News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kursi Pelatih Persebaya Masih Kosong, Benjamin Mora atau Dragan Djukanovic?

Persebaya Surabaya berada di titik krusial setelah kursi pelatih kepala masih kosong, sementara tenggat pendaftaran kian mendekat dan dua nama asing keluar.
Senin, 22 Desember 2025 - 20:17 WIB
Persebaya Surabaya Vs Borneo FC
Sumber :
  • Instagram - Persebaya Surabaya

tvOnenews.com - Bursa pelatih Persebaya Surabaya kembali menjadi sorotan setelah hasil imbang 2-2 melawan Borneo FC pada pekan ke-15 BRI Super League 2025/2026.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (20/12/2025) malam WIB, justru memunculkan spekulasi baru mengenai sosok pelatih yang akan memimpin Bajul Ijo ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persebaya sebelumnya dikabarkan telah menyiapkan pelatih baru sebagai pengganti Eduardo Perez. Sejumlah nama pun mencuat ke permukaan, mulai dari Bernardo Tavares hingga Shin Tae-yong.

Isu tersebut semakin menguat seiring performa tim di bawah arahan Shin Sang-gyu, mantan asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya
Sumber :
  • Persebaya.id

Meski harus bermain tanpa dua pilar utama, Bruno Moreira dan Francisco Rivera, Persebaya mampu mengimbangi Borneo FC yang berstatus sebagai pemuncak klasemen. Hasil imbang itu membuat banyak pihak menilai adanya peningkatan signifikan dalam permainan Green Force.

Kini, Persebaya berada pada titik krusial dalam menentukan arah tim untuk sisa musim Super League 2025–2026.

Kursi pelatih kepala masih belum terisi, memunculkan spekulasi mengenai dua kandidat asing yang menguat, yakni Benjamin Mora asal Meksiko dan Dragan Djukanovic dari Serbia. Situasi tersebut membuat manajemen Persebaya berpacu dengan waktu.

Urgensi penunjukan pelatih kepala kian terasa setelah manajemen resmi mengakhiri kerja sama dengan Eduardo Perez pada 22 November 2025.

Sesuai regulasi liga, klub wajib melaporkan pemutusan kontrak maksimal tiga hari setelah keputusan diambil dan mendaftarkan pelatih baru paling lambat 30 hari berikutnya.

Dengan demikian, tenggat akhir pendaftaran pelatih kepala Persebaya jatuh pada Kamis, 25 Desember 2025.

Jika melewati batas waktu tersebut, Persebaya terancam sanksi finansial berupa denda yang nilainya dapat mencapai ratusan juta rupiah dan berpotensi bertambah setiap periode 30 hari.

Padatnya jadwal pertandingan di bulan Desember semakin menegaskan pentingnya kehadiran pelatih kepala baru.

Persebaya dijadwalkan menghadapi Borneo FC pada 20 Desember dan menjamu Persijap Jepara pada 28 Desember 2025. Idealnya, pelatih anyar sudah mendampingi tim sebelum laga kontra Persijap agar proses adaptasi dapat berjalan maksimal.

Kolase foto Benjamin Mora - logo Persebaya
Kolase foto Benjamin Mora - logo Persebaya
Sumber :
  • Instagram @misterbenjaminmora - Persebaya

Di tengah tekanan tersebut, nama Benjamin Mora kembali mencuat. Mantan pelatih Johor Darul Takzim (JDT) itu dikabarkan telah didekati secara serius oleh manajemen Persebaya sejak 9 Desember 2025. Pelatih asal Tijuana, Meksiko, tersebut dikenal sebagai salah satu figur paling sukses dalam sejarah JDT.

Selama menangani klub raksasa Malaysia itu, Mora sukses mempersembahkan sembilan trofi, yang terdiri dari empat gelar Malaysian League, empat Malaysian Super Cup, dan satu Malaysia Cup.

Ia juga mencatatkan sejarah dengan membawa JDT menembus babak 16 besar Liga Champions Asia (AFC) untuk pertama kalinya. Rekam jejak tersebut membuat Mora kerap disebut sebagai pelatih paling berpengaruh di era modern JDT.

Pengalamannya menangani klub dengan target juara dinilai selaras dengan karakter Persebaya sebagai tim besar dengan basis suporter fanatik. Selain JDT, Mora juga pernah melatih Atlas FC dan York United FC.

Saat ini, ia masih tercatat sebagai pelatih kepala Querétaro FC sejak Desember 2024. Namanya pun tidak asing bagi publik sepak bola Indonesia karena sempat dikaitkan dengan Persib Bandung.

Jika berhasil didatangkan, Persebaya berpeluang memiliki pelatih berlevel Asia yang terbiasa membangun permainan disiplin, solid, dan konsisten—fondasi yang sangat dibutuhkan Bajul Ijo untuk bangkit pada putaran kedua.

