News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Denda Persib Hampir Rp1 Miliar, Bojan Hodak Minta Bobotoh Dewasa Agar Tak Rugikan Maung Bandung

Baik laga kandang dan tandang, Persib menjadi incaran AFC dalam tiap kesalahan termasuk yang daatang dari pendukung Persib, Bobotoh.
Kamis, 18 Desember 2025 - 02:23 WIB
Arsip- Ribuan suporter Persib Bandung yakni Bobotoh saat memadati area tribun Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - AFC telah memberikan denda hampir mencapai Rp1 miliar untuk Persib Bandung selama penyelenggaraan AFC Champions League Two 2025-2026. 

Baik laga kandang dan tandang, Persib menjadi incaran AFC dalam tiap kesalahan termasuk yang daatang dari pendukung Persib, Bobotoh. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terbaru, AFC menghukum Persib dengan sanksi denda 30 ribu dolar AS atau setara dengan hampir Rp500 juta. Sanksi ini diberikan AFC setelah Persib terbukti bersalah karena pelanggaran yang justru dibuat suporternya.

"Saya sering katakan, suporter kami adalah keuntungan kami. Tapi selalu ada yang melakukan hal-hal yang tidak diperbolehkan dan mereka tak boleh melakukan itu. Karena jika membayar denda, sebenarnya uang ini bisa digunakan untuk hal yang lainnya," kata Bojan Hodak. 

Bobotoh yang hadir di laga tandang melawan Selangor FC terbukti bersalah karena turun ke area lapangan dan pelemparan botol. Mengingat ini adalah pelanggaran berulang, AFC pun menjatuhkan sanksi lebih tinggi. 

Mirisnya, Persib pun dihantui sanksi lebih berat mengingat adanya penyalaan suar atau flare di laga terakhir fase grup G ACL Two ketika melawan Bangkok United. 

Persib bahkan sudah diingatkan secara verbal oleh AFC untuk teguran tindakan oknum Bobotoh. Apalagi di tingkat federasi nasional hingga FIFA, flare dianggap sebagai barang terlarang karena dampak kesehatan mematikan bagi pemain profesional. 

"Saya rasa flare tidak diperbolehkan dan mereka harus mengerti," kata pelatih Persib, Bojan Hodak. 

Bahkan Bojan Hodak sudah mengetahui detail pelanggaran yang dilakukan oknum Bobotoh tersebut. Di mana enam flare tersebar setelah pertandingan Persib melawan Bangkok United digelar. 

Bagi Bojan, oknum pelaku tentu tidak memikirkan kerugian kesehatan bagi para pemain maupun sanksi denda ratusan juta rupiah yang diberikan oleh AFC. 

"Setelah lawan Bangkok United, ada enam flare dan keenam orang ini tidak memikirkan dampaknya dan klub jadi didenda," kata Bojan Hodak. 

Bojan menyebut pelaku penyalaan flare sebagai bentuk egois karena hanya untuk kesenangan sendiri tanpa tahu kerugian yang diterima oleh klub. 

"Mereka tidak datang untuk mendukung kami, tapi untuk kesenangannya sendiri. Ada 28 ribu yang mendukung secara top, tapi tidak dengan keenam orang ini, mereka egois," kata Bojan. 

Bojan mengakui bahwa sepak bola dan flare adalah hal yang terkait satu sama lain. Tentu ada masa di mana flare bisa digunakan, dan jika saat itu tiba, tentu tak ada kerugian yang akan dialami Maung Bandung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika diperbolehkan silakan, tapi ini tidak, ini mengakibatkan hukuman. Marilah mengikuti aturan," kata Bojan. 

Bahkan di akhir pernyataannya, Bojan Hodak menyebut jumlah fantastis tersebut sedianya untuk korban bencana di Sumatera. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT