Resmi! PSSI Kontrak Penuh Wasit Jepang Yudai Yamamoto untuk Pimpin Laga Super League
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - PSSI secara resmi menunjuk wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, sebagai juru pengadil asing pertama yang dikontrak secara penuh di Indonesia. Keputusan ini menjadi sinyal kuat keseriusan federasi dalam membenahi kualitas perwasitan nasional.
Penunjukan tersebut menjadikan Yudai sebagai bagian dari ekosistem kompetisi sepak bola Indonesia dalam jangka waktu panjang. Ia akan terlibat langsung memimpin laga-laga domestik, dengan fokus utama di Super League 2025/2026.
Diketahui, kontrak yang diberikan kepada Yudai berdurasi 1,5 musim dan akan mulai efektif pada Januari 2026. Skema ini dinilai berbeda dari sebelumnya, karena wasit asing umumnya hanya bertugas secara temporer.
Pengumuman resmi terkait penunjukan Yudai disampaikan dalam jumpa pers di Menara Mandiri II, Jakarta, Senin (22/12/2025). Dalam acara tersebut hadir sejumlah petinggi I.League hingga Komite Wasit Indonesia.
Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, turut hadir dalam kesempatan itu bersama Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa. Selain itu, General Manager PT Liga Indonesia Baru (LIB), Takeyuki Oya, serta Yudai Yamamoto juga mengikuti agenda tersebut.
Asep mengatakan bahwa kehadiran wasit asing dengan kontrak penuh merupakan bagian dari terobosan besar yang diinisiasi PSSI. Langkah ini disebut sejalan dengan visi pembenahan sepak bola Indonesia secara menyeluruh.
“Dalam konteks ini, kami dan Pak Erick menyambut baik sebagai upaya langkah terobosan yang dilakukan PSSI,” kata Asep dalam jumpa pers, Senin (22/12/2025).
Yudai Yamamoto sendiri bukan nama baru dalam dunia perwasitan Asia. Ia memiliki pengalaman panjang, terutama di kompetisi sepak bola Jepang, dengan rekam jejak yang terbilang impresif.
Tercatat, Yudai telah memimpin hingga 485 pertandingan di berbagai level kompetisi. Pengalaman tersebut mencakup laga kasta kedua, turnamen piala, hingga kompetisi kasta tertinggi.
Pengalamannya di Indonesia pun telah terbangun sebelum kontrak penuh ini diteken. Yudai sempat memimpin enam pertandingan Super League, dengan lima laga di antaranya berlangsung pada Agustus lalu.
Beberapa pertandingan yang dipimpinnya melibatkan klub-klub besar, mulai dari Borneo FC kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC hingga Persebaya Surabaya menghadapi Bali United. Dari laga-laga tersebut, Yudai dinilai mampu mengendalikan pertandingan dengan baik.
Setelah rangkaian laga pada Agustus, Yudai kembali dipercaya memimpin pertandingan Super League empat bulan berselang. Ia bertugas pada laga Persita Tangerang melawan Persik Kediri di Indomilk Arena.
Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan Persita Tangerang dengan skor 3-0. Penampilan Yudai kembali menjadi sorotan karena dinilai konsisten dalam mengambil keputusan sepanjang laga.
Lebih jauh, Asep berharap kehadiran Yudai tidak sekadar memimpin pertandingan. Menurutnya, PSSI menaruh harapan besar pada adanya proses pembelajaran bagi wasit lokal.
Asep menilai pengalaman Yudai di level internasional dapat menjadi bekal berharga bagi wasit Tanah Air. Kehadirannya diharapkan mampu memicu iklim kompetisi yang sehat serta peningkatan kualitas perwasitan.
“Karena yang kami dengar, Yudai tidak hanya memimpin pertandingan, tetapi juga memberikan kontribusi lain, terutama dalam perkembangan wasit di Indonesia,” kata Asep.
“Yudai juga sangat berpengalaman di level FIFA dan AFC. Saya pikir, dengan banyaknya pengalaman yang dimiliki, akan ada transfer ilmu yang baik dan menjadi kompetitor yang sehat bagi wasit-wasit kita,” tambahnya.
Sementara itu, Yoshimi Ogawa turut menyampaikan pandangannya terkait kualitas Yudai. Ia menegaskan bahwa performa Yudai selama memimpin laga Super League telah mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
“Beliau memimpin dengan sangat baik. Meskipun, sayangnya, Persik Kediri kalah. Namun Persik Kediri mengirim pesan kepada saya, ‘Wasit bekerja dengan sangat baik meskipun tim kami kalah’,” kata Ogawa.
Ogawa menilai pujian tersebut menjadi bukti nyata profesionalisme Yudai di lapangan. Menurutnya, hal ini sejalan dengan upaya PSSI dalam mendorong peningkatan standar kompetisi secara keseluruhan.
“Saya rasa Anda bisa memahami betapa baiknya performa beliau. Itulah mengapa saya percaya, seperti yang dijelaskan Pak Erick, bahwa saat ini Super League sedang mengalami peningkatan,” pungkas Ogawa.
(igp)
Load more