Namun demikian, Benjamin Mora bukan satu-satunya pilihan. Daya tarik dan nama besar Persebaya juga menarik minat pelatih asal Serbia, Dragan Djukanovic. Juru taktik berlisensi UEFA Pro tersebut secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk kembali ke Indonesia demi menangani Bajul Ijo.

Dalam wawancara eksklusif bersama tvOnenews.com, Dragan menyebut Persebaya sebagai klub besar yang seharusnya berada di posisi lebih baik.

“Persebaya sudah lama memiliki masalah, padahal ini adalah klub yang sangat besar dan pantas mendapatkan yang lebih baik, begitu juga dengan para penggemarnya yang fenomenal,” ujar Dragan.

Mantan pelatih PSIS Semarang dan Borneo FC itu juga mengaku masih memiliki ambisi yang belum terselesaikan di Indonesia.

“Saya melihat ke depan, tentu saja selalu ada opsi, tetapi sejujurnya saya ingin bekerja di Indonesia lagi dan menangani klub dengan target tertinggi,” tegasnya.

Saat ini, Dragan masih menangani Maziya S&RC di Liga Maladewa. Namun, ia menilai tantangan di sana tidak sebanding dengan atmosfer sepak bola Indonesia.

“Perbandingan dengan Indonesia tidak bisa dilakukan karena sepak bola di Indonesia adalah jalan hidup, sementara di sana lebih sebagai hiburan,” ungkapnya.

Pengalaman Dragan terbilang mentereng. Ia pernah membawa Sheikh Russell dari Bangladesh mencetak sejarah di AFC Cup, menjadi finalis Piala Montenegro bersama Lovćen FC, serta menembus perempat final UEFA Intertoto Cup bersama OFK Belgrade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan dua kandidat berpengalaman dari latar belakang berbeda, keputusan kini sepenuhnya berada di tangan manajemen Persebaya. Apakah Bajul Ijo akan memilih sentuhan taktik modern khas Meksiko atau pengalaman Eropa dari Serbia untuk membangkitkan performa tim di sisa musim? (amr/ind)

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ajak Generasi Muda Siapkan Diri Pimpin Indonesia Jadi Negara Maju, Wamendagri Bima Arya: Jangan Berhenti Belajar

Ajak Generasi Muda Siapkan Diri Pimpin Indonesia Jadi Negara Maju, Wamendagri Bima Arya: Jangan Berhenti Belajar

Di hadapan ratusan peserta Garuda Youth Camp 2026, Wamendagri Bima Arya menekankan bahwa kepemimpinan merupakan kunci utama dalam menghadapi masa depan.
Di Tengah Kasus Passportgate, Jay Idzes Buat Pernyataan Nasionalis Tentang Kecintaannya pada Merah Putih

Di Tengah Kasus Passportgate, Jay Idzes Buat Pernyataan Nasionalis Tentang Kecintaannya pada Merah Putih

Di tengah badai isu paspor dan status kewarganegaraan yang tengah mengancam sejumlah pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda sang kapten Jay Idzes muncul mem...
Dedi Mulyadi Usul Pelaku Kerusuhan di Dago Dapat Pembinaan di Barak Militer

Dedi Mulyadi Usul Pelaku Kerusuhan di Dago Dapat Pembinaan di Barak Militer

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menilai pelaku kerusuhan yang terjadi di Dago, Bandung, Jumat (1/5/2026) bisa dibina melalui program barak militer.
John Herdman Terima Kabar Bahagia, Gelandang Argentina Ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

John Herdman Terima Kabar Bahagia, Gelandang Argentina Ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

John Herdman dapat kabar baik! Gelandang Argentina Alexis Messidoro berpeluang bela Timnas Indonesia, tinggal selangkah lagi penuhi syarat naturalisasi.
Laga Persib dan Borneo FC Dipimpin Wasit Asing,  Pengandil Persijap Vs Persija Lokal

Laga Persib dan Borneo FC Dipimpin Wasit Asing,  Pengandil Persijap Vs Persija Lokal

Walau menggunakan wasit asing untuk dua tim teratas di klasemen, I.League justru menunjuk wasit lokal untuk pertandingan Persija yang saat ini berada di peringkat ketiga klasemen. 
Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan, Wamendagri Bima Arya Sorot Museum dan Galeri SBY-ANI

Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan, Wamendagri Bima Arya Sorot Museum dan Galeri SBY-ANI

Berdasarkan pengalaman mengunjungi berbagai museum di luar negeri, Wamendagri Bima Arya menilai museum di Pacitan tersebut memiliki standar internasional.

Trending

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Beckham Putra mengungkap sosok yang menjadi inspirasinya sejak kecil untuk bermain bola hingga akhirnya berhasil menjadi salah satu bintang di Persib Bandung.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi untuk klubnya masing-masing di mancanegara. Ada Joey Pelupessy yang sebentar lagi menyusul Elkan Baggott.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT