Ditinggal Pemain Inti, Pelatih PSIM Yogyakarta Kirim Peringatan ke Semen Padang
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menegaskan dirinya tidak risau meski timnya harus kehilangan sejumlah pemain kunci jelang pertandingan pekan ke-16 BRI Super League menghadapi Semen Padang.
Laga tersebut akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (4/1/2026), dan menjadi kesempatan bagi Laskar Mataram untuk mengamankan poin penting di kandang.
Dikutip dari laman resmi klub, Van Gastel menegaskan bahwa absennya pemain bukan alasan bagi PSIM Yogyakarta untuk tampil di bawah performa terbaik.
“Sangat disayangkan ada beberapa pemain cedera. Namun, saya sudah menekankan sejak hari pertama bahwa pemain yang bukan starter harus selalu siap ketika tim membutuhkan,” ujar pelatih berkebangsaan Belanda tersebut.
Pada pertandingan kontra Semen Padang, PSIM Yogyakarta dipastikan tidak diperkuat Anton Fase dan Yusaku Yamadera yang mengalami cedera, serta Raka Cahyana yang harus absen akibat akumulasi kartu.
Meski demikian, Van Gastel memandang situasi tersebut sebagai momentum positif bagi pemain pelapis untuk menunjukkan kualitas sekaligus memperkuat kekompakan tim.
“Semakin lama Saku (Yusaku) cedera, semakin banyak kesempatan bagi Teddy atau Andy untuk bermain. Ini membantu membangun chemistry mereka dengan tim lebih cepat,” tegasnya.
Sementara itu, dokter tim PSIM Yogyakarta, Hansel, membeberkan kondisi terkini dua pemain yang harus menepi tersebut.
“Hasil rontgen Anton menunjukkan adanya cedera baru berupa incomplete fracture pada jari jempol kaki kanan. Untuk Yusaku, kami memutuskan mengistirahatkannya sementara karena keluhan nyeri pada tendon Achilles. Diperkirakan butuh waktu sekitar satu minggu untuk pemulihan,” jelas Hansel.
PSIM Yogyakarta saat ini menempati peringkat ketujuh klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 24 poin dari 15 pertandingan. Laskar Mataram unggul cukup jauh, yakni 14 poin, atas Semen Padang yang masih terpuruk di posisi ke-16.
Load more