padang pada 2010, ia memutuskan masuk Islam setelah merasakan pengalaman religius bersama para rekannya. 

Namun pada 2014, ia mengumumkan bahwa dirinya telah kembali memeluk agama Kristen, bahkan mengunggah foto aktivitas ibadahnya di gereja.

Pada masa yang sama, ia juga memperlihatkan kabar bahagia berupa pernikahannya dengan wanita Brasil bernama Cassia Wood.

Usai meninggalkan sepak bola profesional, Souza memilih hidup tenang di Brasil.

Ia sempat menjadi pelatih tim muda, namun kehidupan ekonominya tak semulus kariernya dulu.

Beberapa laporan menyebutkan ia juga bekerja sebagai tukang las untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Kini, Marcio Souza hidup jauh dari sorotan publik, sebuah kontras besar dibanding masa kejayaannya ketika ribuan suporter meneriakkan namanya dari tribun.

Marcio Souza mungkin bukan lagi pesepak bola yang disorot kamera, namun jejaknya di Liga Indonesia, terutama di Persela dan Persib, tetap membekas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari bintang lapangan hingga terseret kontroversi, perjalanan hidupnya adalah potret naik-turunnya nasib seorang mantan idola yang pernah begitu dielu-elukan publik.

(tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta Kembali Marak Aksi Premanisme, Begini Respon Polda Metro Jaya

Jakarta Kembali Marak Aksi Premanisme, Begini Respon Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya buka suara usai kembali maraknya aksi premanisme yang terjadi di wilayah hukumnya, terutama di Jakarta.
Pesawat Nirawak AS Hilang di Selat Hormuz, Drone Canggih Rp3,5 Triliun Menghilang Usai Sinyal Darurat

Pesawat Nirawak AS Hilang di Selat Hormuz, Drone Canggih Rp3,5 Triliun Menghilang Usai Sinyal Darurat

Pesawat nirawak MQ-4C Triton milik AS hilang di Selat Hormuz usai kirim sinyal darurat. Drone pengintai bernilai Rp3,5 triliun jadi sorotan.
Gawat! Mauricio Souza Pastikan Satu Pemain Persija Berlabel Timnas Indonesia Absen saat Hadapi Persebaya

Gawat! Mauricio Souza Pastikan Satu Pemain Persija Berlabel Timnas Indonesia Absen saat Hadapi Persebaya

Persija Jakarta dihantam kabar buruk jelang duel pekan ke-27 Super League kontra Persebaya Surabaya. Satu pemain berlabel Timnas Indonesia dipastikan absen.
Prabowo Soroti Dana Korupsi Dipakai untuk Membiayai Gerakan Melawan Pemerintah

Prabowo Soroti Dana Korupsi Dipakai untuk Membiayai Gerakan Melawan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras terhadap pelaku korupsi di sektor perkebunan sawit dan pertambangan ilegal yang ada di kawasan hutan.
Wacana ‘War Tiket’ Haji Menuai Kritik, Atalia: Kemunduran bagi Reformasi Tata Kelola Haji

Wacana ‘War Tiket’ Haji Menuai Kritik, Atalia: Kemunduran bagi Reformasi Tata Kelola Haji

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, menilai wacana war tiket haji usulan Kementerian Haji dan Umrah itu berpotensi merusak sistem yang sudah berjalan.
Prabowo Ungkap Aset Negara Rp370 Triliun Diselamatkan, Setara 10 Persen APBN

Prabowo Ungkap Aset Negara Rp370 Triliun Diselamatkan, Setara 10 Persen APBN

Prabowo sebut penyelamatan aset Rp370 triliun setara 10 persen APBN. Satgas PKH dinilai berperan besar amankan kawasan hutan negara.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT